Pemprov Sumut Tegaskan Lima Komitmen Besar Pelestarian Budaya Melayu

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 17 November 2025 - 16:08 WIB

40186 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menerima kunjungan kerja Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Kota Medan. Senin (17/11/2025). Kunjungan tersebut menindaklanjuti Deklarasi Asosiasi Anggota Parlemen Berbahasa Indonesia Melayu.

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menerima kunjungan kerja Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Kota Medan. Senin (17/11/2025). Kunjungan tersebut menindaklanjuti Deklarasi Asosiasi Anggota Parlemen Berbahasa Indonesia Melayu.

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menegaskan lima komitmen utama dalam penguatan dan pelestarian budaya Melayu. Selain itu, Pemprov juga menyatakan kesiapan menjadi bagian aktif dalam diplomasi budaya nasional.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumut, Surya, saat menerima kunjungan Tim Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro 30 Medan, Senin (17/11/2025).

“Sebagai provinsi yang memiliki warisan peradaban Melayu yang kuat, Pemprov Sumut berkomitmen menjadi bagian aktif dalam diplomasi budaya nasional. Karena itu, kami menegaskan lima komitmen utama,” kata Surya.

Komitmen pertama yaitu pelestarian bahasa dan dialek Melayu. Pemprov mendukung pendokumentasian, revitalisasi, dan penguatan dialek Melayu pesisir serta berbagai ragam bahasa lokal sebagai aset linguistik Sumut. Kedua, penguatan kurikulum bahasa dan budaya Melayu dengan mendorong sekolah hingga perguruan tinggi memperkuat pembelajaran bahasa, sejarah, dan sastra Melayu.

Ketiga, kolaborasi akademik dan riset internasional. Pemprov menyambut kerja sama riset, pertukaran akademik, dan kolaborasi ilmiah dengan lembaga bahasa serta universitas dari negara-negara serumpun. Keempat, pengembangan pariwisata budaya Indonesia–Melayu melalui penguatan destinasi sejarah, seperti Istana Maimun, Masjid Raya Al-Mashun, kawasan Kesultanan Deli, dan berbagai situs budaya Melayu agar lebih kompetitif secara global.

“Kelima, penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya Melayu dengan mendorong produk seni, busana, kuliner, dan kriya modern sebagai bagian dari rantai ekonomi kreatif. Langkah ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja dan memperkuat ekonomi daerah,” ujar Surya.

Sementara itu, kunjungan BKSAP DPR RI ke Sumut bertujuan menindaklanjuti deklarasi Asosiasi Anggota Parlemen Berbahasa Indonesia-Melayu. Negara anggota asosiasi tersebut yaitu Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Brunei Darussalam. Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera, menjelaskan bahwa pihaknya sedang memperkuat kerangka kerja agar Bahasa Indonesia-Melayu dapat menjadi bahasa forum internasional, khususnya di ASEAN.

“Kita ingin memperkuat kerangka kerja sehingga Bahasa Indonesia-Melayu menjadi bahasa persatuan di parlemen ASEAN. Tentu pekerjaan ini panjang, tetapi kita berharap lima hingga sepuluh tahun ke depan dapat diteguhkan,” kata Mardani.

Turut hadir Wakil Ketua BKSAP DPR RI Muhammad Husein Fadlulloh, sejumlah anggota BKSAP, dan jajaran OPD Pemprov Sumut. (AK1)

Berita Terkait

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian
Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel
Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan
TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding
Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Sambut Kapolda Sonny Irawan, Bobby Nasution Dorong Sinergi Polda dan Pemprov Sumut
Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas
Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:32 WIB

TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Polsek Bandar Huluan Respons Cepat Aduan Dugaan Percobaan Pencurian di Islamic Center

Berita Terbaru