BRT Medan–Binjai–Deliserdang Segera Meluncur, 12 Koridor Disiapkan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:30 WIB

40124 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, memberikan keterangan Pers kepada awak media terkait “Realisasi Bus Listrik Medan, Binjai, Deliserdang (Mebidang), Mudik Gratis dan Jalur Aman Pulang Kampung

Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, memberikan keterangan Pers kepada awak media terkait “Realisasi Bus Listrik Medan, Binjai, Deliserdang (Mebidang), Mudik Gratis dan Jalur Aman Pulang Kampung" di Lobby Dekranasda Lt.1, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jumat (6/3/2026).

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Program Bus Rapid Transit (BRT) untuk kawasan Medan–Binjai–Deliserdang (Mebidang) ditargetkan mulai beroperasi pada tahun ini. Moda transportasi massal tersebut direncanakan menggunakan bus listrik melalui kerja sama dengan Tiongkok.

Pemerintah menyiapkan 12 koridor pada tahap awal operasional. Dari jumlah tersebut, 10 koridor berada di wilayah Medan, sementara dua koridor lainnya melayani kawasan Mebidang. Dua koridor ini akan dikelola oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Dua koridor yang berada di bawah pengelolaan pemerintah provinsi meliputi rute Binjai–Medan–Carrefour serta Lubuk Pakam–Amplas–Simpang Pelangi.

Sekretaris Dinas Perhubungan Sumatera Utara, Rochani Litiloly, mengatakan kehadiran BRT diharapkan mampu mengurangi persoalan transportasi sekaligus menekan emisi kendaraan di kawasan Mebidang.

Ia menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Utara di lobi Dewan Kerajinan Nasional Daerah Sumatera Utara, Kantor Gubernur Sumut, pada Jumat, 6 Maret 2026.

“Program ini bertujuan mengurangi emisi dan penggunaan kendaraan pribadi. Selama ini penggunaan kendaraan pribadi terus meningkat karena transportasi umum masih terbatas. Mudah-mudahan masyarakat sudah bisa menikmati layanan ini tahun ini,” ujar Rochani.

Menurut Rochani, pemerintah saat ini masih menghitung secara rinci kebutuhan jumlah armada sekaligus mempersiapkan pembangunan depo untuk pengisian daya bus listrik.

Ia menjelaskan kebutuhan armada masih disesuaikan dengan jumlah koridor yang akan dioperasikan.

“Masih dalam proses perhitungan. Perubahan jumlah koridor dari 17 menjadi 14 lalu 12 akan menentukan jumlah bus dan depo yang dibutuhkan. Setelah kontrak selesai, proses pemesanan bus listrik diperkirakan membutuhkan waktu sekitar lima bulan karena unitnya masih harus dirakit,” kata Rochani.

Sementara itu, tenaga ahli Dishub Sumut Darwin Purba mengatakan sistem BRT yang akan diterapkan di kawasan Mebidang akan mengadopsi konsep integrasi transportasi seperti yang diterapkan pada sistem JakLingko di Jakarta.

Menurut Darwin, angkutan kota yang sudah beroperasi diharapkan dapat berfungsi sebagai feeder atau pengumpan menuju jalur utama BRT.

“BRT memiliki jalur khusus seperti TransJakarta sehingga pergerakannya lebih cepat. Kami juga berupaya agar angkutan kota yang sudah ada dapat menjadi feeder menuju BRT sehingga sistem transportasi bisa terintegrasi,” ujar Darwin.

Pemerintah berharap kehadiran BRT Mebidang tidak hanya meningkatkan kualitas transportasi publik, tetapi juga mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi massal yang lebih ramah lingkungan. (AP/red)

Berita Terkait

Pemkab Samosir Bersama TNI dan Kementan Bangun 20 Jembatan, Irigasi 680 Hektare
Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Perdalam Pengetahuan Budaya
Galeri Mustika Deli Tarik Perhatian PIA Ardhya Garini, Produk UMKM Medan Terpusat Satu Pintu
Pemko Medan Percepat Rehabilitasi Pascabencana, Pekerjaan Fisik Terus Berjalan
15 Kasus Influenza A di Medan, Dinkes Minta Puskesmas dan Rumah Sakit Siaga
Rico Waas Dukung Revora 2026, Lapangan Merdeka Jadi Ruang Kreativitas Anak Muda
Usai Dilantik Prabowo, Sugiono, Arrmanatha, dan Sarmuji Ungkap Fokus Kerja
Usai Dilantik, Kapolri Suyudi Ungkap Program “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Pemkab Samosir Bersama TNI dan Kementan Bangun 20 Jembatan, Irigasi 680 Hektare

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Perdalam Pengetahuan Budaya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Galeri Mustika Deli Tarik Perhatian PIA Ardhya Garini, Produk UMKM Medan Terpusat Satu Pintu

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Pemko Medan Percepat Rehabilitasi Pascabencana, Pekerjaan Fisik Terus Berjalan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:01 WIB

15 Kasus Influenza A di Medan, Dinkes Minta Puskesmas dan Rumah Sakit Siaga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Usai Dilantik Prabowo, Sugiono, Arrmanatha, dan Sarmuji Ungkap Fokus Kerja

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:32 WIB

Usai Dilantik, Kapolri Suyudi Ungkap Program “Polisi Bersama Masyarakat”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Wahyu Hadiningrat Jadi Wakapolri

Berita Terbaru