ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan diundang untuk membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Batam, Kepulauan Riau, pada 4–5 November 2026. Selain membuka kegiatan, Zulkifli diharapkan menjadi pembicara kunci dalam forum yang mengangkat peran pers siber dalam mengawal kedaulatan pangan dan swasembada nasional.
Undangan tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PJS, Ady Indra Pawennari, saat melakukan audiensi dengan Zulkifli Hasan di ruang kerja Menko Pangan, Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Zulkifli menyambut baik rencana penyelenggaraan Rakernas III PJS di Batam. Namun, ia menyampaikan bahwa kepastian kehadirannya masih bergantung pada kesesuaian jadwal dengan agenda lain yang telah terencana.
“Acaranya di Batam, ya? Insya Allah, mudah-mudahan waktunya tidak benturan dengan jadwal yang sudah ada,” ujar Zulkifli Hasan.
Dalam audiensi tersebut, Ady berharap Zulkifli tidak hanya membuka Rakernas III PJS, tetapi juga menyampaikan pandangan strategis sebagai pembicara kunci dalam forum bertema “Peran Pers Siber dalam Mengawal Kedaulatan Pangan dan Swasembada Nasional”.
Menurut Ady, kehadiran Menko Pangan diharapkan memperkuat pemahaman wartawan mengenai arah kebijakan pangan pemerintah. Forum itu juga diharapkan mendorong media menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mudah dipahami masyarakat.
“Kehadiran serta arahan strategis dari Bapak Menko Bidang Pangan RI sangat berharga bagi 1.300 wartawan PJS se-Indonesia. Kami berharap forum ini dapat menyinergikan peran pers siber dalam mengawal kebijakan dan penanganan pangan nasional, hingga ke tingkat akar rumput,” kata Ady.
Ia menilai isu ketahanan dan kedaulatan pangan berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat. Karena itu, pers siber memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi mengenai kebijakan pangan, memantau pelaksanaannya di lapangan, serta menyalurkan aspirasi masyarakat kepada para pemangku kepentingan.
Ady menambahkan, pemberitaan berbasis fakta dan verifikasi dapat membantu masyarakat memahami berbagai program pemerintah di sektor pangan. Pada saat yang sama, media perlu tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional dan bertanggung jawab.
Rakernas III PJS di Batam juga akan dirangkaikan dengan pelantikan pengurus DPP PJS masa bakti 2026–2027. Panitia melaporkan, sebanyak 25 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PJS tingkat provinsi telah menyatakan kesiapan menghadiri kegiatan tersebut.
Menurut Ady, Rakernas tidak hanya menjadi momentum konsolidasi organisasi, tetapi juga ruang untuk memperkuat komitmen wartawan siber dalam mendukung keterbukaan informasi publik dan mengawal agenda strategis nasional, termasuk sektor pangan.
“Atas nama DPP PJS, kami menyampaikan apresiasi atas komitmen dan upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan, keterjangkauan, dan kedaulatan pangan nasional. Kami berharap sinergi antara pemerintah dan insan pers dapat terus diperkuat, dengan tetap menempatkan independensi jurnalistik dan kepentingan publik sebagai landasan utama,” ujar Ady.
Melalui forum tersebut, PJS berharap terbangun dialog antara insan pers dan pemangku kebijakan mengenai kontribusi media siber dalam mengawal agenda pangan nasional, mulai dari penyampaian informasi kebijakan hingga pengawasan pelaksanaannya di tengah masyarakat.
Meski undangan telah disampaikan dan mendapat sambutan positif, kehadiran Zulkifli Hasan sebagai pembuka maupun pembicara kunci masih menunggu kepastian jadwal.(AP/red)

































