Prabowo dan Ramaphosa Sepakat Perkuat Kolaborasi Ekonomi dan Peran Global Selatan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 17:43 WIB

40173 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Afrika Selatan Matamela Cyril Ramaphosa menggelar pertemuan bilateral dalam format working lunch di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Afrika Selatan Matamela Cyril Ramaphosa menggelar pertemuan bilateral dalam format working lunch di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 22 Oktober 2025.

ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Afrika Selatan Matamela Cyril Ramaphosa menggelar pertemuan bilateral dalam format working lunch di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 22 Oktober 2025.
Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan bersahabat, menandai tekad kedua pemimpin negara untuk meningkatkan kolaborasi ekonomi dan memperkuat peran strategis negara-negara di kawasan global selatan.

Dalam pengantarnya, Presiden Ramaphosa menyampaikan apresiasi mendalam atas hubungan historis yang telah lama terjalin antara Indonesia dan Afrika Selatan. Ia juga mengenang peran penting Indonesia dalam perjuangan melawan apartheid, yang terinspirasi dari Konferensi Asia-Afrika 1955 di Bandung.

“Selama bertahun-tahun, rakyat Afrika Selatan menemukan sekutu setia di Indonesia yang secara konsisten mendukung perjuangan melawan apartheid. Kami akan selalu berterima kasih atas dukungan dan solidaritas rakyat Indonesia,” ujar Presiden Ramaphosa.

Presiden Ramaphosa juga menyoroti potensi besar kerja sama ekonomi melalui forum BRICS, yang dinilai dapat menjadi wadah strategis untuk mendorong reformasi global yang lebih inklusif. Ia menyambut baik keaktifan Indonesia dalam memperkuat kemitraan ekonomi BRICS dan berharap kerja sama itu dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi bilateral.

“Kemitraan ekonomi BRICS memberikan potensi besar untuk mendukung pembangunan dan transformasi di negara kita. Kami mendorong pendalaman partisipasi Indonesia dalam semua struktur BRICS, khususnya dalam kemitraan ekonomi,” tegas Presiden Ramaphosa.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa kerja sama Indonesia–Afrika Selatan berlandaskan semangat kebersamaan dalam menghadapi tantangan sosial, termasuk pengangguran, kemiskinan, dan ketimpangan. Ia juga mendorong peningkatan partisipasi masyarakat yang selama ini terpinggirkan agar berperan lebih aktif dalam pembangunan nasional.

“Dan dengan partisipasi, saya maksudkan sebuah cara besar di mana mereka bisa berperan nyata dalam pembangunan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Ramaphosa menyampaikan penghargaan atas peran aktif Indonesia di berbagai forum internasional, termasuk di G20, di mana Afrika Selatan menjadi tuan rumah tahun ini. Ia menyambut baik rencana kehadiran Presiden Prabowo dalam KTT Pemimpin G20 di Johannesburg bulan depan, yang dinilainya penting bagi penguatan posisi negara-negara global selatan di panggung dunia.

“Kami sangat senang Yang Mulia akan berpartisipasi dalam KTT G20 di Johannesburg. Kehadiran Indonesia sangat krusial karena meningkatkan status G20, terutama ketika negara-negara seperti Indonesia dan Afrika Selatan berperan aktif dalam forum tersebut,” tutur Presiden Ramaphosa. (Edo/red)

Berita Terkait

Demo Pembebasan Lahan Diwarnai Jualan Sayur dan Masak Kolak, Polwan Beli Dagangan Warga
Desa Sengon Sari Wakili Asahan dalam Lomba Desa Terbaik LBS Tingkat Sumatera Utara
PengawasMU Diluncurkan, Inspektorat Medan Didorong Jadi Trusted Advisor ASN
Bupati Asahan Buka Gathering Kredit Pra Pensiun Bank Sumut, ASN Diminta Siapkan Masa Pensiun
Cegah Karhutla di Kawasan Danau Toba, Pemkab Samosir dan Inalum Perkuat MPA
HGU Socfindo Lae Butar Disebut Berakhir 2023, Mengapa Aktivitas Panen Masih Berjalan
Tinjau Medan Islamic Centre, Zakiyuddin Harahap Minta Kontraktor Rawat Gedung hingga Maret 2027
Kahiyang Ayu Hadiri Rakor Penguatan Tata Kelola Dekranasda, TP PKK, dan Posyandu di Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 16:07 WIB

Demo Pembebasan Lahan Diwarnai Jualan Sayur dan Masak Kolak, Polwan Beli Dagangan Warga

Rabu, 23 September 2026 - 22:57 WIB

Desa Sengon Sari Wakili Asahan dalam Lomba Desa Terbaik LBS Tingkat Sumatera Utara

Rabu, 23 September 2026 - 22:05 WIB

PengawasMU Diluncurkan, Inspektorat Medan Didorong Jadi Trusted Advisor ASN

Rabu, 23 September 2026 - 20:50 WIB

Bupati Asahan Buka Gathering Kredit Pra Pensiun Bank Sumut, ASN Diminta Siapkan Masa Pensiun

Rabu, 23 September 2026 - 19:23 WIB

HGU Socfindo Lae Butar Disebut Berakhir 2023, Mengapa Aktivitas Panen Masih Berjalan

Rabu, 23 September 2026 - 18:40 WIB

Tinjau Medan Islamic Centre, Zakiyuddin Harahap Minta Kontraktor Rawat Gedung hingga Maret 2027

Rabu, 23 September 2026 - 18:35 WIB

Kahiyang Ayu Hadiri Rakor Penguatan Tata Kelola Dekranasda, TP PKK, dan Posyandu di Jakarta

Rabu, 23 September 2026 - 18:00 WIB

DLH Medan Tegaskan Pengadaan Alat Berat 11,4 Miliar Ikuti E-Katalog dan Aturan LKPP

Berita Terbaru

KESEHATAN

Dinkes Simalungun Ajak Masyarakat Cuci Tangan Pakai Sabun

Kamis, 24 Sep 2026 - 00:30 WIB