Harga Beras Naik, Asahan Gelar Gerakan Pangan Murah: Warga Serbu Beras Murah

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 6 Agustus 2025 - 14:50 WIB

40434 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., tinjau pasar murah dan periksa harga beras. Rabu (6/8)

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., tinjau pasar murah dan periksa harga beras. Rabu (6/8)

ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah taktis untuk menstabilkan harga bahan pokok, khususnya beras, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kegiatan GPM dimulai dari Kecamatan Kota Kisaran Barat dan akan digelar di seluruh kecamatan hingga akhir Agustus. Program ini merupakan intervensi pasar berskala kabupaten yang dirancang agar masyarakat dapat membeli bahan pangan strategis dengan harga lebih murah.

“GPM menjadi respon cepat menghadapi lonjakan harga, apalagi menjelang HUT ke-80 RI,” ujar Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., saat meninjau langsung pelaksanaan GPM perdana, Rabu (6/8/2025), di halaman Kantor Camat Kota Kisaran Barat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Rianto, S.H., M.AP, Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.IP, Ketua PN Kisaran Yanti Suryani, S.H., M.H, Wakapolres Asahan Kompol Slamet Riyadi, S.H., M.H, serta sejumlah pejabat Forkopimda, camat, lurah, dan mitra usaha penyedia pangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Ali Muqhofar, S.Sos., M.A.P, menjelaskan bahwa GPM menyediakan beras SPHP, beras medium dan premium, minyak goreng, gula pasir, telur, dan produk UMKM lokal. Harga bahan pokok dalam GPM dipatok 15–25 persen lebih murah dari harga pasar umum.

“Kami menggandeng Bulog Cabang Kisaran, PT. Sintong Abadi, PT. Jampalan Baru, pengusaha telur, dan pelaku UMKM. Semua produk disalurkan langsung tanpa rantai distribusi panjang,” jelas Ali.

Pemerintah menetapkan 17 titik pelaksanaan GPM yang tersebar di kecamatan padat penduduk dan rentan lonjakan harga. Selain intervensi jangka pendek, Pemkab Asahan juga menyiapkan kebijakan jangka menengah untuk memperkuat kemandirian pangan.

“Kami sudah siapkan pencetakan sawah baru seluas 1.200 hektare di Kecamatan Silau Laut,” ungkap Bupati Taufik. Ia menambahkan, ketahanan pangan tidak hanya soal distribusi, tetapi juga soal kemandirian warga.

“Kami ingin masyarakat mulai menanam pangan rumah tangga di pekarangan. Ini bentuk kesiapsiagaan jangka panjang,” tegasnya.

Editor : Redaksi atapkota.com

Berita Terkait

Lima Tahun Berturut-turut, Pemkab Asahan Raih Predikat Informatif KI Award 2026
Bupati Asahan Kukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Lantik Bunda PAUD Tingkat Kecamatan
Exit Meeting BPK di Asahan, Taufik Zainal Abidin Dorong Pengelolaan Keuangan Akuntabel
Wakil Bupati Asahan Tutup PORKAB KORPRI 2026, Dinas Pendidikan Jadi Juara Umum
Bupati Asahan Hadiri Peluncuran Enam Bus Perintis Gratis untuk Pelajar
Rakornis TP PKK Asahan Tekankan Tertib Administrasi dan Optimalisasi 10 Program Pokok
Bupati Asahan Evaluasi Program MBG, Pengawasan Kualitas Makanan Jadi Prioritas
Wabup Rianto Dukung Mahasiswa Asahan Perangi Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Sambut Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta Ikuti Lomba Mancing Piala Wali Kota Pematangsiantar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria, Sabu 1,80 Gram Disita

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Lima Tahun Berturut-turut, Pemkab Asahan Raih Predikat Informatif KI Award 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

DEN Bahas Strategi Menjaga Harga BBM Bersubsidi dan Keberlanjutan Fiskal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:04 WIB

DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Bupati Asahan Kukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Lantik Bunda PAUD Tingkat Kecamatan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:15 WIB

DEN Proyeksikan Ekspor Hilirisasi Indonesia Capai US$ 50 Miliar pada 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Kajian DEN: Penerima MBG Cenderung Lebih Jarang Absen dan Lebih Semangat Belajar

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria, Sabu 1,80 Gram Disita

Rabu, 21 Okt 2026 - 14:22 WIB

Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama jajaran DEN dan sejumlah menteri terkait di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 20 Oktober 2026.

EKONOMI & BISNIS

DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB