Home / BALI / NEWS

Dari Bali, Firman Jaya Daeli Serukan Pembangunan Peradaban Indonesia Berbasis SDM, Budaya, dan Hukum

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:50 WIB

4083 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia, Firman Jaya Daeli (Kanan).

Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia, Firman Jaya Daeli (Kanan).

ATAPKOTA.COM, DENPASAR – Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia, Firman Jaya Daeli, menegaskan bahwa pembangunan Indonesia tidak cukup hanya bertumpu pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, kemajuan bangsa harus dibangun melalui penguatan pendidikan, kebudayaan, penegakan hukum, kualitas sumber daya manusia (SDM), serta tata kelola pemerintahan yang baik.

Hal tersebut disampaikan Firman dalam rangkaian agenda diskusi, kunjungan kelembagaan, dan pertemuan lintas profesi di Bali pada 15–16 Juni 2026.

Salah satu agenda utama adalah pertemuan bersama Gubernur Bali Wayan Koster di Rumah Jabatan Jaya Sabha, Denpasar. Dalam suasana penuh keakraban, keduanya membahas berbagai isu strategis mengenai pembangunan daerah, peningkatan kualitas SDM, serta penguatan identitas budaya sebagai fondasi kemajuan bangsa.

Firman menilai kepemimpinan Wayan Koster menunjukkan konsistensi dalam membangun Bali melalui visi yang menempatkan kebudayaan, kualitas manusia, dan kemandirian daerah sebagai prioritas pembangunan.

“Pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan suatu daerah membangun karakter, budaya, dan kualitas manusianya. Di sinilah peradaban dibangun,” ujar Firman.

Selain bertemu Gubernur Bali, Firman juga menggelar diskusi strategis bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Bali Setiawan Budi Cahyono di Kantor Kejaksaan Tinggi Bali.

Pertemuan tersebut membahas penguatan konstitusionalitas, kapasitas kelembagaan penegak hukum, serta peran strategis institusi kejaksaan dalam menjaga kepastian hukum sebagai fondasi pembangunan nasional.

Menurut Firman, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada sinergi antara kepemimpinan pemerintahan dan lembaga penegak hukum.

“Pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan tata kelola yang kuat, kepastian hukum yang terjaga, serta institusi negara yang profesional dan berintegritas,” katanya.

Sebagai tokoh yang pernah terlibat dalam penyusunan berbagai regulasi strategis nasional, seperti Undang-Undang Kejaksaan, Kepolisian, Kehakiman, Pertahanan Negara, Pemerintahan Daerah, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firman menegaskan bahwa kemajuan bangsa harus ditopang oleh institusi yang kuat.

“Peradaban yang maju lahir dari kepemimpinan yang visioner, institusi yang kuat, hukum yang berkeadilan, pendidikan yang berkualitas, dan kebudayaan yang hidup di tengah masyarakat,” tegasnya.

Dalam kunjungannya ke Bali, Firman juga berdialog dengan akademisi, profesional, tokoh masyarakat, dan aktivis yang memiliki perhatian terhadap pembangunan nasional.

Ia turut mengunjungi Program Pascasarjana Universitas Udayana sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dengan berbagai sektor pembangunan.

Menurut Firman, Bali memiliki modal sosial, budaya, dan intelektual yang besar sehingga tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata dunia, tetapi juga berpotensi menjadi pusat lahirnya berbagai gagasan kebangsaan.

“Bali mengajarkan bahwa kemajuan dapat berjalan beriringan dengan kebudayaan, hukum, pendidikan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Dari Bali, kita dapat membangun inspirasi besar untuk memperkuat peradaban Indonesia yang maju, berkeadilan, dan bermartabat,” ungkapnya.

Firman menilai pembangunan Indonesia ke depan harus diarahkan pada penguatan fondasi peradaban melalui pendidikan, kebudayaan, hukum, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar bangsa mampu bersaing di tingkat global tanpa kehilangan jati diri.

Kontributor : M.Fiqri-atapkota.

Berita Terkait

Aksi di Kantor PTPN IV Regional II, Aliansi Wartawan Tuntut Copot Panuturan Marpaung
Aliansi Wartawan Gelar Aksi di Polda Sumut, Desak Penanganan Dugaan Ancaman terhadap Jurnalis
Peresmian Aula SMP Bintang Timur, Pemko Pematangsiantar Tekankan Pendidikan Berkarakter
Hadiri Musda XI Golkar Asahan, Bupati Taufik Harapkan Sinergi Pembangunan
Bupati Asahan Sambut Safari Anak Gaza, Serahkan Bantuan Uang Tunai
Sabulan Diusulkan Jadi Kampung Kreatif, Pemkab Samosir Bidik Pengembangan Wisata dan UMKM
Polres Simalungun Salurkan Sembako untuk 70 Warga, Tampung Keluhan soal Narkoba dan Lapangan Kerja
Polsek Dolok Batu Nanggar dan SMK Al Washliyah 7 Serbalawan Teken MoU Cegah Bullying

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Aksi di Kantor PTPN IV Regional II, Aliansi Wartawan Tuntut Copot Panuturan Marpaung

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Aliansi Wartawan Gelar Aksi di Polda Sumut, Desak Penanganan Dugaan Ancaman terhadap Jurnalis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Peresmian Aula SMP Bintang Timur, Pemko Pematangsiantar Tekankan Pendidikan Berkarakter

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Hadiri Musda XI Golkar Asahan, Bupati Taufik Harapkan Sinergi Pembangunan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Bupati Asahan Sambut Safari Anak Gaza, Serahkan Bantuan Uang Tunai

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:50 WIB

Polres Simalungun Salurkan Sembako untuk 70 Warga, Tampung Keluhan soal Narkoba dan Lapangan Kerja

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Polsek Dolok Batu Nanggar dan SMK Al Washliyah 7 Serbalawan Teken MoU Cegah Bullying

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:37 WIB

ISW Adukan Dugaan Ijazah Chairuddin Lubis ke Bareskrim Polri

Berita Terbaru