Satgas MBG Simalungun Temukan Masalah Limbah hingga Fasilitas di Dapur SPPG Raya

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 23 April 2026 - 10:07 WIB

40280 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Simalungun menemukan sejumlah catatan perbaikan saat memantau tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Raya, Rabu, 22 April 2026.

Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Simalungun menemukan sejumlah catatan perbaikan saat memantau tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Raya, Rabu, 22 April 2026.

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Simalungun menemukan sejumlah catatan perbaikan saat memantau tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Raya, Rabu, 22 April 2026.

Pemantauan dilakukan di tiga lokasi, yakni SPPG Bahapal Raya, SPPG Yayasan Karya Pangan Bergizi, dan SPPG Yayasan DS Cikoko. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan rutin untuk memastikan pelaksanaan program MBG berjalan sesuai standar.

Tim dipimpin Wakil Bupati Simalungun sekaligus Ketua Satgas MBG, Benny Gusman Sinaga. Ia bersama tim meninjau langsung proses pengolahan makanan, kualitas bahan baku, serta kesiapan fasilitas pendukung di setiap dapur.

Hasil pengecekan menunjukkan ketiga dapur telah melayani penerima manfaat, mayoritas anak usia sekolah. Namun, tim mencatat sejumlah aspek yang masih perlu diperbaiki.

Salah satu temuan utama berkaitan dengan pengelolaan limbah. Tim menilai sistem pembuangan belum sepenuhnya memenuhi standar kesehatan lingkungan karena masih terdapat endapan lemak pada kolam penampungan, sehingga belum layak dialirkan ke saluran umum.

Selain itu, tim menemukan kerusakan fasilitas, termasuk perangkat pemanas air (water heater) yang berfungsi untuk proses pencucian peralatan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu standar kebersihan jika tidak segera diperbaiki.

Aspek lain yang disorot adalah penataan tabung gas yang belum memenuhi standar keamanan. Penempatan yang tidak tertata dinilai berisiko dan perlu penyesuaian untuk meminimalkan potensi bahaya.

Dari sisi pasokan bahan baku, pengelola dapur menyampaikan kendala dalam memperoleh ikan laut segar akibat jarak distribusi. Sebagai alternatif, mereka menggunakan ikan beku untuk menjaga ketersediaan dan kualitas bahan.

Menanggapi temuan tersebut, Benny menegaskan seluruh pengelola dapur wajib segera melakukan perbaikan. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas makanan dan kebersihan lingkungan secara konsisten.

“Masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi, terutama pengelolaan limbah dan tahapan persiapan sebelum distribusi. Kami minta perbaikan segera dilakukan, dengan prioritas pada kualitas dan kebersihan makanan,” ujarnya.

Selain meninjau dapur, tim juga mengunjungi dua sekolah penerima manfaat, yakni SD Negeri 095157 dan SD Negeri 091316 Pematang Raya. Tim berinteraksi langsung dengan siswa untuk mengetahui tanggapan mereka terhadap makanan yang disajikan.

Sejumlah siswa menyampaikan bahwa makanan yang diterima memiliki rasa yang baik dan umumnya dikonsumsi hingga habis. Temuan ini menjadi indikator awal bahwa aspek cita rasa telah diterima oleh penerima manfaat.

Meski demikian, Satgas menegaskan evaluasi akan terus dilakukan secara berkala. Pihak sekolah diminta aktif menyampaikan masukan atau kendala yang ditemukan di lapangan.

“Kami membuka ruang bagi sekolah untuk menyampaikan setiap masukan agar perbaikan bisa segera dilakukan dan program ini terus berkembang,” kata Benny.

Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Satgas MBG menyatakan akan memperkuat pengawasan berjenjang guna memastikan setiap tahapan program memenuhi standar gizi, kebersihan, dan keamanan pangan. (AP/red)

Berita Terkait

PLN Pematangsiantar Perkuat Sinergi dengan Kapolres untuk Jaga Keamanan dan Keandalan Listrik
Ramses Walmanto Manurung Tampung Keluhan Warga soal Sampah dan Lampu Jalan Mati
Rakernas III PJS Digelar di Batam 4–5 November 2026, Bahas Pengesahan Lima Pedoman Organisasi
Borong Prestasi di Lima Kategori, TP PKK Asahan Jadi Juara Umum HKG Sumut
Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan
PN Bengkulu Vonis Yayan 12 Tahun Penjara dalam Perkara Persetubuhan Anak Menggunakan Sajam
Dana 67 Juta Belum Kembali, Warga Laporkan Oknum Polisi ke Polda Bengkulu
Panitia Pemilihan Rektor USI: Suara Senat Bukan Penentu Akhir, 3 Calon Rektor USI Ikuti Seluruh Tahapan Seleksi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:18 WIB

PLN Pematangsiantar Perkuat Sinergi dengan Kapolres untuk Jaga Keamanan dan Keandalan Listrik

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Ramses Walmanto Manurung Tampung Keluhan Warga soal Sampah dan Lampu Jalan Mati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Rakernas III PJS Digelar di Batam 4–5 November 2026, Bahas Pengesahan Lima Pedoman Organisasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Borong Prestasi di Lima Kategori, TP PKK Asahan Jadi Juara Umum HKG Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Dana 67 Juta Belum Kembali, Warga Laporkan Oknum Polisi ke Polda Bengkulu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Panitia Pemilihan Rektor USI: Suara Senat Bukan Penentu Akhir, 3 Calon Rektor USI Ikuti Seluruh Tahapan Seleksi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

Hidayati Laporkan Ratnawati ke Polda Bengkulu atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah

Berita Terbaru