Wapres Gibran Minta Pendampingan Petani Diperkuat, Jangan Dibiarkan Sendiri

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 8 Oktober 2025 - 17:45 WIB

40148 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wapres menanam benih jagung dengan mengendarai mobile tractor R4 di atas lahan siap tanam seluas 50 hektare. Penanaman simbolis tersebut menjadi penanda dimulainya Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV di 33 titik lokasi binaan Polri di seluruh Indonesia, dengan total luas lahan mencapai lebih dari 3.000 hektare.

Wapres menanam benih jagung dengan mengendarai mobile tractor R4 di atas lahan siap tanam seluas 50 hektare. Penanaman simbolis tersebut menjadi penanda dimulainya Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV di 33 titik lokasi binaan Polri di seluruh Indonesia, dengan total luas lahan mencapai lebih dari 3.000 hektare.

ATAPKOTA.COM, BANTEN – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional melalui penguatan kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi pertanian modern.
Penegasan itu ia sampaikan saat menghadiri Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV di Kampung Cibangkok dan Cibaregbeg, Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rabu (8/10/2025).

Kegiatan yang diprakarsai oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan ini, pemerintah berupaya meningkatkan produktivitas dan efisiensi sektor pertanian, terutama pada komoditas jagung yang menjadi bahan pangan strategis.

Tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB, Wapres Gibran menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Polri dan Perum Bulog tentang sinergi pelaksanaan tugas dalam mendukung cadangan pangan pemerintah. Ia mengapresiasi kerja sama antara Polri, Bulog, Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan, serta lembaga lain yang aktif melibatkan masyarakat.

Dalam pidatonya, Gibran menegaskan bahwa peningkatan hasil panen harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas serta pendampingan bagi petani.
“Kalau hasil panen belum sesuai spesifikasi, tolong dicarikan solusinya bersama. Jangan biarkan petani merasa ditinggalkan. Berikan pendampingan, pelatihan, dan akses. Saya yakin semua bisa diselesaikan kalau dikerjakan bersama-sama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gibran mendorong generasi muda untuk terlibat dalam inovasi dan riset pertanian. Ia menilai, keterlibatan anak muda penting untuk mempercepat transformasi sektor pangan nasional.
“Saya harap ke depan lebih banyak anak muda ikut dalam R&D, penggunaan AI, dan pemanfaatan drone,” ujarnya.

Usai memberikan arahan, Wapres menanam benih jagung menggunakan mobile tractor R4 di lahan seluas 50 hektare. Penanaman simbolis ini menjadi tanda dimulainya Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV di 33 titik binaan Polri di seluruh Indonesia, dengan total lahan lebih dari 3.000 hektare.

Gibran juga mengikuti dialog virtual dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, yang terhubung dengan beberapa Kapolda di daerah seperti DIY, Kalimantan Selatan, dan Lampung, untuk memastikan kesiapan lapangan.

Selain itu, Gibran menebar 80.000 benih ikan nila di kolam pengembangbiakan dekat area tanam. Program ini menjadi bagian dari diversifikasi pangan nasional untuk memperkuat sektor perikanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Dalam kesempatan yang sama, Gibran juga menyaksikan penyaluran 160 ton jagung hasil panen Kuartal III dari kelompok tani binaan Polri di Banten ke Gudang Bulog Kabupaten Serang. Secara nasional, kegiatan tersebut menandai pendistribusian 1.268 ton jagung dari 33 titik di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi, dan Plt. Sekretaris Wapres Al Muktabar.

Melalui kegiatan ini, Wapres menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci bagi Indonesia untuk mewujudkan kemandirian pangan yang tangguh, berkelanjutan, dan inklusif. (RAP)

Berita Terkait

Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Puskesmas Kuta Tinggi Bagikan Ratusan Masker
Bobby Nasution Percepat Perbaikan Jalan Labusel–Rintis–Ujung Padang–Salingsing, Anggaran Rp 21,2 Miliar
Kapolda Sumut Pimpin Apel Konsolidasi Brimob, Tekankan Soliditas dan Loyalitas
Polres Pelabuhan Belawan Gerebek Lokasi Diduga Transaksi Narkoba di Marelan, 4 Pria Diamankan
Gibran Dorong Kolaborasi SMK dan Industri untuk Tingkatkan Daya Saing SDM Muda
Sambut HUT ke-78 GPIB Immanuel, Rico Waas Apresiasi Rencana Ruang Doa
Bapenda Sumut Gelar Operasi Sadar Pajak, Bus Keliling Layani Warga Medan
Pemprov Sumut Lakukan Modifikasi Cuaca, Sasar Hujan untuk Kurangi Kabut Asap

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Puskesmas Kuta Tinggi Bagikan Ratusan Masker

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Bobby Nasution Percepat Perbaikan Jalan Labusel–Rintis–Ujung Padang–Salingsing, Anggaran Rp 21,2 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Kapolda Sumut Pimpin Apel Konsolidasi Brimob, Tekankan Soliditas dan Loyalitas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Gerebek Lokasi Diduga Transaksi Narkoba di Marelan, 4 Pria Diamankan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Gibran Dorong Kolaborasi SMK dan Industri untuk Tingkatkan Daya Saing SDM Muda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Bapenda Sumut Gelar Operasi Sadar Pajak, Bus Keliling Layani Warga Medan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Pemprov Sumut Lakukan Modifikasi Cuaca, Sasar Hujan untuk Kurangi Kabut Asap

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemprov Sumut Siapkan Taman Kehati 14 Hektare di Kwala Bekala

Berita Terbaru