ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Sebuah bengkel mobil di Jalan Sisingamangaraja, tepatnya di belakang Polsek Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, terbakar pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 23.46 WIB. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Pematangsiantar berhasil mengendalikan kobaran api sekitar 19 menit setelah menerima penanganan di lokasi.
Bengkel tersebut disebut milik keluarga bermarga Pakpahan. Kebakaran sempat menimbulkan kepanikan karena di dalam area bengkel terdapat sejumlah material yang mudah terbakar, termasuk oli bekas, tumpukan mesin rusak, serta tabung LPG.
Menurut keterangan penjaga malam bengkel bernama Edo, api diduga bermula setelah obat antinyamuk yang sedang dinyalakannya terjatuh ke lantai. Ia mengaku tidak menyadari kejadian tersebut hingga api mulai membesar.
“Obat antinyamuk yang saya nyalakan terjatuh ke lantai. Saya tidak menyadarinya sampai api membesar dan membuat saya panik,” ujar Edo.
Namun, keterangan tersebut masih merupakan dugaan awal berdasarkan pengakuan penjaga malam. Kepastian mengenai penyebab kebakaran tetap menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan pihak berwenang.
Setelah menerima laporan, petugas Damkar Kota Pematangsiantar langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Petugas berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak merambat ke bangunan maupun rumah warga yang berada di sekitar bengkel.
Penanganan berlangsung sekitar 19 menit hingga api berhasil dipadamkan. Respons petugas tersebut mendapat perhatian dan apresiasi dari masyarakat sekitar karena kebakaran dapat dikendalikan sebelum meluas.
Kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa berdasarkan informasi sementara yang diperoleh di lokasi.
Namun, sejumlah peralatan bengkel mengalami kerusakan. Di antaranya mesin mobil dan kompresor yang berada di dalam area bengkel.
Kerugian sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta. Nilai tersebut masih berupa taksiran awal dan dapat berubah setelah dilakukan pendataan terhadap seluruh barang yang terdampak.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab, titik awal api, serta kronologi lengkap kebakaran.
Laporan : Valin Silitonga-atapkota.
































