Menlu Sugiono Tegaskan Kerja Sama Keamanan RI–Australia Fokus Konsultasi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:22 WIB

40160 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat, 6 Februari 2026.

Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat, 6 Februari 2026.

ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Pemerintah menegaskan bahwa Traktat Keamanan Bersama Indonesia–Australia tidak mengubah arah politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Kerja sama tersebut diposisikan sebagai mekanisme konsultasi keamanan untuk menjaga stabilitas kawasan, bukan pembentukan aliansi militer.

Penegasan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono dalam keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026. Ia menyatakan, Traktat Keamanan Bersama yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese merupakan kelanjutan dari Defense Cooperation Agreement yang telah disepakati kedua negara sejak 2006.

Menurut Sugiono, traktat tersebut menitikberatkan pada penguatan mekanisme konsultasi bilateral di bidang keamanan, terutama melalui dialog rutin antarpemimpin dan menteri untuk membahas dinamika keamanan regional dan global.

“Ini bukan pakta pertahanan, bukan pakta militer. Tidak ada konsep bahwa ancaman terhadap satu negara dipersepsikan sebagai ancaman bagi negara lain. Ini adalah forum konsultasi mengenai situasi keamanan di kawasan,” ujar Sugiono.

Ia menjelaskan, kerja sama tersebut dirancang untuk membangun pemahaman bersama terhadap perkembangan lingkungan strategis, tanpa mengikat kedua negara dalam komitmen pertahanan kolektif.

Sugiono menekankan bahwa stabilitas kawasan menjadi prasyarat penting bagi pencapaian kepentingan nasional Indonesia. Menurut dia, upaya menjaga kedaulatan, integritas wilayah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan lingkungan regional yang damai dan kondusif.

“Untuk mencapai tujuan dan kepentingan nasional, kita memerlukan suasana yang stabil, tenang, dan damai. Ketika terjadi ketegangan atau konflik, maka kepentingan dan cita-cita nasional sulit diwujudkan,” katanya.

Dalam konteks tersebut, Menlu menilai komunikasi dan kerja sama dengan negara-negara di kawasan menjadi instrumen penting untuk mengelola tantangan bersama secara konstruktif. Mekanisme konsultasi keamanan, menurut dia, merupakan praktik diplomasi yang lazim dilakukan Indonesia, baik secara bilateral maupun regional.

“Kita punya banyak forum konsultasi dengan negara mitra lain. Di tengah situasi global yang kompleks, komunikasi, kolaborasi, dan kerja sama menjadi sangat penting agar ada pemahaman bersama terhadap tantangan yang dihadapi,” ujar Sugiono.

Ia menambahkan, pendekatan ini sejalan dengan prinsip Indonesia sebagai negara tetangga yang menjunjung itikad baik dan dialog terbuka.

“Seperti yang disampaikan Presiden, kita ingin menjadi tetangga yang baik. Karena itu, kita membicarakan tantangan yang dihadapi bersama, mencari cara mengatasinya, dan bekerja sama untuk mengambil manfaat dari situasi global yang ada,” pungkasnya. (Edo/red)

Berita Terkait

Polsek Purba Telusuri Aduan Dugaan Perusakan Mobil dan Kehilangan Rp 4 Juta
bowo Antar Langsung El-Sisi ke Pesawat, Tegaskan Eratnya Persahabatan Indonesia–Mesir
Tim Jatanras Polres Asahan Amankan Empat Terduga Pelaku Pencurian, Kerugian Ditaksir 30 Juta
Alokasi Bedah Rumah Sumut Naik Jadi 15.011 Unit, Pemkab dan Pemko Diminta Percepat Realisasi
Antisipasi Banjir di Medan, BPBD Siagakan 53 Personel TRC dan Peralatan Evakuasi
Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut dan Subsidi Logistik untuk Perluas Ekspor UMKM Sumut ke Malaysia
Temui Kajari Samosir, Wabup Ariston Dorong Pendampingan Hukum dan Penyuluhan bagi ASN
Aksi di Kantor PTPN IV Regional II, Aliansi Wartawan Tuntut Copot Panuturan Marpaung

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Polsek Purba Telusuri Aduan Dugaan Perusakan Mobil dan Kehilangan Rp 4 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:30 WIB

bowo Antar Langsung El-Sisi ke Pesawat, Tegaskan Eratnya Persahabatan Indonesia–Mesir

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Tim Jatanras Polres Asahan Amankan Empat Terduga Pelaku Pencurian, Kerugian Ditaksir 30 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Alokasi Bedah Rumah Sumut Naik Jadi 15.011 Unit, Pemkab dan Pemko Diminta Percepat Realisasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Antisipasi Banjir di Medan, BPBD Siagakan 53 Personel TRC dan Peralatan Evakuasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Temui Kajari Samosir, Wabup Ariston Dorong Pendampingan Hukum dan Penyuluhan bagi ASN

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Aksi di Kantor PTPN IV Regional II, Aliansi Wartawan Tuntut Copot Panuturan Marpaung

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Wakil Bupati Asahan Buka PORKAB KORPRI 2026, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

Berita Terbaru