Kades Lulus Pelatihan Basarnas Akan Dapat Insentif dari Bobby Nasution, Ini Alasannya

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:00 WIB

4030 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumut, Bobby Nasution menghadiri Pelatihan Potensi Pencarian dan Pertolongan di Permukaan Air yang dibuka secara langsung oleh Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI M. Syafi'i di Aula Raja Inal, lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30, Medan, Selasa (9/6/2026).

Gubernur Sumut, Bobby Nasution menghadiri Pelatihan Potensi Pencarian dan Pertolongan di Permukaan Air yang dibuka secara langsung oleh Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI M. Syafi'i di Aula Raja Inal, lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30, Medan, Selasa (9/6/2026).

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyiapkan insentif tambahan bagi kepala desa yang lulus dan memperoleh sertifikat Pelatihan Potensi Pencarian dan Pertolongan di Permukaan Air dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana hingga ke tingkat desa, terutama dalam menghadapi banjir, longsor, dan bencana hidrometeorologi lainnya yang kerap terjadi di sejumlah wilayah Sumut.

Bobby Nasution menyampaikan hal itu usai membuka Pelatihan Potensi Pencarian dan Pertolongan di Permukaan Air Basarnas di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Selasa, 9 Juni 2026.

Menurut Bobby, berbagai bencana yang melanda Sumatera Utara dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pentingnya kemampuan aparatur desa dalam melakukan penyelamatan warga saat kondisi darurat.

“Kita akan memberikan insentif kepada kepala desa yang dinyatakan lulus dan memiliki sertifikat dari Basarnas. Jika kita tidak bisa mencegah terjadinya bencana, paling tidak kita harus mampu menyelamatkan jiwa masyarakat,” ujar Bobby.

Ia menilai kepala desa memiliki peran strategis sebagai garda terdepan ketika bencana terjadi, terutama di wilayah yang sulit dijangkau petugas penyelamat dalam waktu cepat.

Dalam kesempatan itu, Bobby juga menceritakan pengalamannya saat meninjau daerah terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Selatan pada akhir 2025.

Meski lebih dari separuh wilayah desa terdampak mengalami kerusakan akibat bencana, tidak ditemukan korban meninggal dunia.

“Ketika saya bertanya kepada kepala desanya, beliau menyampaikan pernah mengikuti pelatihan Basarnas dan menerapkan ilmu yang diperoleh saat terjadi bencana. Hasilnya, tidak ada korban jiwa meskipun kerusakan cukup besar,” katanya.

Bobby menilai pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa peningkatan kapasitas aparatur desa dapat berkontribusi langsung dalam mengurangi risiko korban saat bencana terjadi.

Sementara itu, Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengatakan penanganan kedaruratan tidak mungkin dilakukan oleh Basarnas tanpa dukungan berbagai pihak.

Menurutnya, jumlah personel Basarnas saat ini masih jauh dari kebutuhan ideal untuk menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

“Kami memiliki sekitar 6.500 personel, sementara kebutuhan ideal mencapai 29.000 personel. Karena itu kami terus membangun sinergi dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kepala desa menjadi ujung tombak dalam kondisi darurat di wilayah masing-masing,” ujar Mohammad Syafii.

Pelatihan tersebut diikuti perangkat desa dari berbagai daerah di Sumatera Utara dan bertujuan meningkatkan kemampuan pencarian, pertolongan, serta evakuasi korban saat terjadi bencana di wilayah perairan maupun banjir.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, Kepala Pusat Pelatihan SDM Basarnas Anggit Mulyo Santoso, Sultan Deli XIV Tuanku Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah, perwakilan bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, serta jajaran Basarnas RI. (AP/red)

Berita Terkait

Bupati Asahan Sambut 240 Jamaah Haji Kloter 7, Satu Jamaah Masih Dirawat di Makkah
Sumut Tumbuh 4,98 Persen di Tengah Gejolak Global, Event Internasional Jadi Motor Ekonomi
Wesly Silalahi Apresiasi Polres Pematangsiantar, Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Bandar Narkoba
9 Ruas Jalan Provinsi di Simalungun Segera Diperbaiki, Anton Saragih Tinjau Lokasi Proyek
234 Jamaah Haji Asahan Tiba di Tanah Air, Wakil Bupati Rianto Sambut Langsung
Polres Pematangsiantar Musnahkan 77 Kg Ganja dan 1 Kg Sabu, Klaim Selamatkan 236 Ribu Jiwa
Momen Rico Waas Ajak Peserta Khitanan Massal Kuis dan Bagi Uang Saku di Medan
DPRD Simalungun Sampaikan Rekomendasi LKPj 2025, Ini Pesan untuk Pemerintahan Anton Saragih

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:30 WIB

Bupati Asahan Sambut 240 Jamaah Haji Kloter 7, Satu Jamaah Masih Dirawat di Makkah

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:40 WIB

Sumut Tumbuh 4,98 Persen di Tengah Gejolak Global, Event Internasional Jadi Motor Ekonomi

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:22 WIB

Wesly Silalahi Apresiasi Polres Pematangsiantar, Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Bandar Narkoba

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:05 WIB

9 Ruas Jalan Provinsi di Simalungun Segera Diperbaiki, Anton Saragih Tinjau Lokasi Proyek

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:00 WIB

234 Jamaah Haji Asahan Tiba di Tanah Air, Wakil Bupati Rianto Sambut Langsung

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:00 WIB

Polres Pematangsiantar Musnahkan 77 Kg Ganja dan 1 Kg Sabu, Klaim Selamatkan 236 Ribu Jiwa

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:00 WIB

Momen Rico Waas Ajak Peserta Khitanan Massal Kuis dan Bagi Uang Saku di Medan

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:50 WIB

DPRD Simalungun Sampaikan Rekomendasi LKPj 2025, Ini Pesan untuk Pemerintahan Anton Saragih

Berita Terbaru