Bobby Nasution Dorong Kepala Daerah Dukung DTSEN

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 9 Februari 2026 - 16:37 WIB

40190 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution di dampingi sejumlah OPD melakukan kunjungan ke Kantor  Badan Pusat Statistik Sumut guna mendengarkan paparan Kepala BPS Sumut Asim Saputra, terkait data statistik di Sumatera Utara, di Kantor BPS Sumut Jalan Asrma No 179 Medan, Senin (9/2/2026)

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution di dampingi sejumlah OPD melakukan kunjungan ke Kantor Badan Pusat Statistik Sumut guna mendengarkan paparan Kepala BPS Sumut Asim Saputra, terkait data statistik di Sumatera Utara, di Kantor BPS Sumut Jalan Asrma No 179 Medan, Senin (9/2/2026)

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta seluruh kepala daerah di wilayah Sumatera Utara mendukung pelaksanaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis utama pengambilan kebijakan pemerintah. Menurutnya, keberadaan DTSEN menjadi instrumen penting dalam memastikan kebijakan yang disusun benar-benar menyasar kebutuhan masyarakat, sebagaimana disampaikannya usai berdiskusi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) di Kantor BPS Kota Medan pada Senin, 9 Februari 2026.

Bobby menegaskan bahwa dukungan kepala daerah sangat dibutuhkan, khususnya dalam proses penginputan dan pemutakhiran data DTSEN pada tahun 2026. Ia menyebut data tersebut akan menjadi fondasi besar bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Utara.

“Kita minta semua kepala daerah untuk mendukung DTSEN, khususnya dalam penginputan data tahun 2026. Ini akan menjadi data besar kita dalam mengambil kebijakan dan bagaimana kita menyejahterakan masyarakat Sumatera Utara,” ujar Bobby.

Ia memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil Pemerintah Provinsi Sumatera Utara selalu berbasis data. Menurut Bobby, perencanaan pembangunan harus dimulai dari data yang akurat agar kebijakan yang dihasilkan tidak keliru dan tepat sasaran.

“Kita harus bekerja dengan titik awal yang benar. Artinya, data yang kita miliki benar-benar mewakili kondisi Sumatera Utara. Jangan sampai salah mengambil kebijakan karena data yang tidak tepat. Karena itu, kami datang ke sini untuk memastikan data yang kita gunakan sudah benar,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPS Sumatera Utara Asim Saputra mengungkapkan bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan melaksanakan sensus ekonomi. Sensus tersebut diharapkan dapat menjadi tolok ukur atau benchmark peta ekonomi nasional, sekaligus menangkap dinamika transformasi ekonomi digital yang berkembang di masyarakat.

“Harapannya, sensus ini bisa menjadi benchmarking peta ekonomi, termasuk bagaimana transformasi ekonomi digital dapat dicapture. Kami akan mendata pelaku UMKM hingga ekonomi digital. Sensus ini juga akan dibarengi dengan pembaruan DTSEN, sehingga kita memiliki data by name by address sekitar 15 juta penduduk Sumatera Utara,” ujar Asim.

Selain berdiskusi, Gubernur Bobby juga meresmikan ruang command center BPS Sumatera Utara. Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan Muhammad Armand Effendy Pohan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Utara Erwin Hotmansah Harahap, serta Kepala Bappelitbang Sumatera Utara Dikky Anugerah.

Berita Terkait

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian
Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel
Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan
TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding
Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Sambut Kapolda Sonny Irawan, Bobby Nasution Dorong Sinergi Polda dan Pemprov Sumut
Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas
Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:32 WIB

TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Polsek Bandar Huluan Respons Cepat Aduan Dugaan Percobaan Pencurian di Islamic Center

Berita Terbaru