Prabowo–Trump Bertemu, 1.819 Produk Diklaim Bebas Tarif

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:57 WIB

40222 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan keterangannya kepada awak media di Washington D.C., pada Jumat, 20 Februari 2026.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan keterangannya kepada awak media di Washington D.C., pada Jumat, 20 Februari 2026.

ATAPKOTA.COM – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan diplomasi ekonomi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Washington, D.C., Amerika Serikat, menghasilkan penurunan tarif perdagangan hampir 50 persen—dari 32 persen menjadi 19 persen.

Pernyataan itu disampaikan Teddy kepada awak media, Jumat (20/2/2026), usai pertemuan bilateral Presiden Prabowo dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

“Perjanjiannya memang menjadi 19 persen, dari sebelumnya tahun lalu 32 persen,” ujar Teddy.

Selain penurunan tarif umum, pemerintah juga mengklaim terdapat fasilitas tarif 0 persen untuk 1.819 produk unggulan Indonesia, khususnya sektor pertanian dan industri strategis. Produk yang disebut antara lain kopi, kakao, minyak kelapa sawit, dan semikonduktor.

“Yang kedua, ada tarif 0 persen untuk 1.819 produk unggulan, khususnya di bidang pertanian dan industri,” kata Teddy.

Ia juga menekankan bahwa pertemuan bilateral tersebut berlangsung di sela agenda inaugural Board of Peace yang dihadiri lebih dari 15 kepala negara dan pemerintahan. Menurut Teddy, Presiden Prabowo menjadi satu-satunya kepala negara yang melakukan pertemuan bilateral langsung dengan Presiden Trump dalam forum tersebut.

Usai penandatanganan perjanjian, kedua pemimpin melanjutkan pembahasan tertutup sekitar 30 menit. “Kita tunggu, mungkin dalam waktu dekat, yang sekarang 19 persen, mungkin ke depan akan menjadi lebih baik lagi untuk Indonesia,” ujar Teddy.

Pemerintah menyebut capaian ini sebagai bukti komitmen memperjuangkan kepentingan ekonomi nasional melalui diplomasi tingkat tinggi. Kesepakatan tersebut diklaim membuka peluang ekspansi produk Indonesia di pasar global. (Edo/red)

Berita Terkait

Peresmian Aula SMP Bintang Timur, Pemko Pematangsiantar Tekankan Pendidikan Berkarakter
Hadiri Musda XI Golkar Asahan, Bupati Taufik Harapkan Sinergi Pembangunan
Bupati Asahan Sambut Safari Anak Gaza, Serahkan Bantuan Uang Tunai
Sabulan Diusulkan Jadi Kampung Kreatif, Pemkab Samosir Bidik Pengembangan Wisata dan UMKM
Polres Simalungun Salurkan Sembako untuk 70 Warga, Tampung Keluhan soal Narkoba dan Lapangan Kerja
Polsek Dolok Batu Nanggar dan SMK Al Washliyah 7 Serbalawan Teken MoU Cegah Bullying
ISW Adukan Dugaan Ijazah Chairuddin Lubis ke Bareskrim Polri
Wesly Silalahi Dukung Penguatan Literasi Ekonomi Syariah di Pematangsiantar

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Peresmian Aula SMP Bintang Timur, Pemko Pematangsiantar Tekankan Pendidikan Berkarakter

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Hadiri Musda XI Golkar Asahan, Bupati Taufik Harapkan Sinergi Pembangunan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Bupati Asahan Sambut Safari Anak Gaza, Serahkan Bantuan Uang Tunai

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:27 WIB

Sabulan Diusulkan Jadi Kampung Kreatif, Pemkab Samosir Bidik Pengembangan Wisata dan UMKM

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:50 WIB

Polres Simalungun Salurkan Sembako untuk 70 Warga, Tampung Keluhan soal Narkoba dan Lapangan Kerja

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:37 WIB

ISW Adukan Dugaan Ijazah Chairuddin Lubis ke Bareskrim Polri

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Wesly Silalahi Dukung Penguatan Literasi Ekonomi Syariah di Pematangsiantar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Bobby Nasution Tawarkan Potensi Investasi Sumut ke Jepang, Soroti SDM dan Hasil Laut Nias

Berita Terbaru