Samosir Dapat Alokasi 1.180 Hektare Bawang Putih pada 2027, Bupati Minta Dukungan Irigasi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:15 WIB

402 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Bawang Putih Tahun 2026 dan Persiapan Tahun 2027 di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu (7/10/2026).

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Bawang Putih Tahun 2026 dan Persiapan Tahun 2027 di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu (7/10/2026).

ATAPKOTA.COM, SAMOSIR – Kabupaten Samosir mendapat alokasi pengembangan bawang putih seluas 1.180 hektare pada 2027, terbesar di antara 11 kabupaten di Sumatera Utara yang masuk dalam rencana program tersebut. Pemerintah Kabupaten Samosir menyatakan siap memperluas pengembangan hingga 2.000 hektare, dengan catatan adanya dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta infrastruktur irigasi.

Komitmen itu disampaikan Bupati Samosir Vandiko T. Gultom dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Bawang Putih Tahun 2026 dan Persiapan Tahun 2027 di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu (7/10/2026).

Dalam rakor tersebut, dibahas rencana pengembangan bawang putih di 11 kabupaten di Sumatera Utara dengan total target 3.460 hektare pada 2027. Sementara pada 2026, target pengembangan di Sumatera Utara mencapai 564 hektare, dengan alokasi 265 hektare untuk Kabupaten Samosir.

Vandiko menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung perluasan lahan bawang putih sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Namun, menurutnya, penambahan luas lahan perlu diikuti ketersediaan sarana produksi dan infrastruktur pendukung agar kegiatan pertanian dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Tahun depan kami siap, sesuai data 1.180 hektare. Bahkan lahan existing sampai 2.000 hektare kami siap. Namun kami butuh dukungan alsintan dan irigasi untuk pengairan,” kata Vandiko.

Ia menilai dukungan tersebut penting untuk membantu petani mengolah lahan serta menjaga ketersediaan air bagi tanaman. Pemkab Samosir berharap kebutuhan itu dapat diakomodasi pemerintah pusat seiring rencana peningkatan luas pengembangan bawang putih.

Langkah tersebut juga diarahkan untuk mendukung agenda ketahanan pangan nasional sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat yang menggantungkan penghidupan pada sektor pertanian.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI Muhammad Taufiq Ratule mengapresiasi kesiapan Pemkab Samosir dalam mendukung program pengembangan bawang putih.

Ia meminta agar kebutuhan alsintan dan irigasi segera diusulkan melalui Direktorat terkait, yakni Direktorat Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP).

“Terima kasih kepada Bupati Samosir atas semangat dan dukungan untuk pengembangan bawang putih di Samosir. Untuk alsintan dan irigasi segera diusulkan ke PSP,” ujar Taufiq.

Menurutnya, program pengembangan bawang putih tidak hanya berfokus pada perluasan lahan, tetapi juga peningkatan produksi benih berkualitas. Perluasan areal tanam perlu dilakukan secara bertahap agar target swasembada benih bawang putih nasional dapat dicapai.

Dalam pemaparannya, Taufiq menyebut target swasembada tersebut berkaitan dengan pengembangan lahan secara nasional hingga sekitar 120.000 hektare.

Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah menyiapkan skema penyerapan benih melalui offtaker yang mendapat jaminan pemerintah. Skema ini diharapkan memberikan kepastian pasar bagi petani dan mendorong keberlanjutan produksi.

“Fokus untuk produksi benih. Yang pasti hasilnya dibeli, anggaran sudah disiapkan. Benih kita beli, tidak ada masalah untuk offtaker. Untuk dua tahun ini akan ditangani pemerintah,” katanya.

Meski demikian, realisasi penyerapan hasil produksi akan bergantung pada pelaksanaan skema yang ditetapkan, termasuk persyaratan mutu benih dan mekanisme pembelian yang berlaku.

Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, petani, penangkar benih, dan dunia usaha.

Menurutnya, pengembangan bawang putih membutuhkan ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir, termasuk ketersediaan benih bermutu dan penguatan pasar.

“Kita berharap Sumut menghasilkan benih bermutu untuk mengurangi ketergantungan benih dari luar. Pengembangan bawang putih ini butuh kerja sama,” ujar Surya.

Ia berharap dukungan anggaran pemerintah dapat menjadi pemicu bagi daerah untuk mengembangkan potensi pertanian secara terarah dan berkelanjutan.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri jajaran Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara, serta sejumlah kepala daerah dan pejabat perangkat daerah.

Dengan alokasi 1.180 hektare pada 2027 dan kesiapan memperluas pengembangan hingga 2.000 hektare, Samosir berpeluang mengambil peran lebih besar dalam program bawang putih nasional. Namun, pencapaian target tersebut tetap membutuhkan dukungan infrastruktur, kesiapan sarana produksi, ketersediaan benih bermutu, dan kepastian pasar bagi petani.(AP/red)

Berita Terkait

Sabulan Diusulkan Jadi Kampung Kreatif, Pemkab Samosir Bidik Pengembangan Wisata dan UMKM
Polres Simalungun Salurkan Sembako untuk 70 Warga, Tampung Keluhan soal Narkoba dan Lapangan Kerja
Polsek Dolok Batu Nanggar dan SMK Al Washliyah 7 Serbalawan Teken MoU Cegah Bullying
ISW Adukan Dugaan Ijazah Chairuddin Lubis ke Bareskrim Polri
Ameriza Ma’ruf Moesa Dikukuhkan sebagai Kepala Perwakilan BI Sumut, Ini Harapan Pemkab Samosir
Kapolres Pematangsiantar Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba
Pekan Budaya Medan 2026 Resmi Dibuka, Rico Waas Main Gendang Melayu Deli
Cegah Kejahatan Jalanan, Polsek Dolok Pardamean Intensifkan Patroli Blue Light

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:27 WIB

Sabulan Diusulkan Jadi Kampung Kreatif, Pemkab Samosir Bidik Pengembangan Wisata dan UMKM

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:50 WIB

Polres Simalungun Salurkan Sembako untuk 70 Warga, Tampung Keluhan soal Narkoba dan Lapangan Kerja

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Polsek Dolok Batu Nanggar dan SMK Al Washliyah 7 Serbalawan Teken MoU Cegah Bullying

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:37 WIB

ISW Adukan Dugaan Ijazah Chairuddin Lubis ke Bareskrim Polri

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Ameriza Ma’ruf Moesa Dikukuhkan sebagai Kepala Perwakilan BI Sumut, Ini Harapan Pemkab Samosir

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Pekan Budaya Medan 2026 Resmi Dibuka, Rico Waas Main Gendang Melayu Deli

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Cegah Kejahatan Jalanan, Polsek Dolok Pardamean Intensifkan Patroli Blue Light

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Dubes Malaysia Sebut Medan Kota Strategis, Rico Waas Buka Peluang Investasi dan Perdagangan

Berita Terbaru