Bekali Camat, Pj Sekdaprov Sumut Tegaskan Integritas ASN Harus 100 Persen

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:50 WIB

40134 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Daerah Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap sebagai Narasumber Diklat Pemerintahan dan Kepamongprajaan bagi Camat Angkatan II Tahun Anggaran 2026 di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumut Jalan Ngalengko Nomor 1 Medan, Jumat (26/6/2026).

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Daerah Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap sebagai Narasumber Diklat Pemerintahan dan Kepamongprajaan bagi Camat Angkatan II Tahun Anggaran 2026 di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumut Jalan Ngalengko Nomor 1 Medan, Jumat (26/6/2026).

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama yang wajib dimiliki setiap camat dalam menjalankan roda pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemerintahan dan Kepamongprajaan bagi para camat di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumut, Jalan Ngalengko, Medan, Jumat (26/6/2026).

Dalam arahannya, Sulaiman menekankan bahwa integritas tidak dapat dikompromikan. Menurutnya, apabila integritas diukur dalam skala 1 hingga 100, maka setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mampu mempertahankan nilai sempurna.

“Integritas tidak bisa ditawar. Nilainya harus 100 persen. ASN yang memiliki integritas akan bekerja secara akuntabel, profesional, dan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujar Sulaiman.

Ia menjelaskan, camat memiliki posisi strategis sebagai pemimpin wilayah sekaligus perpanjangan tangan pemerintah yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Karena itu, seorang camat dituntut memahami berbagai persoalan yang berkembang di wilayah kerjanya.

“Seorang camat pada hakikatnya bertugas selama 24 jam karena menjadi kepala wilayah. Berbagai persoalan masyarakat, mulai dari urusan sosial, pemerintahan hingga pembangunan, harus diketahui dan direspons dengan cepat,” katanya.

Selain menekankan pentingnya integritas, Sulaiman mengingatkan agar setiap ASN tidak menjadikan jabatan sebagai tujuan akhir dalam berkarier. Menurutnya, jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab sekaligus menjadi sarana untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga mendorong para camat membangun budaya inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, inovasi tidak selalu identik dengan penggunaan teknologi, tetapi berawal dari kemauan untuk mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Inovasi lahir dari kemauan untuk menyelesaikan masalah. Jika ada persoalan di wilayah, jangan hanya melihat hambatannya, tetapi pikirkan solusi dan lakukan langkah nyata,” ujarnya.

Menutup arahannya, Sulaiman mengajak seluruh camat meninggalkan pola pikir lama, terus meningkatkan kompetensi, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk mempercepat transformasi digital dalam pelayanan publik.

Menurutnya, integritas tidak cukup hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. (AP/red)

Berita Terkait

Sebaran Asap Meluas di Sumut, BMKG Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
Wapres Gibran Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Pariwisata Indonesia
Bupati Asahan Evaluasi Program MBG, Pengawasan Kualitas Makanan Jadi Prioritas
Final Piala Wali Kota Pematangsiantar 2026, SMAN 2 Menang Telak atas SMAN 5
Medan Dapat 898 Unit Bedah Rumah, Rico Waas Targetkan Rampung Desember 2026
Polisi Bongkar Gelanggang Diduga untuk Sabung Ayam di Simalungun, Pemilik Rumah Tak Ada
MFCF 2026 Angkat Ulos ke Panggung Fesyen Modern, Rico Waas Bidik Pasar Internasional
RAPBD Medan 2027 Prioritaskan Banjir, Insentif Guru Honorer, dan Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Sebaran Asap Meluas di Sumut, BMKG Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:45 WIB

Wapres Gibran Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Pariwisata Indonesia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:45 WIB

Bupati Asahan Evaluasi Program MBG, Pengawasan Kualitas Makanan Jadi Prioritas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Final Piala Wali Kota Pematangsiantar 2026, SMAN 2 Menang Telak atas SMAN 5

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Medan Dapat 898 Unit Bedah Rumah, Rico Waas Targetkan Rampung Desember 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:18 WIB

MFCF 2026 Angkat Ulos ke Panggung Fesyen Modern, Rico Waas Bidik Pasar Internasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:14 WIB

RAPBD Medan 2027 Prioritaskan Banjir, Insentif Guru Honorer, dan Layanan Kesehatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Bobby Nasution Temui Kejati Sumut, Evaluasi Pembangunan 2026 dan Bahas Rencana 2027

Berita Terbaru