ATAPKOTA.COM, MEDAN – Puskesmas Rengas Pulau di Kecamatan Medan Marelan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP). Sistem pelayanan tersebut telah diterapkan sebagai standar baru dalam mengelompokkan layanan kesehatan berdasarkan siklus hidup pasien. Hal itu disampaikan Kepala UPT Puskesmas Rengas Pulau, dr. Voidance Bakara, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (26 Maret 2026).
Menurut Voidance, melalui sistem ILP, pasien tidak lagi sekadar mendapatkan pelayanan kesehatan umum. Setiap pasien akan memperoleh layanan yang disesuaikan dengan kategori usia dan kebutuhan kesehatannya.
“Semua pelayanan di Puskesmas Rengas Pulau sudah menggunakan sistem ILP. Layanan yang kami berikan mencakup kelompok lansia, anak-anak, ibu hamil, pelayanan kesehatan gigi, hingga penanganan penyakit seperti tuberkulosis,” ujar Voidance.
Selain pelayanan di dalam gedung puskesmas, pihaknya juga aktif menggerakkan pos pelayanan terpadu (Posyandu) di berbagai lingkungan masyarakat. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan pemantauan kesehatan masyarakat, terutama bagi balita dan anak-anak.
“Kegiatan Posyandu secara rutin kami lakukan agar pertumbuhan balita dan anak-anak di wilayah ini dapat terpantau dengan baik,” katanya.
Pada tahun ini, Puskesmas Rengas Pulau juga berencana menambah fasilitas layanan medis. Dengan dukungan dari Dinas Kesehatan Kota Medan dan Kementerian Kesehatan, puskesmas tersebut akan menghadirkan layanan elektrokardiografi (EKG) untuk pemeriksaan kesehatan jantung.
Layanan tersebut akan melengkapi fasilitas ultrasonografi (USG) bagi ibu hamil yang sebelumnya sudah tersedia di puskesmas tersebut.
“Dengan dukungan tenaga kesehatan yang kompeten, kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” kata Voidance.
Saat ini, Puskesmas Rengas Pulau melayani rata-rata 100 hingga 120 pasien setiap hari. Meski jumlah pasien cukup tinggi, Voidance memastikan pelayanan tetap berjalan sesuai jadwal operasional.
Pelayanan kesehatan dibuka pada Senin hingga Jumat pukul 08.00–15.00 WIB, serta Sabtu pukul 08.00–13.30 WIB.
Namun demikian, pihak puskesmas tetap berupaya memberikan bantuan apabila terdapat pasien yang membutuhkan penanganan darurat di luar jam pelayanan.
“Jika ada kondisi darurat di luar jam pelayanan, kami tetap berupaya memberikan pertolongan semaksimal mungkin,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang warga bernama Mulia mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan oleh tenaga medis di Puskesmas Rengas Pulau. Ia menilai para petugas kesehatan melayani pasien dengan sikap ramah dan profesional.
Meski demikian, ia berharap ke depan fasilitas puskesmas dapat diperluas agar masyarakat merasa lebih nyaman saat berobat.
“Pelayanannya sangat baik dan petugasnya ramah. Hanya saja ruang tunggunya terasa agak sempit. Harapannya ke depan puskesmas ini bisa diperluas supaya warga lebih nyaman saat berobat,” kata Mulia.
Dengan peningkatan fasilitas serta komitmen terhadap pelayanan kesehatan yang ramah dan profesional, Puskesmas Rengas Pulau diharapkan terus menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Medan Marelan. (Mery/red)


































