Gubernur Bobby Nasution: Hanya 7,7% UMKM Sumut Akses Pembiayaan, Perlu Kolaborasi Total

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 18 Juli 2025 - 19:03 WIB

40130 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution bersama Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumut Rudi B Hutabarat, serta Deputi Gubernur BI Destry Damayanti melakukan Teknik menyeduh kopi V60 pertanda pembukaan Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2025 di Tiara Convention Centre, Jalan Cut Mutia Nomor 1, Medan, Jumat (18/7/2025). (Foto : Fahmi)

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution bersama Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumut Rudi B Hutabarat, serta Deputi Gubernur BI Destry Damayanti melakukan Teknik menyeduh kopi V60 pertanda pembukaan Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2025 di Tiara Convention Centre, Jalan Cut Mutia Nomor 1, Medan, Jumat (18/7/2025). (Foto : Fahmi)

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menegaskan perlunya kerja keras untuk menaikkan level UMKM di Sumut. Ia menyoroti masih minimnya pelaku UMKM yang memanfaatkan fasilitas dan teknologi yang tersedia.

Bobby mengungkapkan, saat ini hanya 7,7% UMKM di Sumut yang mengakses pembiayaan, 19% memanfaatkan teknologi, 3% terlibat dalam ekosistem digital, dan hanya 0,08% anak muda yang berwirausaha. Angka-angka ini dinilai sangat rendah dan menjadi tantangan besar.

“Ini masalah di beberapa daerah Indonesia. Kita perlu kolaborasi bersama untuk mengangkat level UMKM, karena kita semua sepakat UMKM merupakan motor penggerak ekonomi Indonesia,” tegas Bobby saat membuka Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2025 di Tiara Convention Centre, Medan, Jumat (18/7).

Ia juga bersyukur karena Indonesia sudah menempatkan UMKM sebagai instrumen penting dalam sistem ekonomi nasional. Namun, menurutnya, yang terpenting adalah bagaimana mengimplementasikan kebijakan untuk mendukung pertumbuhan UMKM.

“Ada negara yang membiarkan UMKM berjalan otomatis, tapi kita di sini sepakat bahwa UMKM harus diperhatikan. Tantangannya tinggal bagaimana implementasinya,” ujar Bobby.

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menekankan bahwa upaya menaikkan level UMKM bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau BI saja, tetapi harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

“Naik level itu tidak mudah. Untuk mengakses pembiayaan, UMKM harus memahami pembukuan, membuat neraca perdagangan, dan sebagainya. Ini harus kita bina bersama. Butuh kerja kolaboratif,” ungkap Destry.

Kepala BI Perwakilan Sumut Rudi B Hutabarat menilai UMKM Sumut menunjukkan kemajuan. Ia mencatat bahwa hingga Juni 2025, nilai ekspor UMKM di Sumut mencapai Rp49,6 miliar, dan kesadaran pelaku usaha terhadap lingkungan juga meningkat.

“Potensi UMKM Sumut sangat besar. Bahkan dalam waktu dekat, kita akan mengekspor produk UMKM senilai sekitar Rp10 miliar,” kata Rudi.

Pembukaan KKSU tahun ini dilakukan secara unik. Gubernur Sumut bersama Deputi Gubernur BI, Kepala Perwakilan BI Sumut, dan Ketua DPRD Sumut melakukan penyeduhan kopi V60 secara langsung. Mereka juga menyerahkan bantuan pembiayaan kepada UMKM binaan BI.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, unsur Forkopimda, perwakilan Konsulat Negara Sahabat, sejumlah bupati dan wali kota se-Sumut, serta jajaran BI dan OPD terkait Pemprov Sumut.

Wartawan : Merry Bintang /kr

Berita Terkait

Menang Telak 4-0 atas Persikad, PSMS Medan Naik ke Puncak Klasemen Liga 2
Data Bansos Sumut Mulai Didigitalisasi, Kadinsos: Pastikan Data Terverifikasi
13.702 Keluarga Terima Bantuan Pascabencana Sumut, Tapanuli Tengah Terbesar
Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Perdalam Pengetahuan Budaya
Galeri Mustika Deli Tarik Perhatian PIA Ardhya Garini, Produk UMKM Medan Terpusat Satu Pintu
Pemko Medan Percepat Rehabilitasi Pascabencana, Pekerjaan Fisik Terus Berjalan
15 Kasus Influenza A di Medan, Dinkes Minta Puskesmas dan Rumah Sakit Siaga
Rico Waas Dukung Revora 2026, Lapangan Merdeka Jadi Ruang Kreativitas Anak Muda

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Respons Call Center 110, Tim Macan Amankan Dua Remaja Terkait Tawuran di Maden Lama

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Tim Macan Belawan Bubarkan Tawuran di Mabar, Dua Pemuda Diamankan Bawa Sajam dan Knuckle

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Patroli Dini Hari, Tim Macan Belawan Amankan Sajam dari Warga di Jalan Yos Sudarso

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Bupati Simalungun Tutup Karya Hita Festival 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Kapolsek Silou Kahean Hadiri Maulid Nabi, Perkuat Sinergitas dengan Masyarakat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Samosir Kembali Dipercaya Pemerintah Pusat, PATS Rp 6,9 Miliar Dibangun di Pakpahan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Menang Telak 4-0 atas Persikad, PSMS Medan Naik ke Puncak Klasemen Liga 2

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:21 WIB

Pompa Air Tenaga Surya di Samosir Mulai Beroperasi, Produksi Padi Diproyeksi Naik 3 Kali Lipat

Berita Terbaru

Anton saat menutup Karya Hita Festival 2026 sekaligus meluncurkan Sinergi Program Tahun 2026 di Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Bebas Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Minggu (4/10/2026).

NEWS

Bupati Simalungun Tutup Karya Hita Festival 2026

Senin, 5 Okt 2026 - 10:24 WIB