Ketegangan Global Meningkat, Ketua Umum MUI Ajak Ulama dan Pemerintah Jaga Indonesia

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:19 WIB

40159 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) K.H. Anwar Iskandar menyampaikan pandangannya pada kegiatan Silaturahmi Presiden dengan Para Kiai dan Tokoh Organisasi Kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis, 5 Maret 2026

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) K.H. Anwar Iskandar menyampaikan pandangannya pada kegiatan Silaturahmi Presiden dengan Para Kiai dan Tokoh Organisasi Kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis, 5 Maret 2026

ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, K.H. Anwar Iskandar, mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat persatuan serta meningkatkan ikhtiar spiritual di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global yang terus berkembang. Ajakan itu disampaikan Anwar setelah mendengarkan pidato Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan silaturahmi Presiden dengan para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta yang berlangsung pada Kamis, 5 Maret 2026.

Anwar menilai kebijakan politik luar negeri Indonesia yang menganut prinsip bebas dan aktif merupakan langkah strategis untuk menjaga hubungan dengan berbagai negara tanpa menciptakan permusuhan.

“Oleh karena itu, kita memahami langkah Presiden dalam menjalankan politik bebas dan aktif. Artinya, Indonesia tidak membuat musuh dengan negara mana pun, tetapi memperbanyak kawan di seluruh dunia,” ujar Anwar.

Ia menambahkan, situasi internasional saat ini menunjukkan adanya konflik dan ketegangan di sejumlah kawasan dunia. Kondisi tersebut, menurut dia, berpotensi memberikan dampak lebih luas terhadap stabilitas global, termasuk bagi Indonesia.

Karena itu, Anwar menekankan pentingnya kewaspadaan nasional sekaligus upaya menjaga keselamatan bangsa, negara, dan masyarakat Indonesia.

“Yang paling penting bagi kita adalah bagaimana menyelamatkan negara, bangsa, rakyat, serta umat kita. Itu yang menjadi pokok perhatian,” kata Anwar.

Anwar juga menegaskan pentingnya memperkuat kebersamaan nasional. Ia mengajak seluruh komponen bangsa—mulai dari ulama, pemerintah, hingga aparat pertahanan dan keamanan—untuk membangun sinergi dalam menjaga stabilitas negara.

Menurut Anwar, momentum pertemuan tersebut menjadi kesempatan mempererat hubungan antara ulama dan pemerintah yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, serta institusi negara seperti Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Ia juga menyinggung peran Panglima TNI Agus Subiyanto dan Kepala Polri Listyo Sigit Prabowo dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

“Nah, hari ini saya kira momentum terbaik bagi kita semua untuk merajut kebersamaan antara para ulama dan umara yang dipimpin Presiden Prabowo, bersama TNI dan Polri dalam menjaga negara,” ujar Anwar.

Selain memperkuat kebersamaan nasional, Anwar mengajak masyarakat meningkatkan doa dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, khususnya pada bulan suci Ramadan. Menurut dia, ikhtiar spiritual tersebut penting sebagai upaya memohon keselamatan bagi bangsa Indonesia di tengah berbagai krisis yang terjadi di berbagai belahan dunia.

“Pada bulan Ramadan ini kita perlu semakin mendekatkan diri kepada Allah. Kita memohon keselamatan bagi pemimpin, rakyat, dan negara agar Indonesia terhindar dari berbagai musibah yang terjadi di berbagai belahan dunia,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Anwar menegaskan bahwa tantangan global yang semakin kompleks menuntut seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan dan merapatkan barisan. Ia berharap kebersamaan serta doa masyarakat menjadi kekuatan moral bagi Indonesia dalam menghadapi dinamika global. (Edo/red)

Berita Terkait

Sebaran Asap Meluas di Sumut, BMKG Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
Wapres Gibran Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Pariwisata Indonesia
Bupati Asahan Evaluasi Program MBG, Pengawasan Kualitas Makanan Jadi Prioritas
Final Piala Wali Kota Pematangsiantar 2026, SMAN 2 Menang Telak atas SMAN 5
Medan Dapat 898 Unit Bedah Rumah, Rico Waas Targetkan Rampung Desember 2026
Polisi Bongkar Gelanggang Diduga untuk Sabung Ayam di Simalungun, Pemilik Rumah Tak Ada
MFCF 2026 Angkat Ulos ke Panggung Fesyen Modern, Rico Waas Bidik Pasar Internasional
RAPBD Medan 2027 Prioritaskan Banjir, Insentif Guru Honorer, dan Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Sebaran Asap Meluas di Sumut, BMKG Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:45 WIB

Wapres Gibran Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Pariwisata Indonesia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:45 WIB

Bupati Asahan Evaluasi Program MBG, Pengawasan Kualitas Makanan Jadi Prioritas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Final Piala Wali Kota Pematangsiantar 2026, SMAN 2 Menang Telak atas SMAN 5

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Medan Dapat 898 Unit Bedah Rumah, Rico Waas Targetkan Rampung Desember 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:18 WIB

MFCF 2026 Angkat Ulos ke Panggung Fesyen Modern, Rico Waas Bidik Pasar Internasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:14 WIB

RAPBD Medan 2027 Prioritaskan Banjir, Insentif Guru Honorer, dan Layanan Kesehatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Bobby Nasution Temui Kejati Sumut, Evaluasi Pembangunan 2026 dan Bahas Rencana 2027

Berita Terbaru