ATAPKOTA.COM, TAPANULI SELATAN — Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara terus menunjukkan komitmen nyata dalam misi kemanusiaan pascabencana alam tanah longsor dan banjir bandang yang melanda wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan. Melalui kegiatan kerja bakti sinergitas, Brimob hadir langsung membantu masyarakat terdampak di Desa Huta Godang, Kecamatan Batang Toru, Rabu (7/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, personel Brimob melaksanakan berbagai upaya pemulihan awal, mulai dari pembersihan rumah warga yang tertimbun material pasir, kayu, dan batu akibat banjir bandang, penggalian sumur guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, hingga pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga yang terpaksa mengungsi.
Selain membantu pemulihan lingkungan, Brimob juga melakukan pengamanan serta pengawalan material bangunan untuk memastikan proses pembangunan huntara berjalan aman dan lancar tanpa hambatan.
Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Danton Penugasan Iptu Deny Lius Tarigan, S.H., dengan melibatkan personel yang dibagi ke dalam beberapa regu sesuai tugas masing-masing. Berbagai peralatan turut dikerahkan, seperti cangkul, sekop, beko sorong, mesin penyedot air, hingga chainsaw.
Iptu Deny Lius Tarigan menyampaikan bahwa kehadiran Brimob di tengah masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan institusional dalam membantu warga yang sedang mengalami masa sulit.
“Kami hadir tidak hanya untuk membantu secara fisik, tetapi juga untuk memberikan semangat dan harapan kepada masyarakat agar dapat bangkit kembali pascabencana. Sinergi dan kebersamaan menjadi kunci dalam proses pemulihan ini,” ujarnya.
Saat ini, pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak masih terus berproses. Tahapan awal berupa pembuatan mal atau cetakan pondasi telah rampung dan akan dilanjutkan ke tahap pembangunan berikutnya.
Melalui aksi kemanusiaan ini, Satuan Brimob Polda Sumut menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di garis depan membantu masyarakat, khususnya dalam situasi darurat bencana, sebagai wujud pengabdian dan kepedulian terhadap keselamatan serta pemulihan kehidupan warga terdampak. (AP)


































