Sekda Simalungun Ajak Pelajar Menabung Sejak Dini, Literasi Keuangan Jadi Bekal Masa Depan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:25 WIB

40123 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Simalungun mengajak pelajar menabung sejak dini dalam Road to Hari Indonesia Menabung 2026.

Sekda Simalungun mengajak pelajar menabung sejak dini dalam Road to Hari Indonesia Menabung 2026.

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, mengajak para pelajar untuk mulai membiasakan diri menabung sejak usia dini sebagai langkah membangun masa depan yang lebih baik dan terencana.

Ajakan tersebut disampaikan Mixnon Andreas Simamora saat mewakili Bupati Simalungun membuka kegiatan Edukasi Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Edukasi Keuangan bagi pelajar SD dan SMP di Balai Harungguan Tuan Rondahaim Saragih, Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan yang digelar dalam rangka Road to Hari Indonesia Menabung (HIM) Tahun 2026 itu bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang bijak, pentingnya budaya menabung, serta perlindungan konsumen pada sektor jasa keuangan.

Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa menabung bukan sekadar menyisihkan uang, melainkan kebiasaan positif yang mampu membentuk karakter disiplin, kemampuan merencanakan masa depan, serta tanggung jawab dalam mengelola keuangan.

“Mulailah menabung sedikit demi sedikit dan dilakukan secara berkelanjutan. Kebiasaan ini menjadi bekal penting untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” ujar Mixnon.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang selama ini aktif mendorong masyarakat memanfaatkan layanan keuangan formal secara aman, tepat, dan bertanggung jawab.

Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, Sekda mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai risiko kejahatan keuangan, seperti investasi ilegal, pinjaman online bermasalah, pencurian data pribadi, hingga berbagai bentuk penipuan digital lainnya.

Menurutnya, peningkatan literasi keuangan menjadi salah satu langkah penting untuk melindungi masyarakat dari potensi kerugian akibat praktik-praktik keuangan yang tidak bertanggung jawab.

Kepada para ASN, Sekda berharap edukasi yang diberikan dapat meningkatkan pemahaman mengenai hak dan kewajiban sebagai konsumen jasa keuangan. ASN juga diharapkan mampu memilih produk keuangan sesuai kebutuhan serta menjadi sumber informasi yang benar di lingkungan masyarakat.

Sementara bagi para pelajar, kegiatan tersebut dinilai sebagai investasi jangka panjang dalam membentuk generasi yang cerdas, mandiri, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan sejak dini.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Direktur Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara, Yovvi Sukandar, memaparkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Tahun 2025. Berdasarkan survei tersebut, indeks literasi keuangan nasional mencapai 66,4 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan berada pada angka 80,51 persen.

Yovvi menjelaskan bahwa Hari Indonesia Menabung telah ditetapkan pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 2019 sebagai upaya membangun budaya menyiapkan masa depan melalui kebiasaan menabung.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu melakukan pengecekan sebelum menerima tawaran investasi. Menurutnya, terdapat dua hal penting yang harus dipastikan, yakni legalitas penyelenggara jasa keuangan dan kewajaran keuntungan yang ditawarkan.

“Jika menerima tawaran investasi, pastikan lembaganya memiliki izin resmi dan keuntungan yang dijanjikan masuk akal. Apabila menemukan indikasi penipuan atau menjadi korban, masyarakat dapat menghubungi layanan OJK melalui kontak 157,” jelasnya.

Sebagai penutup kegiatan, Bank Sumut menyerahkan tabungan secara simbolis kepada perwakilan pelajar. Penyerahan dilakukan oleh Sekda Simalungun bersama jajaran OJK Sumatera Utara, Bursa Efek Indonesia (BEI) Wilayah Sumatera Utara, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang hadir dalam kegiatan tersebut. (AP/red)

Berita Terkait

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian
Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel
Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan
TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding
Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Sambut Kapolda Sonny Irawan, Bobby Nasution Dorong Sinergi Polda dan Pemprov Sumut
Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas
Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:32 WIB

TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Polsek Bandar Huluan Respons Cepat Aduan Dugaan Percobaan Pencurian di Islamic Center

Berita Terbaru