Polsek Bandar Huluan Makamkan Jenazah Perempuan Tanpa Identitas, Hasil Autopsi Tak Temukan Tanda Kekerasan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:52 WIB

40224 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemakamkan jenazah perempuan tanpa identitas yang ditemukan di Sungai Bah Bolon setelah keluarga dan identitas korban tak ditemukan.

Pemakamkan jenazah perempuan tanpa identitas yang ditemukan di Sungai Bah Bolon setelah keluarga dan identitas korban tak ditemukan.

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Setelah lebih dari dua pekan melakukan upaya pencarian identitas dan keluarga, Polsek Bandar Huluan akhirnya memakamkan jenazah perempuan tanpa identitas yang sebelumnya ditemukan di aliran Sungai Bah Bolon, Kabupaten Simalungun.

Proses pemakaman berlangsung pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di area pemakaman khusus jenazah tanpa identitas di kompleks RSUD dr. Djasamen Saragih, Kota Pematangsiantar.

Pemakaman dilakukan berdasarkan permohonan resmi dari Polsek Bandar Huluan setelah identitas korban maupun pihak keluarga tidak berhasil ditemukan selama proses penyelidikan berlangsung.

Kanit Reskrim Polsek Bandar Huluan, IPDA Amry Sitanggang, S.H., yang hadir langsung dalam proses pemakaman menjelaskan bahwa berbagai upaya telah dilakukan untuk mengungkap identitas perempuan tersebut. Namun hingga batas waktu yang ditentukan, tidak ada pihak keluarga maupun kerabat yang datang mengklaim jenazah.

“Kami sudah melakukan berbagai upaya untuk mencari identitas maupun keluarga korban, namun hingga saat ini belum ditemukan. Berdasarkan hasil autopsi juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar IPDA Amry Sitanggang.

Menurutnya, hasil pemeriksaan medis dan forensik tidak menemukan indikasi tindak pidana yang menyebabkan kematian korban. Karena itu, setelah seluruh prosedur penanganan jenazah tanpa identitas dijalankan, pemakaman dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Ruang Jenazah RSUD dr. Djasamen Saragih, Roni Sibarani, membenarkan pemakaman tersebut dilakukan atas permintaan resmi pihak kepolisian.

Roni mengatakan lokasi pemakaman telah diberikan penanda khusus sehingga dapat dikenali apabila di kemudian hari ada pihak keluarga yang berhasil ditemukan.

“Jenazah dimakamkan dengan penanda identitas makam sehingga apabila suatu saat keluarga ditemukan, lokasi pemakaman tetap dapat diketahui,” katanya.

Sebelumnya, jenazah perempuan tanpa identitas tersebut ditemukan warga pada Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB di aliran Sungai Bah Bolon, tepatnya di Huta II Nagori Bah Lias, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun.

Penemuan bermula ketika dua warga, Heri Susanto (41) dan Nuriadi (35), sedang menjaring ikan di sepanjang aliran sungai dari kawasan Kampung Simponi menuju hilir Nagori Sugarang Bayu.

Sekitar pukul 16.00 WIB, keduanya melihat benda mencurigakan yang tersangkut di ranting pohon waru di pinggir sungai. Setelah didekati, mereka memastikan benda tersebut merupakan sesosok jenazah manusia dan segera melaporkan temuan itu kepada petugas keamanan perkebunan setempat.

Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Polsek Bandar Huluan. Kapolsek Bandar Huluan, IPTU Patar Banjarnahor, S.H., M.H., bersama personel kepolisian dan Tim Inafis Polres Simalungun langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan lanjut sehingga menyulitkan proses identifikasi.

Tim Inafis Polres Simalungun selanjutnya mengevakuasi jenazah ke RSUD dr. Djasamen Saragih untuk dilakukan pemeriksaan forensik dan identifikasi lebih lanjut.

Petugas juga berupaya mengungkap identitas korban menggunakan perangkat identifikasi forensik. Namun kondisi fisik jenazah yang telah rusak akibat proses pembusukan membuat proses tersebut tidak membuahkan hasil.

Hingga proses pemakaman dilakukan, identitas perempuan tersebut masih belum diketahui dan belum ada pihak yang menghubungi kepolisian untuk mengklaim sebagai anggota keluarga korban. (AP/red)

Berita Terkait

Pemkab Samosir Bersama TNI dan Kementan Bangun 20 Jembatan, Irigasi 680 Hektare
Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Perdalam Pengetahuan Budaya
Galeri Mustika Deli Tarik Perhatian PIA Ardhya Garini, Produk UMKM Medan Terpusat Satu Pintu
Pemko Medan Percepat Rehabilitasi Pascabencana, Pekerjaan Fisik Terus Berjalan
15 Kasus Influenza A di Medan, Dinkes Minta Puskesmas dan Rumah Sakit Siaga
Rico Waas Dukung Revora 2026, Lapangan Merdeka Jadi Ruang Kreativitas Anak Muda
Usai Dilantik Prabowo, Sugiono, Arrmanatha, dan Sarmuji Ungkap Fokus Kerja
Usai Dilantik, Kapolri Suyudi Ungkap Program “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Pemkab Samosir Bersama TNI dan Kementan Bangun 20 Jembatan, Irigasi 680 Hektare

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Perdalam Pengetahuan Budaya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Galeri Mustika Deli Tarik Perhatian PIA Ardhya Garini, Produk UMKM Medan Terpusat Satu Pintu

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Pemko Medan Percepat Rehabilitasi Pascabencana, Pekerjaan Fisik Terus Berjalan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:01 WIB

15 Kasus Influenza A di Medan, Dinkes Minta Puskesmas dan Rumah Sakit Siaga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Usai Dilantik Prabowo, Sugiono, Arrmanatha, dan Sarmuji Ungkap Fokus Kerja

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:32 WIB

Usai Dilantik, Kapolri Suyudi Ungkap Program “Polisi Bersama Masyarakat”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Wahyu Hadiningrat Jadi Wakapolri

Berita Terbaru