3 Minggu, Polda Sumut Ungkap 654 Kasus Curas-Curat, 712 Tersangka Diamankan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:25 WIB

407 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Sumatera Utara bersama jajaran Polres, Polresta, dan Polrestabes mengungkap 654 kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat) dalam kurun waktu tiga minggu.

Polda Sumatera Utara bersama jajaran Polres, Polresta, dan Polrestabes mengungkap 654 kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat) dalam kurun waktu tiga minggu.

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Polda Sumatera Utara bersama jajaran Polres, Polresta, dan Polrestabes mengungkap 654 kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat) dalam kurun waktu tiga minggu.

Pengungkapan tersebut berlangsung sejak 14 September hingga 4 Oktober 2026. Dari ratusan perkara itu, kepolisian mengamankan 712 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam berbagai kasus pencurian.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memberikan rasa aman kepada warga.

“Selama tiga minggu, Polda Sumut bersama seluruh jajaran berhasil mengungkap 654 kasus curas dan curat dengan 712 tersangka. Ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menindak tegas setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat,” ujar Ferry, Selasa (6/10/2026).

Dari total 654 perkara yang diungkap, sebanyak 35 kasus merupakan curas dengan 43 tersangka. Sementara 619 kasus lainnya merupakan curat dengan 669 tersangka.

Ferry menjelaskan, pengungkapan dilakukan melalui serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari penyelidikan hingga penindakan terhadap orang-orang yang diduga terlibat dalam tindak pidana tersebut.

Selain penegakan hukum, Polda Sumut dan jajaran juga meningkatkan patroli di sejumlah wilayah yang dinilai rawan gangguan keamanan dan kriminalitas.

“Kami tidak hanya melakukan penindakan setelah terjadi kejahatan, tetapi juga mengintensifkan patroli sebagai langkah pencegahan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” katanya.

Dalam rangkaian pengungkapan tersebut, polisi turut menyita berbagai barang bukti yang berkaitan dengan perkara yang ditangani.

Salah satu barang bukti dengan jumlah cukup besar adalah 1.638 tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. Selain itu, polisi mengamankan 111 unit sepeda motor, lima unit mobil, dan dua unit truk.

Barang bukti lainnya yang diamankan meliputi 83 unit telepon seluler, 58 tabung gas, 21 flashdisk, 12 BPKB, serta 37 lembar faktur.

Polisi juga mengamankan barang bernilai ekonomi, di antaranya 80 gram emas dan sejumlah perhiasan berupa kalung emas. Selain itu, terdapat uang tunai sebesar Rp36.168.000 serta berbagai barang bukti lain yang berkaitan dengan perkara yang berhasil diungkap.

Ferry menegaskan pengungkapan ratusan kasus tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polda Sumut dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum dan pencegahan terhadap berbagai bentuk kejahatan. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana atau aktivitas yang mencurigakan,” ujarnya.

Menurut Ferry, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam mencegah dan mengungkap tindak kriminalitas.

Polda Sumut juga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan dugaan tindak pidana melalui saluran kepolisian yang tersedia.

Dengan kombinasi penegakan hukum, patroli dan langkah preventif, Polda Sumut menyatakan akan terus berupaya menekan angka kriminalitas, khususnya kasus curas dan curat, sehingga aktivitas masyarakat dapat berlangsung dalam situasi yang aman dan kondusif.(AP/red)

Berita Terkait

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian
Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel
Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan
TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding
Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik 45 Pejabat Dilantik, Bupati Simalungun Tekankan Profesionalisme dan Kolaborasi Birokrasi
Sambut Kapolda Sonny Irawan, Bobby Nasution Dorong Sinergi Polda dan Pemprov Sumut
Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas
Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:32 WIB

TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik 45 Pejabat Dilantik, Bupati Simalungun Tekankan Profesionalisme dan Kolaborasi Birokrasi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Polsek Bandar Huluan Respons Cepat Aduan Dugaan Percobaan Pencurian di Islamic Center

Berita Terbaru