Seharusnya Aman di Rumah, Seorang Anak di Siantar Justru Diduga Alami Kekerasan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 22:19 WIB

40353 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan Polisi dan bekas lebam pada tubuh siswa

Laporan Polisi dan bekas lebam pada tubuh siswa

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Siang itu seharusnya menjadi waktu pulang sekolah yang biasa. Namun bagi seorang anak di Kota Pematangsiantar, hari Rabu (15/4/2026) justru menyisakan luka bukan hanya di tubuh, tetapi juga di batin.

Peristiwa ini terungkap setelah Juita Delfina Tampubolon menjemput anaknya dari sekolah dasar di kawasan Jalan Farel Pasaribu. Dalam perjalanan pulang, ia mendapat kabar bahwa salah satu anak mengalami luka-luka di tubuhnya.

Rasa khawatir mendorongnya mencari tahu. Ketika ia bertemu dengan anak tersebut, ia melihat tanda-tanda yang tak biasa. Dengan hati-hati, ia mencoba bertanya apa yang sebenarnya terjadi.

Anak itu menyebut bahwa luka yang ia alami diduga akibat kekerasan yang terjadi di rumah, tempat yang seharusnya menjadi ruang paling aman bagi seorang anak.

Untuk memastikan, Juita memeriksa kondisi fisik anak tersebut. Ia menemukan lebam di beberapa bagian tubuh. Luka yang tampak di permukaan itu menjadi isyarat adanya sesuatu yang lebih dalam, rasa takut yang mungkin belum sempat terucap.

Tidak ingin membiarkan hal itu berlalu, ia membawa anak tersebut ke kantor lurah setempat. Dari sana, langkahnya berlanjut ke Polres Pematangsiantar untuk membuat laporan resmi.

Kasus ini kemudian tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan dengan nomor STTLP/B/206/IV/2026/SPKT/POLRES PEMATANG SIANTAR/POLDA SUMATERA UTARA.

Seorang pria berinisial Heliston Silaban disebut dalam laporan sebagai pihak yang diduga terlibat. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak yang bersangkutan maupun dari kepolisian terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.

Di balik laporan itu, tersimpan satu hal yang lebih besar: harapan agar anak-anak dapat tumbuh tanpa rasa takut, bahkan di dalam rumah mereka sendiri.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kekerasan terhadap anak bisa terjadi di ruang yang paling dekat sekalipun. Karena itu, peran lingkungan sekitar menjadi penting untuk peka, peduli, dan berani bertindak ketika melihat tanda-tanda yang tidak wajar.

Apa yang dilakukan pelapor hari itu mungkin tampak sederhana: bertanya, memastikan, lalu melapor. Namun, langkah tersebut bisa menjadi awal dari perlindungan bagi seorang anak yang belum mampu melindungi dirinya sendiri.

 

Penulis : Andrew T Panjaitan.ST.  |  Editor : Tim Redaksi atapkota.

 

 

Berita Terkait

Polsek Purba Telusuri Aduan Dugaan Perusakan Mobil dan Kehilangan Rp 4 Juta
bowo Antar Langsung El-Sisi ke Pesawat, Tegaskan Eratnya Persahabatan Indonesia–Mesir
Tim Jatanras Polres Asahan Amankan Empat Terduga Pelaku Pencurian, Kerugian Ditaksir 30 Juta
Alokasi Bedah Rumah Sumut Naik Jadi 15.011 Unit, Pemkab dan Pemko Diminta Percepat Realisasi
Antisipasi Banjir di Medan, BPBD Siagakan 53 Personel TRC dan Peralatan Evakuasi
Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut dan Subsidi Logistik untuk Perluas Ekspor UMKM Sumut ke Malaysia
Temui Kajari Samosir, Wabup Ariston Dorong Pendampingan Hukum dan Penyuluhan bagi ASN
Aksi di Kantor PTPN IV Regional II, Aliansi Wartawan Tuntut Copot Panuturan Marpaung

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Polsek Purba Telusuri Aduan Dugaan Perusakan Mobil dan Kehilangan Rp 4 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:30 WIB

bowo Antar Langsung El-Sisi ke Pesawat, Tegaskan Eratnya Persahabatan Indonesia–Mesir

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Tim Jatanras Polres Asahan Amankan Empat Terduga Pelaku Pencurian, Kerugian Ditaksir 30 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Alokasi Bedah Rumah Sumut Naik Jadi 15.011 Unit, Pemkab dan Pemko Diminta Percepat Realisasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Antisipasi Banjir di Medan, BPBD Siagakan 53 Personel TRC dan Peralatan Evakuasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Temui Kajari Samosir, Wabup Ariston Dorong Pendampingan Hukum dan Penyuluhan bagi ASN

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Aksi di Kantor PTPN IV Regional II, Aliansi Wartawan Tuntut Copot Panuturan Marpaung

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Wakil Bupati Asahan Buka PORKAB KORPRI 2026, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

Berita Terbaru