ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mengoptimalkan pemanfaatan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dan menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arahan tersebut disampaikan Taufik saat memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) Pemerintah Kabupaten Asahan di Aula Melati, Kantor Bupati Asahan, Senin (28/9/2026).
Rakorpem tersebut dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan OPD, kepala bagian, camat, kepala puskesmas, serta jajaran terkait lainnya.
Dalam arahannya, Taufik menegaskan bahwa pemanfaatan dana TKD harus diarahkan pada program yang memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat. Ia meminta setiap OPD memastikan program yang dijalankan mampu mendukung peningkatan pendapatan dan kesejahteraan warga.
“Dana TKD harus dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh OPD untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, sehingga masyarakat dapat meningkatkan penghasilannya dan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat,” ujar Taufik.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar menyusun perencanaan secara matang dan melaksanakan setiap pekerjaan dengan serius, teliti, serta penuh tanggung jawab. Menurutnya, setiap tugas harus diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.
“Saya minta dengan tegas, segera selesaikan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab masing-masing. Khusus Kabupaten Bebas Korupsi, agar segera diselesaikan sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Kepada para camat, Taufik secara khusus meminta agar tetap berada di wilayah tugas masing-masing dan tidak melakukan perjalanan ke luar daerah hingga pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) selesai. Langkah tersebut dimaksudkan untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Sementara itu, Wakil Bupati Asahan Rianto menekankan pentingnya Rakorpem sebagai forum komunikasi dan koordinasi untuk menyelaraskan pelaksanaan tugas pemerintahan daerah. Melalui forum tersebut, setiap perangkat daerah diharapkan memperoleh informasi strategis dan memastikan program berjalan secara efektif serta berkesinambungan.
Dalam hal peningkatan PAD, Rianto meminta seluruh jajaran menggali potensi daerah melalui inovasi dan terobosan yang sesuai dengan karakteristik wilayah serta kearifan lokal Kabupaten Asahan.
“Dengan kondisi saat ini, kita harus dapat mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan membuat inovasi dan terobosan baru yang lebih baik lagi dalam memanfaatkan potensi kewilayahan dan kearifan lokal,” ungkap Rianto.
Ia juga mendorong perangkat daerah agar lebih proaktif memanfaatkan peluang dari program nasional yang dijalankan kementerian dan lembaga. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat membantu menunjang pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Asahan.
“Kita harus lebih proaktif untuk mendekatkan dan memanfaatkan peluang guna mendorong dan menunjang kegiatan serta program daerah dalam mewujudkan visi Kabupaten Asahan yang sejahtera, religius, maju dan berkelanjutan,” lanjutnya.
Rakorpem tersebut juga diisi dengan pemaparan sejumlah agenda strategis Pemerintah Kabupaten Asahan.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Asahan memaparkan pengukuran Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) serta penanganan potensi konflik dalam pelaksanaan Pilkades 2026.
Selanjutnya, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Asahan menyampaikan perkembangan PAD, sedangkan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah memaparkan realisasi anggaran.
Melalui Rakorpem ini, Pemkab Asahan menekankan pentingnya koordinasi antarperangkat daerah, efektivitas pelaksanaan program, optimalisasi pendapatan daerah, serta penyelesaian pekerjaan sesuai target. Upaya tersebut diarahkan untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(AP/red)

































