Perumda Tirta Uli Setor Dividen 1,35 Miliar ke Pemko Pematangsiantar, Laba 2025 Tembus 2,8 Miliar

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:40 WIB

40170 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) menghadiri Rapat Laporan Tahunan Perumda Air Minum Tirta Uli dan Penetapan Dividen Tahun Buku 2025. Rapat berlangsung di Aula Kantor Perumda Air Minum Tirta Uli, Jalan Porsea Kelurahan Teladan Kecamatan Siantar Barat, Selasa (09/06/2026).

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) menghadiri Rapat Laporan Tahunan Perumda Air Minum Tirta Uli dan Penetapan Dividen Tahun Buku 2025. Rapat berlangsung di Aula Kantor Perumda Air Minum Tirta Uli, Jalan Porsea Kelurahan Teladan Kecamatan Siantar Barat, Selasa (09/06/2026).

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Perumda Air Minum Tirta Uli mencatatkan kinerja positif sepanjang Tahun Buku 2025 dengan membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp2,8 miliar. Dari capaian tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar ditetapkan menerima dividen sebesar Rp1,351 miliar atau sekitar 48,13 persen dari laba bersih perusahaan.

Penetapan dividen tersebut disahkan dalam Rapat Laporan Tahunan dan Penetapan Dividen Perumda Air Minum Tirta Uli Tahun Buku 2025 yang dihadiri Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM), di Aula Kantor Perumda Air Minum Tirta Uli, Jalan Porsea, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Selasa, 9 Juni 2026.

Dalam rapat tersebut, manajemen Perumda Air Minum Tirta Uli melaporkan laba bersih setelah pajak tahun 2025 mencapai Rp 2.806.700.614. Sementara itu, dividen yang disetorkan kepada Pemko Pematangsiantar ditetapkan sebesar Rp 1.351.000.000.

Dalam arahannya, Wesly menegaskan bahwa Perumda Air Minum Tirta Uli harus terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan yang sehat dan profesional.

Menurutnya, terdapat tiga aspek utama yang harus menjadi perhatian perusahaan, yakni kualitas air yang aman dan memenuhi standar mutu, kuantitas pasokan yang mencukupi kebutuhan masyarakat, serta kontinuitas distribusi air yang berlangsung selama 24 jam.

Selain itu, Wesly juga menyoroti pentingnya penerapan Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM), penurunan tingkat kehilangan air, serta percepatan digitalisasi layanan perusahaan.

“Digitalisasi harus terus diperkuat, baik dalam sistem pencatatan meter air, pemantauan debit secara real time, maupun sistem pembayaran yang lebih mudah dan terintegrasi,” ujarnya.

Wesly berharap Perumda Air Minum Tirta Uli mampu meningkatkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Pematangsiantar.

Ia juga mengapresiasi capaian perusahaan yang dalam dua tahun terakhir memperoleh predikat berkinerja baik dan masuk kategori perusahaan sehat berdasarkan hasil penilaian Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumatera Utara.

Selain itu, Perumda Air Minum Tirta Uli juga berhasil meraih penghargaan TOP BUMD Awards 2026 yang diserahkan di Jakarta pada April lalu.

“Saya berharap Perumda Air Minum Tirta Uli semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat demi mewujudkan Kota Pematangsiantar yang cerdas, sehat, kreatif, dan selaras,” kata Wesly.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Uli, Arianto, S.T., M.M., menjelaskan penyusunan Laporan Tahunan Tahun Buku 2025 merupakan bentuk pertanggungjawaban perusahaan kepada Kuasa Pemilik Modal sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah.

Ia menyebut laporan keuangan tahun 2025 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Gideon Adi dan Rekan, kemudian dibahas bersama direksi serta mendapat persetujuan Dewan Pengawas.

Berdasarkan laporan yang dipaparkan, realisasi pendapatan perusahaan sepanjang tahun 2025 mencapai Rp 74,94 miliar atau 99,33 persen dari target RKAP sebesar Rp 75,45 miliar.

Sementara itu, realisasi biaya operasional tercatat Rp 72,14 miliar atau 98,85 persen dari anggaran yang ditetapkan sebesar Rp 72,97 miliar.

Dari hasil tersebut, perusahaan berhasil membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 2,8 miliar atau mencapai 113,22 persen dari target yang ditetapkan dalam RKAP.

Arianto menjelaskan besaran dividen yang disetorkan kepada Pemko Pematangsiantar telah mengacu pada Peraturan Daerah Kota Pematangsiantar Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perumda Air Minum Tirta Uli.

“Atas dasar ketentuan tersebut, kami mengajukan pengesahan pembagian dividen Tahun Buku 2025 kepada Pemerintah Kota Pematangsiantar sebesar Rp 1.351.000.000 atau 48,13 persen dari laba bersih setelah pajak,” ujarnya.

Ia menambahkan, besaran dividen tersebut telah dibahas bersama jajaran direksi, dewan pengawas, dan Pemerintah Kota Pematangsiantar sebelum ditetapkan dalam rapat.

Usai rapat, dilakukan penandatanganan Laporan Tahunan dan Penetapan Dividen Perumda Air Minum Tirta Uli Tahun Buku 2025, dilanjutkan dengan penyerahan dividen secara simbolis kepada Pemko Pematangsiantar serta penyerahan Surat Keputusan Penetapan Dividen.

Sebagai perbandingan, pada Tahun Buku 2024 Perumda Air Minum Tirta Uli membukukan laba sebesar Rp 2,47 miliar dengan setoran dividen kepada Pemko Pematangsiantar sebesar Rp 1 miliar. Dengan demikian, nilai dividen tahun ini mengalami peningkatan sebesar Rp 351 juta. (AP/red)

Berita Terkait

PLN Pematangsiantar Perkuat Sinergi dengan Kapolres untuk Jaga Keamanan dan Keandalan Listrik
Ramses Walmanto Manurung Tampung Keluhan Warga soal Sampah dan Lampu Jalan Mati
Rakernas III PJS Digelar di Batam 4–5 November 2026, Bahas Pengesahan Lima Pedoman Organisasi
Borong Prestasi di Lima Kategori, TP PKK Asahan Jadi Juara Umum HKG Sumut
Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan
PN Bengkulu Vonis Yayan 12 Tahun Penjara dalam Perkara Persetubuhan Anak Menggunakan Sajam
Dana 67 Juta Belum Kembali, Warga Laporkan Oknum Polisi ke Polda Bengkulu
Panitia Pemilihan Rektor USI: Suara Senat Bukan Penentu Akhir, 3 Calon Rektor USI Ikuti Seluruh Tahapan Seleksi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:18 WIB

PLN Pematangsiantar Perkuat Sinergi dengan Kapolres untuk Jaga Keamanan dan Keandalan Listrik

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Ramses Walmanto Manurung Tampung Keluhan Warga soal Sampah dan Lampu Jalan Mati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Rakernas III PJS Digelar di Batam 4–5 November 2026, Bahas Pengesahan Lima Pedoman Organisasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Borong Prestasi di Lima Kategori, TP PKK Asahan Jadi Juara Umum HKG Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Dana 67 Juta Belum Kembali, Warga Laporkan Oknum Polisi ke Polda Bengkulu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Panitia Pemilihan Rektor USI: Suara Senat Bukan Penentu Akhir, 3 Calon Rektor USI Ikuti Seluruh Tahapan Seleksi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

Hidayati Laporkan Ratnawati ke Polda Bengkulu atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah

Berita Terbaru