ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih mendukung rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan sistem penyimpanan energi berbasis baterai atau Battery Energy Storage System (BESS) di Sumatera Utara, termasuk peluang pengembangannya di Kabupaten Simalungun.
Bupati menyampaikan dukungan tersebut saat mengikuti rapat koordinasi bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara di Ruang Rapat Grand Sibayak, Medan, Kamis (15/10/2026). Pertemuan itu membahas potensi lokasi, kebutuhan lahan, jaringan listrik, serta tahapan pengembangan proyek energi bersih tersebut.
Dalam rapat tersebut, Anton didampingi Sekretaris Daerah Simalungun Mixnon Andreas Simamora, Kepala Dinas PUTR Hotbinson Damanik, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daniel H. Silalahi, Kepala BPKPD Simson Sauttua Tambunan, serta Kepala Dinas PMPTSP Ronny Butarbutar.
Dari pihak PLN, hadir Senior Manager Perencanaan PLN UID Sumatera Utara Deny Fitrianto, Senior Manager Distribusi Dicky Hiwardi, Manager UP3 Pematangsiantar Ramses Manalu, Manager Perencanaan Sistem SumKal PLN Pusat Benny Zulchairy, dan Indra dari bagian perencanaan sistem.
Rapat koordinasi membahas sejumlah aspek persiapan pengembangan PLTS dan BESS, mulai dari kebutuhan lahan, pemetaan lokasi potensial, titik jaringan listrik, hingga tahapan pelaksanaan ke depan.
Sebelumnya, pada Selasa (13/10/2026), PLN telah melakukan survei awal terhadap lahan di Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun. Survei tersebut menjadi bagian dari penjajakan lokasi yang berpotensi dikembangkan untuk proyek energi tersebut.
Anton menyambut baik rencana itu dan menyatakan Pemerintah Kabupaten Simalungun siap mendukung proses pengembangan sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku.
“Kita tentu sangat mendukung rencana ini. Simalungun memiliki potensi yang besar, dan kita juga memiliki Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei yang membutuhkan pasokan energi yang besar. Kita berharap pengembangan ini nantinya dapat memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat,” ujar Anton.
Menurutnya, pengembangan energi surya yang didukung sistem penyimpanan baterai berpotensi membantu memenuhi kebutuhan energi sekaligus mendorong pertumbuhan investasi dan ekonomi daerah.
Bupati Simalungun berharap pengembangan PLTS dan BESS tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan energi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Ia mengharapkan investasi tersebut dapat membuka peluang usaha, menyerap tenaga kerja lokal, serta memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Manfaat bagi daerah, menurutnya, perlu menjadi bagian dari perhatian dalam proses pengembangan proyek, termasuk melalui koordinasi antara pemerintah daerah, PLN, pemilik lahan, dan pihak pengembang teknologi.
Pemerintah Kabupaten Simalungun menyatakan akan terus menjaga koordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses pengembangan berjalan lancar dan transparan serta memperhatikan kepentingan masyarakat.
Anton berharap rencana pengembangan PLTS dan BESS tersebut dapat menjadi langkah positif untuk mendukung kebutuhan energi, meningkatkan daya tarik investasi, dan mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan berbasis energi bersih di Kabupaten Simalungun.
Meski demikian, rencana tersebut masih memerlukan proses pengembangan lebih lanjut. Kepastian lokasi, kebutuhan lahan, tahapan pelaksanaan, dan bentuk kontribusi terhadap PAD perlu mengikuti hasil kajian serta ketentuan yang berlaku.(AP/red)

































