Rico Waas Tata Zonasi UMKM, CFD Medan Disulap Jadi Destinasi Belanja & Kuliner

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:33 WIB

40157 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, berencana menata para pelaku UMKM yang berjualan di kawasan Car Free Day (CFD) agar lebih tertata rapi dan profesional. Hal ini terungkap saat Rico Waas menerima audiensi pengurus Paguyuban UMKM CFD Medan (UCM) di Balai Kota, Rabu (14/1/2026).

Dalam pertemuan itu, Wali Kota mengapresiasi semangat kolektif para pelaku UMKM. Menurutnya, paguyuban yang lahir dari inisiatif akar rumput seperti UCM memiliki solidaritas yang lebih kuat.

“Paguyuban seperti ini biasanya lebih kuat dan naluriah. Kerjanya jelas, tugas pokoknya juga pasti sudah terbentuk,” ujar Rico Waas.

Rico Waas menegaskan, CFD Medan bukan sekadar tempat berjualan, melainkan potensi menjadi destinasi wisata belanja dan kuliner yang nyaman. Berdasarkan data, terdapat 648 UMKM yang terdaftar, dengan sekitar 500 UMKM aktif setiap pekan.

Untuk itu, Wali Kota ingin dilakukan klasifikasi berdasarkan jenis usaha, seperti makanan asin, manis, menu sarapan, hingga minuman, sehingga terbentuk zonasi yang tertata.

“Kalau zonasinya rapi, pengunjung lebih mudah mencari apa yang mereka butuhkan, dan suasana menjadi lebih tertib,” jelasnya.

Selain zonasi, Rico Waas menekankan pentingnya edukasi terkait labelisasi dan branding produk UMKM agar memiliki daya saing lebih kuat.

“Tampilan pengemasan hingga identitas produk perlu ditingkatkan agar UMKM dapat naik kelas,” tambahnya.

Wali Kota juga memerintahkan Satpol PP untuk mengawasi kawasan CFD sehingga tidak ada aktivitas berjualan di seputar Lapangan Merdeka Medan. Penataan ini bertujuan menjaga fungsi ruang publik dan ketertiban kota.

Ketua Paguyuban UCM, Nico Andreas, menyambut baik arahan tersebut. Menurutnya, selama setahun terakhir, para pedagang telah kooperatif berpindah ke lokasi alternatif seperti kawasan Perniagaan, Gwang Ju, dan Kumango.

“Sekitar 50 persen anggota kami menggantungkan hidup sepenuhnya dari CFD. Kami sangat berharap dukungan penuh dari Pemko Medan agar UMKM di Medan benar-benar naik kelas,” pungkas Nico. (AP)

Berita Terkait

Info Dugaan Jaringan Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, Polisi Diminta Selidiki
Perda Penanggulangan Kemiskinan Medan Direvisi, DPRD Dorong Warga Tak Bergantung Bansos
APBD Medan 2027 Dibahas, Fraksi DPRD Minta Anggaran Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Kapolres Simalungun Sambangi Kodim 0207 di HUT ke-81 TNI
Dua PAC GRIB Jaya di Tapsel Resmi Terima SK, Pengurus Diminta Jaga Sinergi
Wamenag Romo Muhammad Syafi’i Sambangi Rumah Dinas Zakiyuddin, Kenang Sahabat Lama
Aduan Dugaan Sabung Ayam di Karang Bangun Ditindaklanjuti Polisi, Monitoring Berlanjut
Infantino Sebut Sepak Bola Indonesia Makin Maju, Peluang Jadi Tuan Rumah Event FIFA Terbuka

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Info Dugaan Jaringan Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, Polisi Diminta Selidiki

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Perda Penanggulangan Kemiskinan Medan Direvisi, DPRD Dorong Warga Tak Bergantung Bansos

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:25 WIB

APBD Medan 2027 Dibahas, Fraksi DPRD Minta Anggaran Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Kapolres Simalungun Sambangi Kodim 0207 di HUT ke-81 TNI

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Dua PAC GRIB Jaya di Tapsel Resmi Terima SK, Pengurus Diminta Jaga Sinergi

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Aduan Dugaan Sabung Ayam di Karang Bangun Ditindaklanjuti Polisi, Monitoring Berlanjut

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Infantino Sebut Sepak Bola Indonesia Makin Maju, Peluang Jadi Tuan Rumah Event FIFA Terbuka

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Terima Presiden FIFA, Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

Berita Terbaru