ATAPKOTA.COM, LONDON – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di Kantor Perdana Menteri Inggris, London, pada Selasa, 20 Januari 2026. Pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Inggris dalam rangka memperkuat hubungan bilateral dan kemitraan strategis antara kedua negara.
Setibanya di Kantor Perdana Menteri Inggris, Presiden Prabowo disambut langsung oleh PM Keir Starmer. Kedua pemimpin negara kemudian mengabadikan momen tersebut dalam sesi foto bersama sebelum melanjutkan pertemuan tête-à-tête di White Room dalam suasana hangat dan konstruktif.
Dalam pengantarnya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Pemerintah Inggris serta menyebut kunjungan kerjanya kali ini berlangsung sangat produktif. Ia mengungkapkan telah melakukan sejumlah pertemuan penting, termasuk pembahasan mengenai penguatan kerja sama maritim antara Indonesia dan Inggris.
“Saya bertemu dengan CEO Babcock. Kami sangat senang untuk melanjutkan kemitraan maritim ini. Saya pikir ini akan sangat penting dan strategis bagi Indonesia, serta menjadi bagian penting dari pembangunan ekonomi maritim kami,” ujar Presiden Prabowo.
Selain sektor maritim, Presiden Prabowo juga menyampaikan rencananya untuk melakukan diskusi konstruktif dengan berbagai pemangku kepentingan di Inggris pada sejumlah bidang lainnya, termasuk sektor bisnis dan pendidikan tinggi.
“Hari ini saya juga akan mengadakan diskusi dengan para pemimpin bisnis dari Inggris, serta dengan para pimpinan universitas yang tergabung dalam Russell Group,” kata Presiden.
“Menurut saya, kunjungan ini sangat produktif, dan saya sangat menghargai hubungan kita, Perdana Menteri,” lanjutnya.
Sementara itu, Perdana Menteri Keir Starmer menilai kunjungan Presiden Prabowo mencerminkan kemajuan signifikan dalam hubungan Indonesia dan Inggris, khususnya setelah kedua negara menyepakati kemitraan strategis.
Terkait kerja sama maritim, PM Starmer menyampaikan bahwa kemitraan tersebut memberikan manfaat nyata bagi Inggris, terutama dalam penciptaan lapangan kerja.
“Terima kasih atas perjanjian maritim yang telah kita tandatangani, meskipun dilakukan secara virtual pada KTT G20. Perjanjian ini telah menciptakan banyak lapangan kerja yang sangat penting bagi Inggris,” ujar PM Starmer.
Usai pertemuan tête-à-tête, Presiden Prabowo dan PM Starmer melanjutkan agenda dengan menggelar pertemuan bilateral bersama delegasi masing-masing negara. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas langkah-langkah konkret untuk mengimplementasikan berbagai kesepakatan yang telah dicapai serta memperluas kerja sama bilateral di berbagai sektor.
Pertemuan ini menegaskan komitmen kuat Indonesia dan Inggris untuk menjadikan kemitraan strategis sebagai fondasi kerja sama jangka panjang yang saling menguntungkan, serta berkontribusi terhadap stabilitas dan pertumbuhan ekonomi kedua negara. (*)

































