ATAPKOTA.COM, MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang menyalurkan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Malang kepada masyarakat di Pendopo Kecamatan Bantur pada Senin (22/06/2026). Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mempercepat pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kegiatan itu dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Malang, Gatot Yudha Setiawan, A.P., M.M., Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Malang, Agus Widodo, S.E., M.M., serta Camat Bantur, Bayu Jatmiko, S.STP.
Sebanyak 56 penerima manfaat yang berasal dari kelompok masyarakat kategori desil 1 hingga desil 4 menerima bantuan tersebut. Penyaluran bantuan diharapkan dapat menjadi stimulus bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan melalui kegiatan ekonomi yang produktif.
Dalam sambutannya, Gatot Yudha Setiawan mengajak para penerima bantuan memanfaatkan dana yang diterima sebagai modal usaha maupun pengembangan kegiatan produktif, bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sesaat.
“Bantuan ini kami harapkan menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus berkarya dan meningkatkan taraf hidup. Dengan dukungan keluarga, lingkungan, serta semangat gotong royong, kesejahteraan bersama dapat diwujudkan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Malang, Agus Widodo, mengajak masyarakat memperkuat solidaritas sosial sekaligus mengoptimalkan potensi lokal sebagai sumber penghasilan. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan program pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang mandiri dan berdaya saing.
Pada kesempatan yang sama, Camat Bantur, Bayu Jatmiko, menjelaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Bantur terus mendorong pengembangan ekonomi masyarakat melalui Paguyuban UMKM Kecamatan Bantur.
Menurutnya, paguyuban tersebut membantu memasarkan berbagai produk hasil usaha masyarakat yang telah memiliki nilai jual sehingga mampu memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM.
“Produk-produk warga yang sudah siap dipasarkan kami fasilitasi melalui paguyuban. Langkah ini merupakan bentuk dukungan terhadap program ‘Malang Makmur’ agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Bayu.
Ia juga menyampaikan bahwa rumah dinas Camat Bantur kini dimanfaatkan sebagai galeri UMKM. Selain berfungsi sebagai tempat kedinasan, lokasi tersebut digunakan sebagai ruang promosi bagi berbagai produk unggulan hasil karya masyarakat setempat.
Pemerintah Kabupaten Malang berharap sinergi antara Baznas, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, dan masyarakat dapat memperkuat upaya pemberdayaan ekonomi sekaligus mempercepat penurunan angka kemiskinan, khususnya di Kecamatan Bantur.
Kontributor : Arifpin-atapkota.




































