Prabowo Pulang dari Lawatan Diplomatik, Bawa Agenda Solusi Dua Negara dan Kerja Sama Ekonomi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:45 WIB

40183 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto kembali ke Tanah Air setelah menuntaskan rangkaian lawatan luar negeri yang berfokus pada penguatan kerja sama ekonomi dan diplomasi perdamaian, Jumat (27/2/2026).

Presiden Prabowo Subianto kembali ke Tanah Air setelah menuntaskan rangkaian lawatan luar negeri yang berfokus pada penguatan kerja sama ekonomi dan diplomasi perdamaian, Jumat (27/2/2026).

ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto kembali ke Tanah Air setelah menuntaskan rangkaian lawatan luar negeri yang berfokus pada penguatan kerja sama ekonomi dan diplomasi perdamaian, Jumat (27/2/2026). Pesawat kepresidenan Garuda Indonesia-1 yang membawa Kepala Negara mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, di tengah hujan yang mengguyur Ibu Kota sejak pagi.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyambut langsung kedatangan Presiden. Turut hadir Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Presiden menyalami para pejabat setibanya di bawah tangga pesawat sebelum meninggalkan apron pangkalan udara.

Dalam lawatan tersebut, Presiden menggelar pertemuan dengan sejumlah pemimpin negara untuk membahas isu strategis kawasan dan global. Salah satu agenda utama ialah mendorong perdamaian di Gaza melalui solusi dua negara serta memperkuat koordinasi antarnegara di kawasan Timur Tengah.

Pemerintah mencatat sejumlah kesepahaman dan komitmen kerja sama yang dicapai selama kunjungan berlangsung. Kesepakatan itu mencakup perjanjian bilateral di bidang perdagangan, investasi, dan sektor prioritas lain, termasuk penguatan kemitraan strategis jangka panjang.

Melalui diplomasi ini, pemerintah menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan penyeimbang yang aktif menjembatani dialog perdamaian sekaligus memperluas peluang pertumbuhan ekonomi kawasan dan global yang sejalan dengan kepentingan nasional. (Edo/red)

Berita Terkait

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian
Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel
Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan
TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding
Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Sambut Kapolda Sonny Irawan, Bobby Nasution Dorong Sinergi Polda dan Pemprov Sumut
Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas
Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:32 WIB

TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Polsek Bandar Huluan Respons Cepat Aduan Dugaan Percobaan Pencurian di Islamic Center

Berita Terbaru