ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN — Kapolres Simalungun AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus, S.H., S.I.K., M.M., menekankan pentingnya disiplin, pengawasan melekat, pelayanan humanis, serta kesiapsiagaan menghadapi bencana kepada seluruh personel Polres Simalungun.
Penekanan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi personel di Lapangan Apel Mako Polres Simalungun, Jalan Jon Horailam Saragih Nomor 110, Pematang Raya, Kabupaten Simalungun, Senin (28/9/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan apel pagi diikuti pejabat utama, para perwira, brigadir, hingga aparatur sipil negara (ASN) Polres Simalungun.
“Apel pagi ini diikuti para pejabat utama, perwira, brigadir, hingga ASN Polres Simalungun,” ujar Verry saat dikonfirmasi, Senin (28/9/2026).
Apel berlangsung sesuai tata tertib kepolisian, mulai dari laporan komandan pasukan, penghormatan pasukan, laporan komandan apel kepada pimpinan apel, doa, pengucapan Tribrata dan Catur Prasetya, hingga arahan pimpinan.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wakapolres Simalungun Kompol Imam Alriyuddin, S.H., M.H., Kabag Ops AKP Tukkar Lungun Simamora, S.H., M.H., Kabag SDM Kompol Manaek Sahala Ritonga, S.H., M.H., Kabag Log Kompol Pandapotan Butar Butar, S.H., serta para kepala satuan dan kepala seksi.
Dalam arahannya, Kapolres mengajak seluruh personel bersyukur atas perlindungan Tuhan Yang Maha Esa sehingga dapat menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Kapolres kemudian mengingatkan personel untuk memperhatikan sikap tampang, kerapian, serta kesiapan sebelum melaksanakan tugas. Personel yang ditugaskan sebagai pengucap juga diminta terus berlatih agar tidak terjadi kesalahan saat kegiatan resmi.
“Kapolres meminta seluruh anggota kembali memperhatikan sikap tampang, kerapian, serta kesiapan dalam melaksanakan tugas. Personel yang bertugas sebagai pengucap agar terus dilatih supaya tidak terjadi kesalahan saat kegiatan,” kata Verry menyampaikan arahan Kapolres.
Kapolres juga meminta seluruh pejabat struktural meningkatkan fungsi pengawasan terhadap personel. Pengawasan tersebut tidak hanya dilakukan ketika kegiatan berlangsung, tetapi juga mencakup kesiapan, kedisiplinan, sikap, dan pelaksanaan tugas anggota.
“Pengawasan tidak hanya dilakukan saat pelaksanaan kegiatan, tetapi juga terhadap kesiapan, kedisiplinan, sikap, dan pelaksanaan tugas setiap personel,” ujar Verry.
Dalam hal kehadiran personel, Kapolres menyoroti masih adanya anggota yang tidak hadir tanpa keterangan. Ia meminta kondisi tersebut segera ditindaklanjuti melalui pembinaan sesuai ketentuan.
Kapolres juga mengingatkan personel yang melaksanakan piket agar selalu siap memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Berbagai bentuk pelanggaran sering kali berawal dari kebiasaan tidak disiplin apabila tidak segera dilakukan pembinaan. Khusus personel piket, harus senantiasa siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Verry.
Kapolres selanjutnya memerintahkan Wakapolres dan Kabag SDM melakukan pendataan terhadap personel yang sedang sakit dan menempatkan mereka sesuai kondisi masing-masing agar pembinaan dapat terus berjalan.
Dalam pelayanan kepada masyarakat, Kapolres menegaskan bahwa keberadaan anggota Polri merupakan bagian dari tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman.
Personel diminta mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan proporsional dalam setiap tindakan kepolisian dengan tetap berpedoman pada SOP serta ketentuan yang berlaku.
“Dalam setiap tindakan kepolisian, personel agar mengutamakan pendekatan yang humanis, profesional, dan proporsional, serta berpedoman pada SOP dan ketentuan yang berlaku,” jelas Verry.
Kapolres juga meminta seluruh fungsi meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam. Kondisi geografis dan cuaca yang sulit diprediksi membuat personel perlu menyiapkan langkah antisipasi serta sarana pendukung.
“Wilayah Simalungun memiliki potensi tanah longsor, banjir, dan bencana alam lainnya, sehingga setiap fungsi harus menyiapkan langkah antisipasi, kesiapan personel, dan sarana pendukung,” ungkapnya.
Di bidang pelayanan publik, Kapolres mengingatkan personel mengenai keberadaan Call Center 110 Polri dan Hotline Halo Pak Kapolres sebagai saluran pengaduan masyarakat.
Setiap laporan yang masuk diminta segera diverifikasi dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan. Perkembangan penanganannya juga harus dilaporkan agar masyarakat memperoleh kepastian pelayanan.
“Setiap pengaduan harus segera diverifikasi, ditindaklanjuti sesuai kewenangan, dan dilaporkan perkembangannya agar masyarakat memperoleh kepastian pelayanan,” tegas Verry.
Menutup arahannya, Kapolres menyampaikan bahwa sejumlah kegiatan akan berlangsung sepanjang pekan, termasuk silaturahmi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Personel diminta membangun komunikasi yang baik dan memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat untuk mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Polres Simalungun.(AP/red)


































