Menu MBG di SMPN 14 Picu Kekecewaan, SPPG Minta Guru Suruh Siswa “Goreng Tahu”

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:50 WIB

40323 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plank SMPN 14(Kiri), MBG Hari Rabu(Tengah1), MBG hari Kamis (Tengah 2), Guru/ PIC saat dilokasi sekolah (Kanan)

Plank SMPN 14(Kiri), MBG Hari Rabu(Tengah1), MBG hari Kamis (Tengah 2), Guru/ PIC saat dilokasi sekolah (Kanan)

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima siswa di SMP Negeri 14 diduga tidak sesuai dengan standar anggaran yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Kondisi tersebut terlihat saat siswa menerima paket makanan pada Rabu, 11 Maret 2026.

Berdasarkan keterangan pihak sekolah, menu yang dibagikan kepada siswa hanya terdiri dari empat iris kentang, satu potong tahu setengah matang, serta dua buah jeruk. Kondisi tersebut menimbulkan kekecewaan dari pihak sekolah karena dinilai tidak memenuhi standar gizi yang diharapkan dari program MBG.

Penanggung jawab program MBG di SMP Negeri 14, Pak Jo, mengaku kecewa dengan menu yang diterima siswa pada hari tersebut. Ia menilai kualitas dan kelengkapan menu tidak mencerminkan program makan bergizi yang seharusnya diberikan kepada peserta didik.

“Siapa yang tidak kecewa melihat menu seperti itu. Bahkan saat makanan diantar, kegiatan belajar di sekolah hampir selesai. Saya sempat menghubungi pihak SPPG dan menyampaikan agar tidak perlu diantar karena siswa sudah hampir pulang,” ujar Pak Jo kepada wartawan, Kamis (12/03/2026).

Namun, menurut Pak Jo, pihak penyedia makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tetap bersikeras mengantarkan makanan tersebut karena mengaku sudah berada di perjalanan menuju sekolah.

“Mereka mengatakan makanan sudah di jalan. Bahkan saya diminta menyampaikan kepada siswa agar tahu tersebut dimasak kembali sebelum dimakan,” katanya.

Pak Jo juga mengungkapkan bahwa pihak sekolah sebenarnya telah meminta transparansi terkait daftar menu dan rincian harga makanan yang disediakan untuk program MBG tersebut.

“Kami sudah pernah meminta daftar menu beserta harga per ompreng. Tetapi sampai sekarang belum diberikan. Alasannya masih dipersiapkan oleh pihak SPPG,” ujarnya.

Menanggapi situasi tersebut, pihak sekolah berencana mengambil langkah administratif jika tidak ada kejelasan dari pihak penyedia makanan.

“Kami akan menyurati pihak SPPG terlebih dahulu. Jika tidak ada tanggapan, kami akan mengajukan permohonan perpindahan penyedia layanan kepada Dinas Pendidikan atau Dinas Kesehatan,” kata Pak Jo.

Selain itu, Pak Jo juga mengungkapkan bahwa pihak sekolah baru menerima dana PIC dari penyedia layanan setelah program berjalan lebih dari tiga minggu.

“Dana PIC baru kami terima kemarin, Rabu (11/03/2026). Jumlahnya Rp 360 ribu dan diberikan dalam amplop,” ujarnya.

Diketahui, penyedia makanan untuk program MBG di SMP Negeri 14 berasal dari SPPG yang beralamat di Jalan Medan Km 5, Nomor 29, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba.  (Trikut Simatupang/red)

Berita Terkait

PLN Pematangsiantar Perkuat Sinergi dengan Kapolres untuk Jaga Keamanan dan Keandalan Listrik
Ramses Walmanto Manurung Tampung Keluhan Warga soal Sampah dan Lampu Jalan Mati
Rakernas III PJS Digelar di Batam 4–5 November 2026, Bahas Pengesahan Lima Pedoman Organisasi
Borong Prestasi di Lima Kategori, TP PKK Asahan Jadi Juara Umum HKG Sumut
Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan
PN Bengkulu Vonis Yayan 12 Tahun Penjara dalam Perkara Persetubuhan Anak Menggunakan Sajam
Dana 67 Juta Belum Kembali, Warga Laporkan Oknum Polisi ke Polda Bengkulu
Panitia Pemilihan Rektor USI: Suara Senat Bukan Penentu Akhir, 3 Calon Rektor USI Ikuti Seluruh Tahapan Seleksi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:18 WIB

PLN Pematangsiantar Perkuat Sinergi dengan Kapolres untuk Jaga Keamanan dan Keandalan Listrik

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Ramses Walmanto Manurung Tampung Keluhan Warga soal Sampah dan Lampu Jalan Mati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Rakernas III PJS Digelar di Batam 4–5 November 2026, Bahas Pengesahan Lima Pedoman Organisasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Borong Prestasi di Lima Kategori, TP PKK Asahan Jadi Juara Umum HKG Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Dana 67 Juta Belum Kembali, Warga Laporkan Oknum Polisi ke Polda Bengkulu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Panitia Pemilihan Rektor USI: Suara Senat Bukan Penentu Akhir, 3 Calon Rektor USI Ikuti Seluruh Tahapan Seleksi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

Hidayati Laporkan Ratnawati ke Polda Bengkulu atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah

Berita Terbaru