ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Kapolres Simalungun AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus, S.H., S.I.K., M.M., menggelar Coffee Morning atau temu ramah bersama insan pers di Aula Tathya Dharaka, Markas Komando (Mako) Polres Simalungun, Jalan Jhon Horailam Saragih, Pamatang Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut menjadi ruang komunikasi antara kepolisian dan jurnalis untuk memperkuat kemitraan, membangun keterbukaan informasi, serta mendorong penyampaian informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Jumat sekitar pukul 17.37 WIB, mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari upaya kepolisian membangun hubungan yang baik dengan masyarakat, termasuk insan pers.
“Ini adalah wujud nyata Polri hadir untuk masyarakat. Melalui kegiatan ini, Polres Simalungun ingin menunjukkan bahwa polisi bersama masyarakat, melindungi, mengayomi, dan melayani, dapat terwujud dengan baik, termasuk bersama rekan-rekan insan pers,” ujar Verry.
Menurutnya, pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kinerja institusi, termasuk kepolisian.
Karena itu, komunikasi antara Polri dan media dinilai penting agar informasi mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pelayanan publik, serta penegakan hukum dapat disampaikan secara tepat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Simalungun, yakni Wakapolres KOMPOL Imam Alriyuddin, S.H., M.H.; Kasat Reskrim AKP Wisnugraha Paramaartha, STK., S.I.K., CPHR, CBA; Kasat Narkoba AKP Charles Hartono Nababan, S.H., M.H.; Kasat Lantas AKP Friska Susana, S.H.; serta Kasi Humas AKP V.J. Purba.
Dari kalangan pers, hadir Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Hasuna Damanik, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Daut Sitohang, dan Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Rudianto Sinaga.
Turut hadir Ketua Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Tumbur Panjaitan, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Rivai Bakara, serta Ketua Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Boang Manalu. Selain para pimpinan organisasi, kegiatan tersebut diikuti sekitar 160 insan pers dari berbagai media di wilayah hukum Polres Simalungun.
Verry menilai partisipasi para pimpinan organisasi dan jurnalis menunjukkan pentingnya komunikasi antara kepolisian dan media dalam mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat.
“Kehadiran para ketua organisasi pers dan 160 rekan media menjadi bukti bahwa sinergi ini terus terjalin. Kami berharap hubungan baik ini semakin solid demi menyajikan informasi yang benar kepada masyarakat,” ucapnya.
Verry menjelaskan, temu ramah tersebut juga menjadi kesempatan bagi jajaran kepolisian untuk berdialog dengan jurnalis, menerima masukan, serta memperkuat pemahaman mengenai peran dan tanggung jawab masing-masing.
Ia mengatakan Polres Simalungun membutuhkan komunikasi yang baik dengan media agar informasi mengenai program kepolisian, pelayanan masyarakat, dan penanganan persoalan kamtibmas dapat tersampaikan secara jelas.
Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam upaya membangun institusi kepolisian yang profesional, modern, dan terpercaya. Hubungan komunikasi yang sehat juga diharapkan dapat mengurangi kesalahpahaman antara kepolisian dan media.
“Kami ingin kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi awal kolaborasi yang berkelanjutan. Polri membuka diri terhadap saran dan kritik yang membangun dari rekan-rekan pers demi perbaikan pelayanan,” ungkap Verry.
Ia menegaskan, Polres Simalungun berkomitmen memberikan pelayanan dengan pendekatan humanis dan menjunjung tinggi integritas dalam pelaksanaan tugas.
Meski demikian, kemitraan antara kepolisian dan pers tetap perlu berjalan sesuai peran masing-masing. Pers memiliki tanggung jawab menyampaikan fakta secara independen, berimbang, dan berdasarkan kepentingan publik, sedangkan kepolisian berkewajiban memberikan informasi yang akurat serta terbuka sesuai ketentuan hukum.
Kegiatan Coffee Morning berlangsung dalam suasana akrab dan kekeluargaan. Melalui pertemuan tersebut, Polres Simalungun berharap komunikasi dengan insan pers dapat terus terjaga dan mendukung pelayanan publik yang transparan serta akuntabel.
Keberlanjutan kemitraan itu diharapkan tidak hanya tercermin dalam pertemuan informal, tetapi juga melalui keterbukaan terhadap pertanyaan jurnalistik, penyediaan informasi yang dapat diverifikasi, dan penghormatan terhadap fungsi kontrol sosial pers.(AP/red)


































