DLH Simalungun Uji Kualitas Udara di Raya, Parapat, dan Perdagangan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:59 WIB

4019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DLH Simalungun menguji kualitas udara di Raya, Parapat, dan Perdagangan.

DLH Simalungun menguji kualitas udara di Raya, Parapat, dan Perdagangan.

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan pengambilan sampel dan pengujian kualitas udara di tiga lokasi pada Senin (19/10/2026). Langkah ini dilakukan menyusul laporan mengenai sejumlah wilayah yang diselimuti asap dan dikhawatirkan berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

Kepala DLH Kabupaten Simalungun, Daniel H. Silalahi, mengatakan pengujian tersebut bertujuan memperoleh data ilmiah mengenai kondisi kualitas udara sebagai dasar evaluasi dan penentuan langkah penanganan yang sesuai dengan kondisi di lapangan.

Tiga lokasi yang menjadi titik pengambilan sampel adalah Pamatang Raya, Parapat, dan Perdagangan. Ketiganya dipilih untuk mewakili kawasan dengan karakteristik berbeda, mulai dari pusat pemerintahan, destinasi pariwisata, hingga wilayah dengan aktivitas perdagangan dan industri.

Pamatang Raya merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Simalungun. Sementara itu, Parapat dikenal sebagai kawasan wisata Danau Toba, sedangkan Perdagangan merupakan kawasan dengan aktivitas ekonomi dan industri yang berdekatan dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei.

“Pemilihan ketiga lokasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang menyeluruh mengenai kondisi kualitas udara di wilayah pusat pemerintahan, kawasan pariwisata, serta kawasan dengan aktivitas industri dan ekonomi,” ujar Daniel di Pamatang Raya, salah satu lokasi pengambilan sampel.

Daniel menjelaskan, pengujian dilakukan bekerja sama dengan PT Betajulu Laboratorium, yang menurut keterangan DLH telah terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan teregistrasi di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Pengambilan sampel udara dilakukan selama 24 jam. Setelah proses pengambilan selesai, sampel akan dibawa ke laboratorium untuk menjalani analisis lebih lanjut.

Hasil lengkap pengujian diperkirakan tersedia sekitar tiga hari kerja setelah pengambilan sampel selesai. Data tersebut nantinya akan digunakan Pemkab Simalungun untuk mengevaluasi kondisi kualitas udara dan menyusun rekomendasi kebijakan maupun langkah penanganan berdasarkan hasil pemeriksaan.

Dengan demikian, kondisi kualitas udara di ketiga lokasi tersebut masih menunggu hasil pengujian laboratorium. Belum ada hasil yang disampaikan dalam keterangan tersebut untuk memastikan tingkat pencemaran maupun kandungan polutan di udara.

Sementara itu, Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, mengimbau masyarakat agar tetap tenang sekaligus meningkatkan kewaspadaan ketika kondisi udara terlihat berasap atau berdebu.

“Keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjaga kesehatan, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak, terutama ketika kondisi udara terlihat berasap atau berdebu,” kata Anton.

Bupati juga meminta masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan apabila udara berasap atau berdebu, membatasi aktivitas fisik berat di luar ruangan, serta segera mencari pertolongan medis jika mengalami keluhan pernapasan.

Masyarakat turut diimbau memperoleh informasi mengenai kondisi kualitas udara dan langkah penanganan melalui sumber resmi pemerintah daerah.

Pemkab Simalungun menyatakan akan terus memantau perkembangan kondisi udara dan menyampaikan hasil pengujian beserta langkah lanjutan kepada masyarakat setelah data laboratorium tersedia.

Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menentukan langkah yang tepat dalam melindungi kesehatan masyarakat dan menjaga kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Simalungun.(AP/red)

Berita Terkait

Lima Tahun Berturut-turut, Pemkab Asahan Raih Predikat Informatif KI Award 2026
DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal
Prabowo Hadiri Persemayaman Mantan KSAD Subagyo Hadi Siswoyo di Mabesad
Bupati Asahan Kukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Lantik Bunda PAUD Tingkat Kecamatan
Digitalisasi Bansos: DEN Laporkan 11,5 Juta KK Telah Terdaftar kepada Prabowo
Wapres Gibran Terima WALUBI, Dorong Penguatan Aksi Kemanusiaan
Wapres Gibran Terima GKSB, Bahas Moderasi Beragama dan Pelestarian Lingkungan
Bertemu Pimpinan DPRD Sumut, Kapolda Sonny Irawan Paparkan Tiga Program Prioritas

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Lima Tahun Berturut-turut, Pemkab Asahan Raih Predikat Informatif KI Award 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:04 WIB

DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:01 WIB

Prabowo Hadiri Persemayaman Mantan KSAD Subagyo Hadi Siswoyo di Mabesad

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Bupati Asahan Kukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Lantik Bunda PAUD Tingkat Kecamatan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Digitalisasi Bansos: DEN Laporkan 11,5 Juta KK Telah Terdaftar kepada Prabowo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Wapres Gibran Terima GKSB, Bahas Moderasi Beragama dan Pelestarian Lingkungan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Bertemu Pimpinan DPRD Sumut, Kapolda Sonny Irawan Paparkan Tiga Program Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Tiga Kali Berturut-turut, Pemko Pematangsiantar Raih Predikat Informatif KI Sumut Award 2026

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama jajaran DEN dan sejumlah menteri terkait di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 20 Oktober 2026.

EKONOMI & BISNIS

DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB