ATAPKOTA.COM – Wakil Presiden Gibran Rakabuming mendorong mahasiswa Papua untuk mengambil peran aktif dalam percepatan pembangunan di Tanah Papua. Dorongan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua.
Dalam pertemuan dengan perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Cenderawasih di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (28/11/2025), Ketua BEM Universitas Cenderawasih Yohanes Hisage menyampaikan kembali pesan Wapres mengenai pentingnya sinergi mahasiswa dalam pembangunan Papua. Melalui pertemuan tersebut, Wapres menilai kontribusi generasi muda menjadi faktor kunci untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan.
“Kita mendorong percepatan pembangunan sama-sama. Jadi sinergi mahasiswa terhadap kerja sama dengan pemerintah di daerah sangat dibutuhkan,” ujar Wapres sebagaimana disampaikan Yohanes.
Yohanes menambahkan bahwa Wapres menekankan kontribusi mahasiswa dapat hadir melalui gagasan, pemikiran kritis, serta ide solutif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan tetap menggaungkan pemikiran positif yang mendorong percepatan pembangunan daerah.
Lebih lanjut, Yohanes menyebut bahwa Wapres mengapresiasi berbagai inisiatif mahasiswa Universitas Cenderawasih yang berfokus pada isu pembangunan Papua. Menurutnya, Wapres menyampaikan atensi terhadap kegiatan yang sedang mahasiswa dorong karena dinilai memberikan nilai positif dan membuka ruang kolaborasi lebih luas.
Dalam kesempatan tersebut, Yohanes memaparkan beberapa program mahasiswa, termasuk rencana penyelenggaraan seminar nasional bertema percepatan pembangunan Papua. Seminar tersebut mengangkat isu optimalisasi dan akselerasi pembangunan di enam provinsi daerah otonom baru di Papua, mulai dari bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, hingga infrastruktur.
Melalui pertemuan itu, Wapres berharap mahasiswa Papua terus berperan sebagai agen perubahan. Dengan kontribusi pemikiran dan kolaborasi produktif, mahasiswa diharapkan dapat memperkuat proses percepatan pembangunan Papua secara berkelanjutan. (AK1)

































