Home / ACEH / NEWS

Ketua Pemuda Pancasila Aceh Utara Minta Aceh Dilibatkan Lebih Besar di Proyek South Andaman

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:06 WIB

40344 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua MPC Pemuda Pancasila Aceh Utara Ali Kuba saat bersama Mualem.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Aceh Utara Ali Kuba saat bersama Mualem.

ACEH UTARA – Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Aceh Utara, Ali Kuba, menyatakan dukungan terhadap langkah Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem dalam memperjuangkan keterlibatan dan kepentingan Aceh pada pengembangan Wilayah Kerja (WK) South Andaman yang saat ini menjadi salah satu proyek strategis sektor migas nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Ali Kuba pada Rabu (3/6/2026). Menurutnya, upaya yang dilakukan Pemerintah Aceh merupakan bagian dari ikhtiar untuk memastikan pemanfaatan sumber daya alam di wilayah Aceh dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat daerah.

Ali menilai langkah yang ditempuh Mualem tidak dapat dimaknai sebagai bentuk penolakan terhadap investasi, melainkan upaya memperjuangkan keseimbangan antara kepentingan nasional dan hak-hak daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) serta Nota Kesepahaman Helsinki (MoU Helsinki).

“Langkah Mualem perlu mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat Aceh. Yang diperjuangkan adalah bagaimana potensi sumber daya alam yang dimiliki Aceh dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Ali Kuba.

Menurutnya, Aceh memiliki sejarah panjang dan pengalaman yang kuat dalam sektor minyak dan gas bumi. Karena itu, Pemerintah Aceh dinilai memiliki dasar yang kuat untuk mendorong keterlibatan yang lebih besar dalam proses pengembangan dan pengelolaan potensi migas di kawasan Andaman.

Ali juga menyoroti pentingnya memastikan keberadaan proyek migas tersebut mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat lokal, baik melalui peningkatan kesempatan kerja, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, maupun kontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Kekayaan alam yang berada di wilayah Aceh diharapkan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Karena itu, perlu ada ruang yang cukup bagi daerah untuk berperan dan memperoleh manfaat dari potensi yang dimiliki,” katanya.

Atas nama pribadi maupun organisasi, Ali Kuba menyatakan dukungan terhadap berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Aceh dalam memperjuangkan kepentingan daerah terkait pengelolaan sumber daya alam.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal proses tersebut agar berjalan sesuai dengan prinsip keadilan, transparansi, dan keberlanjutan.

Selain itu, Ali mendorong Pemerintah Aceh untuk melibatkan para profesional dan tenaga ahli migas asal Aceh yang telah memiliki pengalaman di tingkat nasional maupun internasional.

Menurutnya, keberadaan sumber daya manusia yang kompeten dapat menjadi kekuatan strategis dalam memperkuat posisi Aceh pada berbagai pembahasan dan kebijakan yang berkaitan dengan pengelolaan sektor energi.

“Kita memiliki banyak putra-putri Aceh yang telah berkiprah di industri migas selama bertahun-tahun. Pengalaman dan keahlian mereka dapat menjadi modal penting untuk membantu memperjuangkan kepentingan daerah secara profesional dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ali berharap pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat terus membangun komunikasi yang konstruktif guna mencari formulasi terbaik dalam pengelolaan potensi migas di kawasan South Andaman.

Menurutnya, sinergi yang baik antara seluruh pemangku kepentingan akan menjadi kunci agar pemanfaatan sumber daya alam dapat memberikan manfaat yang adil, berkelanjutan, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh.

“Harapan kita, seluruh proses dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan kebijakan yang tidak hanya mendukung investasi, tetapi juga memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi rakyat Aceh,” pungkasnya.

 

Kontributor : M Fiqri-atapkota.

Berita Terkait

47 Siswa SMKN 1 Merdeka Karo Dirawat Usai Santap Menu MBG
24 Tahun Tak Tersentuh Pembangunan, Fasilitas SMAN 1 Pulau Banyak Memprihatinkan, Asrama Bak Sarang hantu
Dalam 2×24 Jam, Polda Sumut Ungkap 52 Kasus Curas dan Curat, 59 Tersangka Diamankan
Pemko Pematangsiantar Perkuat Tata Kelola Penanggulangan Bencana, RPB dan RAD-PRB Disusun
Pemko Pematangsiantar Dukung Pembentukan Bapas Baru
Kementerian PU Serahkan Aset Rp 169 Miliar, Pemkab Samosir Kini Bertanggung Jawab atas WFC dan Tele
RDP Komisi II DPR RI, Wagub Surya Paparkan Strategi Optimalisasi Aset dan BUMD Sumut
Kapolres Langkat Santuni 30 Anak Yatim di Kuala

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:19 WIB

47 Siswa SMKN 1 Merdeka Karo Dirawat Usai Santap Menu MBG

Rabu, 16 September 2026 - 13:09 WIB

Dalam 2×24 Jam, Polda Sumut Ungkap 52 Kasus Curas dan Curat, 59 Tersangka Diamankan

Rabu, 16 September 2026 - 10:40 WIB

Pemko Pematangsiantar Perkuat Tata Kelola Penanggulangan Bencana, RPB dan RAD-PRB Disusun

Rabu, 16 September 2026 - 10:34 WIB

Pemko Pematangsiantar Dukung Pembentukan Bapas Baru

Rabu, 16 September 2026 - 06:41 WIB

RDP Komisi II DPR RI, Wagub Surya Paparkan Strategi Optimalisasi Aset dan BUMD Sumut

Selasa, 15 September 2026 - 21:50 WIB

Kapolres Langkat Santuni 30 Anak Yatim di Kuala

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

TV dan Tabung Gas Dicuri Saat Rumah Kosong, Dua Pelaku Dibekuk Polsek Hamparan Perak

Selasa, 15 September 2026 - 19:53 WIB

Pelaku Curas di KIM Mabar Dibekuk Polres Belawan, Motor Korban Dijual 9 Juta

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang, S.STP., M.Si., saat menerima rombongan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara (Kanwil Ditjenpas Sumut) di Balai Kota Pematangsiantar, Jalan Merdeka, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Selasa (15/9/2026) sore.

NEWS

Pemko Pematangsiantar Dukung Pembentukan Bapas Baru

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:34 WIB