Medan Coding Competition 2026 Diikuti 632 Peserta, Rico Waas Soroti Peran AI dan Talenta Digital

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:00 WIB

40217 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kategori Unplugged Coding tingkat SD kelas 1–3, Juara 1 diraih Tim 16 dari SDS Sultan Iskandar Muda. Juara 2 diraih Tim 39 dari UPT SDN Percontohan Medan, dan Juara 3 diraih Tim 24 dari SDS Nanyang Zhi Hui.

Kategori Unplugged Coding tingkat SD kelas 1–3, Juara 1 diraih Tim 16 dari SDS Sultan Iskandar Muda. Juara 2 diraih Tim 39 dari UPT SDN Percontohan Medan, dan Juara 3 diraih Tim 24 dari SDS Nanyang Zhi Hui.

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan teknologi harus mampu menghadirkan solusi bagi kehidupan masyarakat, termasuk dalam pelayanan publik dan pengembangan sumber daya manusia.

Hal tersebut disampaikan Rico Waas saat menutup Medan Coding Competition 2026 di Auditorium Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Sabtu, 9 Mei 2026.

“Teknologi menciptakan solusi,” ujar Rico Waas di hadapan ratusan peserta dan tamu undangan.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMSU Prof. Dr. H. Agussani, Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd., Plt. Ketua IWAPI Medan Yoshida Sary, Kepala BRIDA Kota Medan Benny Iskandar, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Medan.

Rico Waas menjelaskan perkembangan teknologi lahir dari kebutuhan manusia untuk menyelesaikan berbagai persoalan sehari-hari. Ia mencontohkan perubahan pola komunikasi dari surat konvensional hingga layanan pesan instan yang kini dapat diakses dalam hitungan detik.

Menurutnya, perkembangan teknologi juga telah mengubah banyak sektor, mulai dari dunia pendidikan, pekerjaan, hingga sistem pelayanan pemerintahan.

Di lingkungan Pemerintah Kota Medan, kata Rico Waas, pemanfaatan teknologi terus dikembangkan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat, termasuk melalui kanal pengaduan berbasis aplikasi dan layanan pesan digital.

“Berbagai persoalan sekarang diupayakan penyelesaiannya melalui pemanfaatan teknologi,” katanya.

Selain itu, Rico Waas menyoroti perubahan minat generasi muda yang kini mulai tertarik pada bidang digital, seperti pemrograman, e-sports, hingga pengembangan startup berbasis teknologi.

Ia menilai kemampuan beradaptasi dengan perkembangan artificial intelligence (AI) menjadi hal penting bagi generasi muda yang akan menghadapi tantangan global di masa depan.

Namun demikian, Rico Waas mengingatkan pemanfaatan teknologi tetap harus berjalan seiring dengan nilai budaya, kebangsaan, dan agama.

Menurutnya, Kota Medan memiliki potensi besar dalam melahirkan talenta digital yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Masa depan bukan untuk ditunggu, tetapi diciptakan dari tangan kita sendiri,” ujar Rico Waas.

Medan Coding Competition 2026 merupakan kolaborasi Pemerintah Kota Medan melalui BRIDA bersama IWAPI Medan dan UMSU.

Kompetisi tersebut diikuti sebanyak 632 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Pada tingkat SD, kompetisi diikuti 133 peserta kelas 1–3 dan 158 peserta kelas 4–6. Tingkat SMP diikuti 166 peserta, sementara kategori SMA/SMK terdiri atas lomba e-sports dengan 50 peserta dan robotik sebanyak 28 peserta.

Adapun tingkat mahasiswa meliputi kategori Internet of Things (IoT) yang diikuti 40 peserta dan mobile apps sebanyak 57 peserta.

Rico Waas menilai tingginya partisipasi peserta menjadi sinyal positif bagi perkembangan ekosistem digital di Kota Medan.

“Sekarang anak-anak sudah mulai siap menghadapi perkembangan teknologi dan dunia digital,” katanya.

Puncak acara ditandai dengan pengumuman pemenang dari berbagai kategori perlombaan.

Pada kategori Unplugged Coding tingkat SD kelas 1–3, Juara 1 diraih Tim 16 dari SDS Sultan Iskandar Muda. Juara 2 diraih Tim 39 dari UPT SDN Percontohan Medan, dan Juara 3 diraih Tim 24 dari SDS Nanyang Zhi Hui.

Di kategori Robotik Line Follower tingkat SMA/SMK, Tim Winner dari SMA Negeri 2 Medan meraih Juara 1, disusul Tim Vector Velocity dari SMA Negeri 1 Medan sebagai Juara 2, serta Tim Adzkia Bot dari SMA Swasta IP Adzkia Medan sebagai Juara 3.

Untuk kategori Mobile Apps tingkat mahasiswa, Juara 1 diraih Tim Suara Medan dari UMSU, Juara 2 Tim Batak Paling Keren dari Institut Teknologi Del, dan Juara 3 Tim UMPAB Pioner dari Universitas Pembangunan Panca Budi.

Sementara kategori E-Sport tingkat SMA/SMK dimenangkan Tim Pelajar dari WR Supratman 2 sebagai Juara 1, disusul tim NAC dari SMK Negeri 1 Stabat sebagai Juara 2, dan tim ANG ANG ANG dari MAN 1 Medan sebagai Juara 3. (Mery/red)

Berita Terkait

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian
Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel
Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan
TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding
Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Sambut Kapolda Sonny Irawan, Bobby Nasution Dorong Sinergi Polda dan Pemprov Sumut
Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas
Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:32 WIB

TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Polsek Bandar Huluan Respons Cepat Aduan Dugaan Percobaan Pencurian di Islamic Center

Berita Terbaru