ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat keimanan, meningkatkan ketakwaan, serta menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., saat menghadiri sekaligus membacakan sambutan Bupati Asahan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kabupaten Asahan di Masjid H. Agung Achmad Bakrie Kisaran, Senin (31/8/2026).
Rianto menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak semestinya berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut dapat menjadi sarana untuk mengingat kembali akhlak, perjuangan, dan tuntunan Rasulullah SAW yang relevan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam sambutan Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., yang dibacakannya, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang menghadiri kegiatan tersebut.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada hakikatnya bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meneladani akhlak, perjuangan, serta petunjuk yang telah diwariskan Rasulullah SAW,” demikian inti sambutan Bupati yang disampaikan Rianto.
Pemkab Asahan berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan tersebut diharapkan ikut membentuk masyarakat yang memiliki akhlak mulia, religius, serta mampu menjaga persatuan dan hubungan silaturahmi.
Pemerintah daerah juga menilai penguatan nilai keagamaan dan kebersamaan menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah. Melalui momentum Maulid Nabi, masyarakat diharapkan semakin memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan dalam mewujudkan Kabupaten Asahan yang sejahtera, religius, maju, dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan turut diisi penampilan santri dan santriwati binaan Buya Amiruddin dari Pondok Pesantren Baitul Mustaghfirin Al-Amir.
Alhafiz Haikal Fajar Pane mengawali rangkaian penampilan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an. Dalam kegiatan tersebut, Haikal disebut telah melaksanakan tasmi’ hafalan 25 juz dalam sekali duduk.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah singkat oleh Naya Berlian Setiawan, peraih Juara Dai Cilik TVRI Sumatera Utara Tahun 2024.
Tausiah utama disampaikan Al-Ustadz Buya Prof. Dr. KH. Amiruddin, MS., MA., MBA., Ph.D. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya membangun spiritualitas sebagai landasan moral dan pembentukan akhlak.
Selain itu, ia mengajak umat untuk menyikapi kemungkaran secara tegas dengan tetap mengedepankan cara-cara yang bijaksana. Kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW, menurutnya, perlu diwujudkan melalui pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.
Buya Amiruddin juga mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk membiasakan diri mempelajari Al-Qur’an sejak dini, termasuk melalui pembelajaran Iqra. Ia juga mengingatkan pentingnya terus menuntut ilmu dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dalam tausiah tersebut, masyarakat juga diajak mempererat silaturahmi serta membangun sikap saling menyayangi dan peduli antarsesama.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kabupaten Asahan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala dan pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Asahan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Asahan, Ikatan Persaudaraan Muballigh Asahan (IPMA)/unsur IMTAQ, serta jajaran Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan.
Hadir pula Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Asahan, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pelajar, dan tamu undangan lainnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan lancar. Peringatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan selawat kepada Nabi Muhammad SAW.(AP/red)

































