Presiden Prabowo Terima Lencana Emas Adi Bhakti Tani Nelayan Maha Utama dari KTNA Nasional

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 25 Juni 2026 - 03:51 WIB

40115 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo menerima Lencana Emas Adi Bhakti Tani Nelayan Maha Utama dari KTNA Nasional pada PENAS XVII 2026 di Gorontalo.

Presiden Prabowo menerima Lencana Emas Adi Bhakti Tani Nelayan Maha Utama dari KTNA Nasional pada PENAS XVII 2026 di Gorontalo.

ATAPKOTA.COM, GORONTALO – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima penghargaan Lencana Emas Adi Bhakti Tani Nelayan Maha Utama dari Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional dalam puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 yang berlangsung di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas perhatian, dukungan, dan komitmen Presiden Prabowo terhadap penguatan sektor pertanian dan perikanan nasional yang dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan Indonesia.

Lencana emas diserahkan langsung oleh Ketua Panitia PENAS XVII sekaligus Ketua Umum KTNA Nasional, Muhammad Yadi Sofyan Noor, di hadapan ribuan peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Muhammad Yadi Sofyan Noor menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas perhatian yang diberikan kepada petani dan nelayan selama ini.

Menurutnya, sektor pertanian dan perikanan membutuhkan dukungan berkelanjutan dari pemerintah agar mampu menjadi fondasi utama dalam mewujudkan swasembada pangan nasional yang berkelanjutan.

“Atas nama keluarga besar Kontak Tani Nelayan Andalan Indonesia, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas perhatian, kepedulian, dukungan, serta keberpihakannya kepada petani dan nelayan Indonesia,” ujar Yadi.

Ia menilai kehadiran Presiden Prabowo pada PENAS XVII menjadi bentuk dukungan moral sekaligus motivasi bagi petani dan nelayan untuk terus berinovasi dan meningkatkan produktivitas.

Menurut Yadi, PENAS merupakan forum strategis yang mempertemukan petani, nelayan, penyuluh, akademisi, pelaku usaha, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun kolaborasi demi memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kehadiran Bapak Presiden menjadi kehormatan sekaligus penyemangat bagi kami untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi dalam pembangunan sektor pertanian Indonesia,” katanya.

Menanggapi penghargaan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh petani dan nelayan Indonesia yang selama ini menjadi ujung tombak produksi pangan nasional.

Presiden menegaskan bahwa keberhasilan Indonesia dalam menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan tidak dapat dilepaskan dari kerja keras para petani dan nelayan yang setiap hari bekerja memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh petani dan nelayan Indonesia atas kerja keras dan pengabdiannya. Saudara-saudara telah menunjukkan semangat yang luar biasa sebagai produsen pangan dan menjadi tulang punggung Republik Indonesia,” ujar Prabowo.

Presiden juga mengingatkan bahwa tantangan sektor pangan ke depan masih cukup besar sehingga diperlukan kerja sama seluruh pihak untuk memperkuat kemandirian pangan nasional.

Penganugerahan Lencana Emas Adi Bhakti Tani Nelayan Maha Utama kepada Presiden Prabowo menjadi salah satu rangkaian penting dalam puncak PENAS XVII Tahun 2026 yang dihadiri ribuan petani, nelayan, penyuluh, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan sektor pangan dari seluruh Indonesia.

Melalui momentum tersebut, pemerintah bersama para pelaku sektor pertanian dan perikanan diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi guna mewujudkan swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan di seluruh Tanah Air. (AP/red)

Berita Terkait

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian
Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel
Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan
TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding
Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Sambut Kapolda Sonny Irawan, Bobby Nasution Dorong Sinergi Polda dan Pemprov Sumut
Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas
Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:32 WIB

TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Polsek Bandar Huluan Respons Cepat Aduan Dugaan Percobaan Pencurian di Islamic Center

Berita Terbaru