Bobby Nasution Siapkan Dua Akses Baru ke Wisata Air Panas Karo, Targetkan Bebas Pungutan dan Kurangi Macet

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 22 Juni 2026 - 20:10 WIB

40103 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menerima Audiensi Bupati Karo Antonius Ginting beserta jajarannya di ruang kerja Gubernur, lantai 10 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Senin (22/6/2026).

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menerima Audiensi Bupati Karo Antonius Ginting beserta jajarannya di ruang kerja Gubernur, lantai 10 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Senin (22/6/2026).

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyiapkan pembangunan dua jalur akses baru menuju kawasan Wisata Air Panas Karo di Desa Semangat Gunung, Kabupaten Karo. Rencana tersebut disampaikan saat menerima audiensi Bupati Karo di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (22/06/2026).

Pembangunan akses baru itu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara meningkatkan kualitas destinasi wisata sekaligus memperkuat pengembangan kawasan setelah kebijakan penghapusan pungutan bagi pengunjung.

Sebelumnya, Pemprov Sumut bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo telah menyepakati penghentian pungutan terhadap wisatawan yang memasuki kawasan Wisata Air Panas Karo. Menurut Bobby, kebijakan tersebut diambil untuk mengakhiri polemik yang selama ini kerap muncul.

“Kita sudah berkomitmen tidak ada lagi pungutan kepada pengunjung. Ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan kualitas objek wisata kita. Selain itu, akses yang lebih mudah juga sangat penting,” ujar Bobby.

Selain membangun infrastruktur jalan, Bobby juga mendorong pembentukan kampung wisata di kawasan Air Panas Karo. Konsep tersebut diharapkan mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui pengembangan sentra oleh-oleh, pusat kuliner (food court), dan berbagai usaha pendukung pariwisata yang dikelola warga setempat.

Menurut Bobby, pembangunan kampung wisata dapat melibatkan dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari para pelaku usaha di kawasan tersebut.

“Dana CSR dari para pelaku usaha bisa dikumpulkan untuk membangun kampung wisata yang nantinya dikelola oleh masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Karo Antonius Ginting menjelaskan dua jalur baru tersebut tidak hanya bertujuan mempermudah akses menuju objek wisata, tetapi juga mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan Berastagi.

Jalur pertama akan menghubungkan kawasan Penatapan Berastagi dengan Desa Semangat Gunung, sedangkan jalur kedua menghubungkan Jaranguda, Berastagi, dengan Desa Semangat Gunung.

“Masyarakat dari Medan nantinya bisa langsung menuju lokasi tanpa harus melewati Daulu. Begitu juga pengguna jalan dari Simalungun maupun Aceh Tenggara dapat memanfaatkan jalur Jaranguda. Jalur ini diharapkan dapat membantu mengurai kemacetan di Berastagi,” jelas Antonius.

Ia juga mengatakan skema penerimaan daerah ke depan akan bersumber dari pajak dan retribusi sektor usaha, seperti restoran, penginapan, tempat pemandian, serta layanan parkir.

Menurut Antonius, para pelaku usaha telah menyepakati mekanisme tersebut. Selain itu, masyarakat yang sebelumnya bertugas melakukan pungutan di kawasan wisata akan dialihkan ke pekerjaan lain yang dinilai lebih profesional, seperti petugas parkir, kebersihan, dan layanan pendukung wisata lainnya.

Audiensi tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara Basarin Yunus Tanjung, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumatera Utara Chandra Dalimunthe, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Utara Erwin Hotmansah Harahap, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting, serta sejumlah pimpinan OPD dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Karo. (AP/red)

Berita Terkait

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng
Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural
Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong
Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi
Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi
Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki
Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana
Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:40 WIB

Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau Dampak Gempa Sikka, Minta Bantuan Menjangkau Warga di Wilayah Sulit Diakses

Berita Terbaru