380 Jemaah Kloter 32 Dilepas Wapres di Juanda, Layanan Makkah Route Jadi Kunci Kelancaran Haji

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 30 April 2026 - 18:26 WIB

40369 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung layanan percepatan keimigrasian Fast Track (Makkah Route) di Bandara Internasional Juanda, Kamis (30 April 2026).

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung layanan percepatan keimigrasian Fast Track (Makkah Route) di Bandara Internasional Juanda, Kamis (30 April 2026).

ATAPKOTA.COM – Pemerintah terus memastikan kelancaran penyelenggaraan ibadah haji melalui peningkatan layanan di titik keberangkatan. Dalam rangka itu, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung layanan percepatan keimigrasian Fast Track (Makkah Route) di Bandara Internasional Juanda, Kamis (30 April 2026), usai menjalankan agenda kerja di Kabupaten Trenggalek.

Kunjungan kerja di Kabupaten Sidoarjo ini difokuskan untuk memastikan proses pemberangkatan calon jemaah haji berjalan tertib, aman, dan efisien. Pemerintah, mengacu pada arahan Presiden Prabowo Subianto, menargetkan penyelenggaraan haji tahun ini berlangsung dengan standar pelayanan yang lebih transparan dan akuntabel.

Dalam peninjauan tersebut, Wapres memantau langsung alur layanan Makkah Route yang memungkinkan proses pemeriksaan dokumen keimigrasian dilakukan sejak di tanah air. Skema ini dinilai mampu memangkas waktu antrean setibanya di Arab Saudi.

Wapres juga menyempatkan diri berdialog dengan para jemaah serta melepas keberangkatan Kloter 32 Embarkasi Surabaya (SUB) yang berjumlah 380 orang, berasal dari Kabupaten Lamongan dan Tulungagung. Interaksi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kesiapan fisik dan mental jemaah sebelum berangkat.

Dalam keterangannya, Wapres menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Arab Saudi atas dukungan layanan tersebut. Ia menilai fasilitas Makkah Route memberikan kemudahan signifikan bagi jemaah Indonesia.

“Layanan ini membantu mempercepat proses keberangkatan. Pemerintah menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan,” ujarnya kepada awak media.

Selain itu, Wapres juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Ia berharap seluruh proses ibadah dapat berlangsung lancar.

Secara terpisah, Supervisor Humas Makkah Route, Muhammad Al Syarif, menjelaskan bahwa layanan tersebut telah diterapkan di Indonesia sejak 2018 dan terus diperluas. Di Bandara Juanda sendiri, layanan ini telah berjalan selama tiga tahun terakhir.

Ia menuturkan, tujuan utama program Makkah Route adalah mempermudah proses keimigrasian jemaah sejak dari Indonesia. Dengan demikian, setibanya di Arab Saudi, jemaah dapat langsung melanjutkan perjalanan ke hotel tanpa harus mengantre di bandara.

“Seluruh proses keimigrasian diselesaikan di Indonesia sehingga jemaah bisa lebih cepat menuju akomodasi setibanya di Arab Saudi,” jelasnya.

Saat ini, layanan Makkah Route tersedia di beberapa embarkasi utama di Indonesia, antara lain Jakarta, Solo, Surabaya, dan Makassar.

Turut mendampingi Wapres dalam peninjauan tersebut antara lain Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf; Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak; serta sejumlah pejabat otoritas bandara dan pengelola layanan haji. (Edo/red)

Berita Terkait

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian
Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel
Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan
TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding
Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Sambut Kapolda Sonny Irawan, Bobby Nasution Dorong Sinergi Polda dan Pemprov Sumut
Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas
Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:32 WIB

TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Polsek Bandar Huluan Respons Cepat Aduan Dugaan Percobaan Pencurian di Islamic Center

Berita Terbaru