Brimob Polda Sumut Kerahkan Water Treatment Mobile Atasi Krisis Air Bersih di Desa Hutanabolon

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 8 Desember 2025 - 15:17 WIB

4084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga ketika antri air bersih

Warga ketika antri air bersih

ATAPKOTA.COM, TAPTENG – Ketika banjir dan longsor memutus suplai air bersih di Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka, pada Senin (08/12/2025), warga tidak pernah membayangkan bahwa pemulihan kebutuhan dasar akan datang melalui pasukan Brimob. Sat Brimob Polda Sumatera Utara menurunkan Water Treatment Mobile, perangkat pengolah air lapangan yang biasanya digunakan dalam operasi militer dan penanganan bencana besar.

Sejak pagi, warga membawa jeriken, galon, hingga drum kecil. Mereka mengantre karena air bersih tidak tersedia selama beberapa hari. Air itu tidak hanya dibutuhkan untuk mandi dan mencuci, tetapi terutama untuk minum dan memasak.

Water Treatment Mobile bekerja mengolah air yang tercemar lumpur banjir melalui filtrasi dan sterilisasi. Dalam waktu singkat, air keruh berubah menjadi jernih dan aman konsumsi. Kehadiran alat ini membuat warga menyebutnya sebagai “penyelamat di tengah krisis air.”

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menjelaskan alasan penempatan alat tersebut di wilayah Hutanabolon.
“Kami siagakan Water Treatment Mobile di daerah yang benar-benar terdampak dan kekurangan air bersih. Ini bukan sekadar bantuan teknis, tetapi bagian dari upaya memastikan masyarakat tetap mendapat air aman konsumsi meskipun jaringan air belum pulih,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa alat tersebut beroperasi terus-menerus dan mampu menghasilkan air dalam jumlah signifikan setiap hari sehingga kebutuhan warga terpenuhi.
“Kami tidak hanya hadir untuk evakuasi atau pembersihan, tetapi juga memenuhi kebutuhan dasar agar masyarakat tetap bertahan dengan aman,” tambahnya.

Keberadaan alat ini menjadi harapan baru bagi Desa Hutanabolon yang selama ini mengandalkan sumber air lokal yang rusak akibat material banjir. Warga menyampaikan apresiasi karena air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak setelah banjir surut. Anak-anak yang sebelumnya kesulitan mandi kini dapat kembali beraktivitas dengan normal.

Selain menyiapkan air bersih, personel Brimob juga membantu membuat penampungan sementara dan mengatur distribusi agar setiap keluarga mendapat suplai sesuai kebutuhan.

Di tengah pemulihan pascabencana ketika listrik dan fasilitas umum belum sepenuhnya pulih, teknologi pengolah air milik Brimob menjadi bukti hadirnya negara melalui solusi nyata dan tepat sasaran. (AK1)

Berita Terkait

Sambut Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta Ikuti Lomba Mancing Piala Wali Kota Pematangsiantar
Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria, Sabu 1,80 Gram Disita
Lima Tahun Berturut-turut, Pemkab Asahan Raih Predikat Informatif KI Award 2026
DEN Bahas Strategi Menjaga Harga BBM Bersubsidi dan Keberlanjutan Fiskal
DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal
Prabowo Hadiri Persemayaman Mantan KSAD Subagyo Hadi Siswoyo di Mabesad
Bupati Asahan Kukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Lantik Bunda PAUD Tingkat Kecamatan
DEN Proyeksikan Ekspor Hilirisasi Indonesia Capai US$ 50 Miliar pada 2026

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Sambut Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta Ikuti Lomba Mancing Piala Wali Kota Pematangsiantar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria, Sabu 1,80 Gram Disita

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Lima Tahun Berturut-turut, Pemkab Asahan Raih Predikat Informatif KI Award 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

DEN Bahas Strategi Menjaga Harga BBM Bersubsidi dan Keberlanjutan Fiskal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:04 WIB

DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Bupati Asahan Kukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Lantik Bunda PAUD Tingkat Kecamatan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:15 WIB

DEN Proyeksikan Ekspor Hilirisasi Indonesia Capai US$ 50 Miliar pada 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Kajian DEN: Penerima MBG Cenderung Lebih Jarang Absen dan Lebih Semangat Belajar

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria, Sabu 1,80 Gram Disita

Rabu, 21 Okt 2026 - 14:22 WIB

Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama jajaran DEN dan sejumlah menteri terkait di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 20 Oktober 2026.

EKONOMI & BISNIS

DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB