ATAPKOTA.COM, TAPANULI SELATAN — Kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak di wilayah terdampak bencana kembali ditunjukkan personel Satuan Brimob Polri. Pada Kamis pagi, 15 Januari 2025, personel Posko Utama Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, melaksanakan penjemputan dan pengantaran anak-anak sekolah yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor.
Kegiatan tersebut dimulai sejak pukul 06.30 WIB sebagai respons atas terhambatnya akses transportasi warga pascabencana. Tidak beroperasinya angkutan umum menyebabkan sejumlah pelajar kesulitan menuju sekolah.
Sebanyak empat personel Brimob turun langsung ke lapangan untuk memastikan anak-anak dapat tiba di sekolah masing-masing dengan aman dan tepat waktu. Kehadiran aparat di tengah keterbatasan akses ini sekaligus memberikan rasa aman bagi para siswa dan orang tua.
Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin Brigpol Syukri Harahap selaku perwira pengendali Posko Utama Garoga. Personel Brimob berupaya memberi dukungan moril agar anak-anak tetap bersemangat mengikuti kegiatan belajar meski berada dalam situasi pascabencana.
Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumatera Utara, Kompol Zaenal Muhlisin, menegaskan bahwa kehadiran aparat merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam menjamin hak dasar anak.
“Di tengah kondisi pascabencana, kami ingin memastikan anak-anak tetap bisa bersekolah. Pendidikan tidak boleh terhenti hanya karena keterbatasan sarana,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri, khususnya Korps Brimob, dalam menjalankan tugas kemanusiaan dan memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, Brimob juga hadir melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga terdampak bencana. (AP)


































