ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon mahoni berukuran besar tumbang di Jalan Parapat Kilometer 7, dekat Jembatan Simarimbun, Minggu (11/10/2026). Pohon yang melintang di badan jalan tersebut menghambat akses kendaraan menuju arah Parapat dan memicu kemacetan total.
Sejumlah pengendara sepeda motor dan mobil terpaksa menghentikan perjalanan karena batang dan ranting pohon menutup jalur yang mereka lintasi. Antrean kendaraan pun mengular di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi dari lokasi, hujan deras dan angin kencang diduga menjadi pemicu tumbangnya pohon tersebut. Kondisi cuaca yang basah turut menyulitkan pengendara yang terjebak dalam antrean.
Tumbangnya pohon mahoni mengganggu kelancaran lalu lintas di salah satu jalur menuju kawasan Parapat. Pengendara yang melintas di sekitar Kilometer 7, khususnya dekat Jembatan Simarimbun, harus meningkatkan kewaspadaan dan mempertimbangkan perjalanan mereka.
Selain menghambat mobilitas masyarakat, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan risiko bagi pengguna jalan apabila proses evakuasi terlambat dilakukan.
Hingga informasi ini dihimpun, belum terlihat petugas melakukan evakuasi pohon tumbang di lokasi, berdasarkan laporan yang disampaikan dari lapangan.
Belum adanya penanganan yang terlihat tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai waktu respons instansi terkait dalam menangani gangguan lalu lintas akibat cuaca buruk. Namun, informasi mengenai laporan yang telah diterima petugas maupun proses pengerahan personel masih perlu dikonfirmasi kepada instansi berwenang.
Evakuasi pohon dan pengamanan lokasi diperlukan untuk membuka kembali akses jalan serta mengurangi risiko bagi pengendara.
Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban yang dilaporkan berdasarkan informasi awal yang diterima. Meski demikian, pengguna jalan diimbau berhati-hati saat melintasi kawasan Jalan Parapat, terutama ketika hujan deras dan angin kencang terjadi.
Laporan : Valtin Silitonga-atapkota.































