ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto melantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah dan Fadli Tri Hartono sebagai Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Pengangkatan keduanya berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 106/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.
Pelantikan ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung Presiden Prabowo. Dalam sumpah tersebut, pejabat yang dilantik menyatakan kesetiaan kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta komitmen menjalankan peraturan perundang-undangan dengan penuh tanggung jawab.
“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan.
Usai pengucapan sumpah, prosesi pelantikan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh perwakilan pejabat yang dilantik.
Acara kemudian diakhiri dengan pemberian ucapan selamat. Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming terlebih dahulu memberikan ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik, kemudian diikuti para tamu undangan.
Setelah pelantikan, Presiden Prabowo menekankan pentingnya komunikasi pemerintah sebagai sarana memperkuat persatuan nasional.
Syahganda menyampaikan bahwa arahan tersebut akan menjadi salah satu fokus Badan Komunikasi Pemerintah dalam menjalankan tugas ke depan. Menurutnya, komunikasi pemerintah tidak hanya berkaitan dengan penyampaian program, tetapi juga menjelaskan pemikiran dan arah kebijakan Presiden kepada masyarakat.
Syahganda juga menyebut strategi komunikasi pemerintah akan mempertimbangkan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI) dan algoritma digital.
Sehari setelah pelantikan, Presiden Prabowo kembali memanggil Syahganda dan Fadli di kediamannya pada Minggu (4/10/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan peran Badan Komunikasi Pemerintah dalam membangun komunikasi yang semakin dekat dengan masyarakat.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden memberikan perhatian terhadap cara program dan kebijakan pemerintah dikomunikasikan kepada publik, termasuk penyampaian hasil serta manfaat yang dirasakan masyarakat.
Pelantikan di Istana Negara tersebut turut dihadiri para pimpinan lembaga negara, sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, serta tamu undangan lainnya.(RE/red)

































