Portal PASADA Diluncurkan, Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Kebencanaan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:15 WIB

40113 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Asim Saputra pada Temu Pers  dengan tema

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Asim Saputra pada Temu Pers dengan tema "Sensus Ekonomi Sumatera Utara"

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai mengembangkan sistem satu data kebencanaan yang terintegrasi guna memperkuat pengambilan kebijakan berbasis data. Program tersebut digagas melalui kolaborasi antara Badan Pusat Statistik Sumatera Utara dan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara melalui portal Anjungan Satu Data Daerah (PASADA). Pengembangan sistem ini disampaikan Kepala BPS Sumut, Asim Saputra, saat konferensi pers yang digelar di Kantor Gubernur Sumut di Medan yang pada Kamis (12/3/2026) menjelaskan bahwa portal tersebut diharapkan menjadi rujukan utama data kebencanaan di daerah.

Asim mengatakan portal PASADA dapat diakses publik melalui situs resmi pemerintah provinsi dan telah dilengkapi dashboard khusus yang menampilkan berbagai informasi kebencanaan di Sumatera Utara.

“Bersama Dinas Kominfo Sumut, kami mengembangkan portal PASADA yang mengintegrasikan berbagai data dari banyak sumber. Di dalamnya sudah tersedia dashboard kebencanaan yang dapat diakses oleh publik,” ujar Asim.

Menurutnya, portal tersebut tidak hanya memuat data milik BPS, tetapi juga menghimpun data dari berbagai organisasi perangkat daerah serta para pemangku kepentingan lainnya. Seluruh data kemudian diolah dan ditampilkan dalam format visual yang lebih mudah dipahami oleh pengguna.

Asim menilai ketersediaan data kebencanaan yang terintegrasi sangat penting dalam mendukung respons pemerintah ketika terjadi bencana.

“Melalui data ini kita bisa mengetahui kondisi infrastruktur yang terdampak, seperti rumah rusak, sekolah roboh, maupun fasilitas publik lainnya. Informasi tersebut sangat membantu pemerintah dalam merancang program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana,” katanya.

Ia menambahkan, BPS Sumut berkomitmen mendukung Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam memperkuat pembangunan berbasis data. Portal PASADA dibangun untuk mengintegrasikan berbagai sumber data agar pengelolaannya lebih terpadu, akurat, dan dapat diperbarui secara berkala.

Selain memuat data terbaru, portal tersebut juga menyajikan informasi dampak bencana yang terjadi di Sumatera Utara selama periode 2020 hingga 2023. Data yang tersedia mencakup jumlah korban, kerusakan rumah, lahan pertanian, ternak, hingga fasilitas umum lainnya.

Portal ini juga dirancang terbuka sehingga dapat diakses oleh berbagai kalangan, mulai dari pemerintah, akademisi, pelaku usaha, hingga media.

Dalam proses pengumpulan data, BPS Sumut turut melakukan pemetaan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak bencana. Pendataan tersebut dilakukan melalui verifikasi lapangan saat kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Kami juga melakukan pelacakan terhadap bangunan usaha yang rusak, yang masih beroperasi maupun yang sudah tidak ada lagi. Tim kami melakukan ground check di wilayah terdampak seperti Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan,” jelas Asim.

Data tersebut, lanjutnya, akan menjadi salah satu referensi dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang direncanakan berlangsung pada 2026.

Selain dashboard kebencanaan, portal PASADA juga mulai mengembangkan sistem visualisasi data terkait penyalahgunaan narkoba di Sumatera Utara.

Asim menjelaskan bahwa data tersebut nantinya bersumber dari aparat keamanan di tingkat desa yang memiliki informasi langsung mengenai kondisi di wilayah masing-masing.

“Dashboard tersebut sedang dikembangkan. Data akan bersumber dari aparat keamanan seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang mengetahui kondisi di lapangan. BPS menyiapkan perangkat sistemnya, sementara operasionalnya akan dijalankan oleh BNN provinsi,” ujarnya.

Ia berharap portal PASADA dapat menjadi pusat integrasi data di Sumatera Utara sehingga seluruh informasi strategis dapat dimanfaatkan untuk perencanaan pembangunan yang lebih akurat dan berbasis data.

“Portal ini dirancang sebagai sistem terintegrasi yang memungkinkan perangkat daerah mengelola sekaligus mempublikasikan data secara terbuka dengan berbagai bentuk visualisasi yang mudah dipahami,” kata Asim. (AP/red)

Berita Terkait

Usai Salat Jumat, Kasat Narkoba Polres Siantar Ingatkan Remaja: Jangan Coba Narkoba
24 Rumah Warga Rusak Diterjang Angin Kencang di Pematang Bandar Simalungun
Pemprov Sumut dan BKN Percepat Pemulihan Arsip ASN Terdampak Bencana
Bobby Nasution Optimistis Kerja Sama Kesehatan Sumut-Korea Selatan Beri Manfaat Nyata
Rico Waas Minta PNM Tak Sekadar Salurkan Modal, tapi Bangun Usaha yang Sustain
5.654 Atlet Sudah Terdaftar di Porprovsu XII, 28 Cabor Perebutkan 2.683 Medali
Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang, 30 Bus Listrik Ditargetkan Beroperasi Penuh Desember
Wapres Gibran Hadiri Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Istana Merdeka

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Bobby Nasution Percepat Perbaikan Jalan Labusel–Rintis–Ujung Padang–Salingsing, Anggaran Rp 21,2 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Kapolda Sumut Pimpin Apel Konsolidasi Brimob, Tekankan Soliditas dan Loyalitas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Gerebek Lokasi Diduga Transaksi Narkoba di Marelan, 4 Pria Diamankan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Gibran Dorong Kolaborasi SMK dan Industri untuk Tingkatkan Daya Saing SDM Muda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Sambut HUT ke-78 GPIB Immanuel, Rico Waas Apresiasi Rencana Ruang Doa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Pemprov Sumut Lakukan Modifikasi Cuaca, Sasar Hujan untuk Kurangi Kabut Asap

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemprov Sumut Siapkan Taman Kehati 14 Hektare di Kwala Bekala

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Jumat Keliling di Masjid Raya Al-Mashun, Sonny Irawan Tekankan Bahaya Narkoba

Berita Terbaru