ATAPKOTA.COM, MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan Revora 2026 yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Lapangan Merdeka Medan pada 6 November 2026. Dukungan itu disampaikan Rico saat menerima audiensi panitia Revora di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Kamis (1/10/2026).
Revora 2026 merupakan agenda yang mengusung konsep otomotif dan gaya hidup. Pemerintah Kota Medan melihat kegiatan tersebut sebagai salah satu ruang bagi generasi muda, komunitas, pelaku industri kreatif, dan usaha lokal untuk menampilkan potensi mereka.
Rico mengatakan Pemko Medan terbuka terhadap kegiatan yang memberikan ruang positif bagi masyarakat, khususnya anak muda. Menurutnya, kegiatan kreatif perlu mendapat ruang agar potensi generasi muda dapat berkembang dan memberikan nilai tambah bagi kota.
“Pemko Medan mendukung kegiatan yang menjadi wadah aktualisasi anak muda,” ujar Rico Waas.
Ia berharap Revora tidak berhenti sebagai kegiatan otomotif semata. Kolaborasi antara komunitas, industri kreatif, dan pelaku UMKM dinilai dapat menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi Kota Medan melalui karya generasi mudanya.
Menurut Rico, Medan memiliki banyak kreator muda dan komunitas yang membutuhkan ruang untuk berkarya. Karena itu, berbagai kegiatan yang mampu mempertemukan komunitas dan pelaku ekonomi kreatif dinilai dapat menjadi bagian dari pengembangan ruang publik yang produktif.
Sementara itu, Founder Revora Ari Ridwan menyampaikan bahwa penyelenggara menargetkan kehadiran sekitar 1.000 mobil dalam kegiatan tersebut. Ia mengatakan Revora diarahkan untuk menggali dan menampilkan potensi kreativitas anak muda Kota Medan.
Ari mengatakan pihaknya ingin membawa nama Kota Medan lebih luas melalui kreativitas generasi mudanya. Konsep tersebut menjadi salah satu fokus yang dibawa dalam penyelenggaraan Revora 2026.
Dengan dukungan Pemko Medan, Revora 2026 diharapkan menjadi ruang pertemuan bagi komunitas otomotif dan berbagai elemen kreatif sekaligus memberikan kesempatan bagi anak muda untuk menunjukkan karya dan potensi mereka di ruang publik.(MB/red)

































