Pemkab Samosir Genjot Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Target Cakupan 65 Persen pada 2026

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:21 WIB

4091 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Evaluasi Capaian Pelaksanaan dan Penyusunan Strategi Peningkatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang digelar di Aula Kantor Bupati Samosir, Selasa (30/6/2026).

Rapat Evaluasi Capaian Pelaksanaan dan Penyusunan Strategi Peningkatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang digelar di Aula Kantor Bupati Samosir, Selasa (30/6/2026).

ATAPKOTA.COM, SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir memperkuat strategi percepatan pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) guna mengejar target cakupan layanan sebesar 65 persen pada 2026. Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Evaluasi Capaian Pelaksanaan dan Penyusunan Strategi Peningkatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang digelar di Aula Kantor Bupati Samosir, Selasa (30/6/2026).

Rapat yang difasilitasi Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir itu menjadi forum evaluasi sekaligus penyusunan langkah konkret agar layanan pemeriksaan kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke wilayah pelosok.

Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, S.E., M.M., menegaskan bahwa Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia. Di tingkat daerah, program tersebut juga menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Samosir dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Ariston menargetkan seluruh warga Kabupaten Samosir dapat memperoleh akses pemeriksaan kesehatan tanpa dipungut biaya. Untuk mencapai target tersebut, menurutnya, dibutuhkan kerja sama lintas sektor mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah desa, hingga pemerintah kecamatan.

“Seluruh masyarakat harus memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Karena itu, diperlukan strategi yang terintegrasi dan kolaborasi seluruh elemen. Tim kesehatan juga harus menyusun jadwal pelayanan sehingga layanan dapat menjangkau seluruh desa hingga ke dusun agar tidak ada masyarakat yang terlewat,” tegas Ariston.

Ia menambahkan, pelayanan kesehatan harus dilakukan secara aktif dengan mendekatkan layanan kepada masyarakat, terutama di wilayah yang akses kesehatannya masih terbatas.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Samosir, Rajoki Simarmata, mengatakan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat merupakan salah satu fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Menurut Rajoki, Kabupaten Samosir telah mencapai status Universal Health Coverage (UHC) sehingga penguatan layanan kesehatan promotif dan preventif menjadi langkah strategis yang harus terus ditingkatkan.

Ia menjelaskan bahwa dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), penguatan sistem kesehatan menjadi salah satu fokus pembangunan daerah, termasuk melalui optimalisasi Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis.

“Puskesmas dan bidan desa merupakan garda terdepan dalam menjalankan program ini. Keberhasilan PKG membutuhkan kebijakan yang tepat, dukungan anggaran, serta komitmen bersama di setiap tingkatan pemerintahan. Kami mengajak masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis demi meningkatkan kualitas hidup,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir, dr. Dina Hutapea, memaparkan bahwa target capaian PKG pada 2026 ditetapkan sebesar 65 persen dari total sasaran penduduk.

Berdasarkan data aplikasi Satu Sehat Indonesiaku hingga 22 Juni 2026, jumlah masyarakat yang telah mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis mencapai 36.162 orang dari total sasaran 142.062 jiwa, atau sekitar 28,42 persen.

Menurut dr. Dina, program tersebut bertujuan mendeteksi berbagai penyakit sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum berkembang menjadi penyakit kronis yang membutuhkan biaya pengobatan lebih besar.

“Penyakit seperti kanker, tumor, maupun gangguan ginjal akan lebih mudah ditangani apabila ditemukan sejak dini. Dengan deteksi dini, kualitas hidup masyarakat dapat meningkat sekaligus mengurangi beban pembiayaan kesehatan. Anggaran yang dihemat nantinya dapat dialihkan untuk mendukung pembangunan sektor lainnya,” jelasnya.

Untuk mempercepat pencapaian target, Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir meluncurkan inovasi JEMPOL PKG (Jemput Bola Pemeriksaan Kesehatan Gratis). Melalui program tersebut, tim kesehatan akan mendatangi langsung wilayah-wilayah yang sulit dijangkau serta membuka layanan pemeriksaan kesehatan pada berbagai kegiatan masyarakat, termasuk pesta adat dan kegiatan desa.

Pemkab Samosir optimistis sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat mampu mendorong peningkatan cakupan layanan sehingga target PKG sebesar 65 persen pada 2026 dapat tercapai, bahkan melampaui sasaran yang telah ditetapkan.

Rapat evaluasi tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Samosir, Tunggul Sinaga, para camat, kepala desa, kepala puskesmas, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait. (AP/red)

Berita Terkait

Pemkab Samosir Bersama TNI dan Kementan Bangun 20 Jembatan, Irigasi 680 Hektare
Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Perdalam Pengetahuan Budaya
Galeri Mustika Deli Tarik Perhatian PIA Ardhya Garini, Produk UMKM Medan Terpusat Satu Pintu
Pemko Medan Percepat Rehabilitasi Pascabencana, Pekerjaan Fisik Terus Berjalan
15 Kasus Influenza A di Medan, Dinkes Minta Puskesmas dan Rumah Sakit Siaga
Rico Waas Dukung Revora 2026, Lapangan Merdeka Jadi Ruang Kreativitas Anak Muda
Usai Dilantik Prabowo, Sugiono, Arrmanatha, dan Sarmuji Ungkap Fokus Kerja
Usai Dilantik, Kapolri Suyudi Ungkap Program “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Pemkab Samosir Bersama TNI dan Kementan Bangun 20 Jembatan, Irigasi 680 Hektare

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Perdalam Pengetahuan Budaya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Galeri Mustika Deli Tarik Perhatian PIA Ardhya Garini, Produk UMKM Medan Terpusat Satu Pintu

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Pemko Medan Percepat Rehabilitasi Pascabencana, Pekerjaan Fisik Terus Berjalan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:01 WIB

15 Kasus Influenza A di Medan, Dinkes Minta Puskesmas dan Rumah Sakit Siaga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Usai Dilantik Prabowo, Sugiono, Arrmanatha, dan Sarmuji Ungkap Fokus Kerja

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:32 WIB

Usai Dilantik, Kapolri Suyudi Ungkap Program “Polisi Bersama Masyarakat”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Wahyu Hadiningrat Jadi Wakapolri

Berita Terbaru