Jelang Pilkades Asahan, 457 Personel Disiagakan untuk Amankan 152 TPS

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:02 WIB

404 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Asahan menyiapkan 457 personel untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Asahan Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (7/10/2026).

Polres Asahan menyiapkan 457 personel untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Asahan Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (7/10/2026).

ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Polres Asahan menyiapkan 457 personel untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Asahan Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (7/10/2026).

Kesiapan tersebut ditegaskan Kapolres Asahan AKBP Adi Dharma Pramudhita, S.H., S.I.K., M.Sc.IT saat memimpin apel pengecekan kesiapan personel pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di halaman Polres Asahan, Senin (5/10/2026) sore.

Apel tersebut digelar sebagai bagian dari persiapan pengamanan seluruh tahapan Pilkades, khususnya proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS.

Dalam apel tersebut turut hadir Bupati Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Kajari Asahan, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Dandim 0208/Asahan, Danlanal Tanjungbalai Asahan, Danyon 126/Kala Cakti serta sejumlah undangan lainnya.

Kapolres Asahan menyampaikan, Pilkades Serentak 2026 akan dilaksanakan di 43 desa yang tersebar pada 18 kecamatan. Sebanyak 127.716 pemilih yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) akan menggunakan hak pilihnya pada 152 TPS.

Pilkades tersebut diikuti 128 calon kepala desa, terdiri dari 21 calon petahana dan 107 calon nonpetahana.

Polres Asahan telah melakukan pemetaan terhadap potensi kerawanan di 43 desa yang menyelenggarakan Pilkades. Berdasarkan perkiraan intelijen, tingkat kerawanan dibagi menjadi tiga kategori.

Sebanyak 25 desa masuk kategori kurang rawan, 14 desa kategori rawan, dan 4 desa dikategorikan sangat rawan.

Pemetaan tersebut menjadi salah satu dasar dalam menentukan pola pengamanan di lapangan, terutama pada TPS yang dinilai memiliki potensi gangguan keamanan lebih tinggi.

Untuk mendukung pengamanan, Polres Asahan mengerahkan 457 personel, terdiri dari 377 personel organik Polres Asahan dan 80 personel BKO PHH Sat Brimob Polda Sumatera Utara.

Kapolres menegaskan kesiapan personel menjadi faktor penting dalam menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran pelaksanaan Pilkades, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi.

“Mengingat pentingnya kegiatan pengamanan ini, saya berharap seluruh komponen maupun stakeholder terkait yang terlibat dapat berpartisipasi penuh mendukung suksesnya pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa Serentak Kabupaten Asahan Tahun 2026,” ujar Adi Dharma.

Ia juga mengingatkan seluruh personel yang ditugaskan agar menjalankan pengamanan secara profesional, humanis, netral, dan bertanggung jawab.

Personel diminta mengedepankan langkah-langkah pencegahan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama proses pemungutan hingga penghitungan suara.

Menurut Kapolres, pengamanan Pilkades tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, panitia Pilkades, penyelenggara, dan masyarakat diperlukan agar seluruh tahapan demokrasi di tingkat desa berjalan sesuai ketentuan.

“Dengan sinergi seluruh unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, penyelenggara, panitia Pilkades dan masyarakat, pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten Asahan diharapkan berlangsung aman, tertib, demokratis dan kondusif,” katanya.

Apel pengecekan tersebut diawali laporan upacara, dilanjutkan pengecekan personel dan penyampaian amanat Kapolres. Setelah laporan akhir, kegiatan ditutup dengan doa.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 17.00 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman serta lancar.(AP/red)

Berita Terkait

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian
Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel
Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan
TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding
Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Sambut Kapolda Sonny Irawan, Bobby Nasution Dorong Sinergi Polda dan Pemprov Sumut
Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas
Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:32 WIB

TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Polsek Bandar Huluan Respons Cepat Aduan Dugaan Percobaan Pencurian di Islamic Center

Berita Terbaru