Gubernur Bobby Nasution Saksikan Pidato Presiden Prabowo soal RUU APBN 2027

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:30 WIB

4039 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bobby Nasution menyaksikan pidato Prabowo soal RUU APBN 2027 dan menilai arah kebijakan nasional menjadi acuan pembangunan Sumatera Utara.

Bobby Nasution menyaksikan pidato Prabowo soal RUU APBN 2027 dan menilai arah kebijakan nasional menjadi acuan pembangunan Sumatera Utara.

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyaksikan pidato Presiden RI Prabowo Subianto terkait penyampaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027 dari Kantor DPRD Sumut, Jumat, 14 Agustus 2026. Bobby menilai arah kebijakan yang disampaikan Presiden menunjukkan optimisme pemerintah terhadap pembangunan nasional dan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam menjalankan pembangunan.

Bobby mengikuti penyampaian pidato tersebut bersama Wakil Gubernur Sumut Surya, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti, para wakil ketua DPRD, Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Timur Tumanggor, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta anggota DPRD Sumut.

Usai menyaksikan pidato Presiden, Bobby mengapresiasi optimisme pemerintah pusat dalam mengelola pemerintahan dan mendorong pembangunan nasional.

Menurut Bobby, arah kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemprov Sumut untuk memastikan pelayanan dan pembangunan dapat dirasakan masyarakat, termasuk warga yang berada di wilayah yang membutuhkan perhatian pemerintah.

Bobby mengatakan Pemprov Sumut akan terus memperkuat pelayanan publik melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan pemerintahan, serta penguatan kepedulian sosial.

Menurutnya, langkah tersebut diarahkan agar pembangunan di Sumut tetap sejalan dengan Asta Cita Presiden dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan rancangan APBN Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp4.097,2 triliun. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan APBN 2026 yang disebut sebesar Rp3.842,7 triliun.

Pemerintah juga menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6 persen pada 2027, dengan tingkat inflasi dipertahankan pada kisaran 2,5 persen.

Prabowo mengatakan pemerintah menargetkan sejumlah indikator kesejahteraan mengalami perbaikan pada 2027. Tingkat kemiskinan ditargetkan berada pada rentang 6,0–6,5 persen, sedangkan tingkat pengangguran terbuka ditargetkan turun menjadi 4,30–4,87 persen.

Selain itu, pemerintah menargetkan rasio Gini berada pada kisaran 0,362–0,367 dan Indeks Modal Manusia meningkat menjadi 0,575.

“Dengan pertumbuhan yang lebih kuat dan APBN yang efektif, kemiskinan di tahun 2027 ditargetkan turun ke rentang 6,0 sampai 6,5 persen dari target APBN 2026 6,5 sampai 7,5 persen. Tingkat pengangguran terbuka tahun 2027 ditargetkan turun ke rentang 4,30 sampai 4,87 persen, turun dari 4,44 sampai 4,96 persen di tahun 2026. Rasio Gini ditargetkan membaik menjadi 0,362 sampai 0,367 dari target tahun ini 0,377 sampai 0,380, dan Indeks Modal Manusia meningkat menjadi 0,575,” ujar Prabowo.

Presiden juga menekankan pentingnya akuntabilitas dalam penggunaan anggaran negara. Menurutnya, setiap rupiah yang dibelanjakan pemerintah harus memiliki tujuan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Karena itu, Prabowo meminta seluruh jajaran pemerintah melakukan evaluasi secara berkelanjutan, meningkatkan disiplin dalam menjalankan pemerintahan, serta menempatkan kepentingan masyarakat sebagai bagian utama dari pelaksanaan tugas.

“Tugas pemerintah yang paling utama adalah melindungi segenap tumpah darah rakyat dari semua ancaman. Ancaman bahaya, kemiskinan, pemutusan hubungan kerja dan berbagai ancaman lainnya,” kata Prabowo.

Bagi Pemprov Sumut, arah kebijakan APBN 2027 tersebut menjadi salah satu konteks dalam menyelaraskan pembangunan daerah dengan kebijakan nasional. Tantangannya adalah memastikan kebijakan makro tersebut diterjemahkan ke dalam program daerah yang memiliki manfaat terukur bagi masyarakat Sumatera Utara.(AP/red)

Berita Terkait

Info Dugaan Jaringan Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, Polisi Diminta Selidiki
Perda Penanggulangan Kemiskinan Medan Direvisi, DPRD Dorong Warga Tak Bergantung Bansos
APBD Medan 2027 Dibahas, Fraksi DPRD Minta Anggaran Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Kapolres Simalungun Sambangi Kodim 0207 di HUT ke-81 TNI
Dua PAC GRIB Jaya di Tapsel Resmi Terima SK, Pengurus Diminta Jaga Sinergi
Wamenag Romo Muhammad Syafi’i Sambangi Rumah Dinas Zakiyuddin, Kenang Sahabat Lama
Aduan Dugaan Sabung Ayam di Karang Bangun Ditindaklanjuti Polisi, Monitoring Berlanjut
Infantino Sebut Sepak Bola Indonesia Makin Maju, Peluang Jadi Tuan Rumah Event FIFA Terbuka

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Info Dugaan Jaringan Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, Polisi Diminta Selidiki

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Perda Penanggulangan Kemiskinan Medan Direvisi, DPRD Dorong Warga Tak Bergantung Bansos

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:25 WIB

APBD Medan 2027 Dibahas, Fraksi DPRD Minta Anggaran Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Kapolres Simalungun Sambangi Kodim 0207 di HUT ke-81 TNI

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Dua PAC GRIB Jaya di Tapsel Resmi Terima SK, Pengurus Diminta Jaga Sinergi

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Aduan Dugaan Sabung Ayam di Karang Bangun Ditindaklanjuti Polisi, Monitoring Berlanjut

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Infantino Sebut Sepak Bola Indonesia Makin Maju, Peluang Jadi Tuan Rumah Event FIFA Terbuka

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Terima Presiden FIFA, Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

Berita Terbaru